Keliru, Video Korea Utara Terlibat di Pulau Pasir

Kamis, 17 November 2022 15:46 WIB

Keliru, Video Korea Utara Terlibat di Pulau Pasir

Sebuah akun Facebook membagikan video berdurasi 5 menit 27 detik dengan judul Masalah Pulau Pasir NTT Terdengar Diseluruh Dunia, Presiden Korut Lakukan Hal Ini. Video tersebut memperlihatkan sejumlah pasukan militer sedang mengoperasikan senjata perang, termasuk tank-tank berlapis baja, kapal perang hingga pesawat tempur.

Kemudian, terdapat video pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat menyampaikan pidato. Narator dalam video juga menyebutkan Korea Utara siap mendukung Indonesia untuk menghadapi Australia dan Amerika Serikat (AS) terkait masalah Pulau Pasir.

Berikut narasinya: “.....Korea Utara siap mendukung sepenuhnya Indonesia untuk menghadapi Australia dan AS ketegangan ini dipicu lantaran langkah sepihak Australia yang terluas batas negaranya hingga pulau pasir kala memancing amarah beberapa negara sehingga banyak negara mendukung kuat lang ngkal tanah di negaranya.”

Tangkapan layar video yang beredar soal keterlibatan Korea Utara dalam konflik Pulau Pasir

Sejak diunggah pada Minggu, 13 November 2022, video itu sudah mendapat tanggapan Benarkah Korea Utara terlibat di Pulau Pasir?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil verifikasi atas video tersebut menunjukkan, Kim Jong Un sama sekali tidak menyinggung Pulau Pasir di Australia. Juga tidak membahas tentang pengiriman militer ke Indonesia untuk menghadapi Australia dan Amerika Serikat.

Pada konteks itu, Kim Jong Un menyampaikan pidato di hadapan militer dan rakyatnya pada 12 Oktober 2020 menandai peringatan 75 tahun Partai Buruh Korea dan berbicara tentang masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya, termasuk dampak topan dan pandemi virus Corona.

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search.

Video 1

Fragmen 1

Pada awal video, terlihat armada perang seperti tank yang dioperasikan militer menembakkan peluru berulang kali. Namun, setelah dicek menggunakan Yandex Image Search, potongan video tersebut merupakan kegiatan militer Korea Selatan saat latihan menggunakan tank K2-Black Panther.

Jadi, peralatan tempur yang ditampilkan dalam video itu bukan untuk dikirim ke Indonesia, tapi itu adalah latihan militer Korea Selatan dan uji coba tank K2 Black Panther.

Video 2

Fragmen 2

Video menit ke-1:01, Presiden Korea Utara, Jong Un, tampak sedang berada di atas podium menyampaikan pidato di hadapan militer dan rakyatnya. Momen itu terjadi pada 12 Oktober 2020 saat dia berbicara di parade militer yang menandai peringatan 75 tahun Partai Buruh Korea yang berkuasa di Korea Utara.

Aktivitas Kim Jong Un itu sebelumnya sudah banyak tayang di media-media internasional, seperti The Sun dengan judul Un-Der Pressure Kim Jong-Un In Tears As He Makes Rare Apology To North Koreans For Their ‘difficult Lives’ After Covid And Typhoons. Saat pidato Kim sempat melepas kacamatanya untuk menyeka air mata saat dia berbicara kepada rakyatnya yang terkena dampak topan, pandemi virus Corona, dan sanksi.

Video 3

Fragmen 3

Sejumlah peralatan perang seperti tank ditampilkan pada menit ke-3:54. Bukan hanya tank lapis baja, ada juga kapal selam, pesawat tempur hingga militer yang melakukan penembakan ke arah perbukitan. Pertunjukan itu dilakukan oleh angkatan bersenjata Korea Utara di Pyongyang pada 26 April 2017 saat memperingati 85 tahun berdirinya Tentara Rakyat Korea (KPA) yang dihadiri Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un beserta petinggi militer di negara itu.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta, video Korea Utara terlibat di Pulau Pasir adalah keliru. Hasil verifikasi atas video tersebut menunjukkan bahwa Kim Jong Un sama sekali tidak menyinggung soal Pulau Pasir di Australia. 

Pada video tersebut Kim Jong Un menyampaikan pidato di hadapan militer dan rakyatnya pada 12 Oktober 2020, menandai peringatan 75 tahun Partai Buruh Korea. Ia berbicara tentang masalah-masalah yang dihadapi rakyatnya, termasuk dampak topan dan pandemi virus Corona.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id