[Fakta atau Hoaks] Benarkah Piramida dan Burj Khalifa Diberi Lampu Bendera Lebanon Sebagai Solidaritas Ledakan Beirut?

Kamis, 13 Agustus 2020 14:05 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Piramida dan Burj Khalifa Diberi Lampu Bendera Lebanon Sebagai Solidaritas Ledakan Beirut?

Foto Burj Khalifa di Uni Emirat Arab dan Piramida Giza di Mesir yang diberi lampu berwarna bendera Lebanon beredar di media sosial. Menurut narasi yang menyertai foto itu, pemberian lampu tersebut merupakan bentuk solidaritas atas ledakan di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020.

Di Facebook, foto tersebut diunggah salah satunya oleh akun Care Ummah, yakni pada 5 Agustus 2020. Akun itu pun menulis narasi, “Bersama dalam Solidaritas Dengan Lebanon. @burjkhalifa terletak di Dubai menyalakan gedung tertinggi di dunia dengan warna bendera Lebanon. Piramida Giza, salah satu keajaiban tertua dunia yang terletak di Mesir, menyala dengan warna-warna bendera Lebanon dalam solidaritas.”

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Care Ummah.

Apa benar Piramida dan Burj Khalifa diberi lampu berwarna bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas atas ledakan di Beirut?

PEMERIKSAAN FAKTA

Piramida

Foto Piramida dengan lampu berwarna bendera Lebanon merupakan hasil suntingan. Foto aslinya pernah diunggah oleh akun Facebook resmi Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir pada 19 April 2020. Dalam foto ini, Piramida diberi lampu berwarna biru dengan tulisan "Experience Egypt Soon".

Video yang diunggah di kanal YouTube AFP News Agency pada 19 April 2020 juga memperlihatkan Piramida dengan warna lampu yang sama, namun bertuliskan "Stay Home". Video itu diberi keterangan: "Piramida Agung diterangi dengan cahaya biru dan diproyeksikan dengan pesan laser 'Stay Home' di dataran tinggi Giza di pinggiran ibukota Mesir, Kairo, dalam rangka World Heritage Day, saat negara tersebut berjuang melawan penyebaran Covid-19."

AFP Periksa Fakta pun telah memverifikasi foto Piramida yang diberi cahaya dalam warna bendera Lebanon itu, dan menyatakannya sebagai foto suntingan. Kementerian Pariwisata Mesir, yang diwawancara oleh AFP Kairo, juga telah membantah klaim tentang cahaya dalam warna bendera Lebanon di Piramida itu. "Berita ini tidak benar," kata seorang sumber di kementerian tersebut.

Burj Khalifa

Foto Burj Khalifa dalam unggahan akun Care Ummah pernah diunggah oleh akun Twitter resmi Burj Khalifa pada 5 Agustus 2020. Foto itu diberi keterangan: "#BurjKhalifa menyala dalam solidaritas dengan saudara-saudari kita di #Lebanon."

Dilansir dari situs media Timur Tengah, Al Arabiya, Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, menyala dengan gambar bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas atas ledakan di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020 yang menewaskan sedikitnya 100 orang dan melukai ribuan lainnya.

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Anwar Gargash mencuit di akun Twitter-nya, "Hati kami bersama Beirut dan rakyatnya. Kami berdoa semoga Tuhan melindungi Lebanon dan rakyatnya, dan Tuhan meredakan rasa sakit mereka, menyembuhkan luka mereka, dan menjauhkan kesedihan dari mereka," kata Gargash yang juga menyertakan foto Burj Khalifa dengan lampu bendera Lebanon.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Piramida dan Burj Khalifa diberi lampu berwarna bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas atas ledakan di Beirut, sebagian benar. Burj Khalifa memang menyala dengan warna bendera Lebanon setelah terjadi ledakan di Lebanon pada 4 Agustus 2020. Namun, foto Piramida yang diberi cahaya dalam warna bendera Lebanon merupakan hasil suntingan.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya