Keliru, Video Susilo Bambang Yudhoyono Ditangkap Kejaksaan Agung

Jumat, 16 September 2022 21:20 WIB

Keliru, Video Susilo Bambang Yudhoyono Ditangkap Kejaksaan Agung

Sebuah video di media sosial TikTok memuat narasi adanya penangkapan terhadap mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) oleh Kejaksaan Agung. 

Video berdurasi 6 menit 36 detik itu diterima Tempo pada Rabu, 14 September 2022. Pada bagian awal video terlihat sejumlah polisi memborgol tangan seorang pria mengenakan batik dan wajah mirip SBY. Teks video itu bertuliskan, Keputusan Bulat !!! SBY Siap-siap Dijebloskan. Sri Mulyani - Kejagung.

Sejak diterima, video ini sudah mendapat 35 ribuan tanggapan, 2 ribuan komentar dan 1994 kali dibagikan. 

Tangkapan layar potongan video yang beredar di TikTok mengenai kabar Presiden RI ke-6 ditangkap Kejaksaan Agung

Benarkah ada penangkapan terhadap Susilo Bambang Yudhoyono seperti termuat dalam video itu?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa tidak ada penangkapan yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto yang termuat di video tersebut adalah hasil suntingan.

Hingga artikel ini diturunkan juga tidak ada peristiwa penangkapan terhadap SBY.

Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya pakai Google Reverse Image dan Yandex Image Search. Cara lain yang digunakan adalah membuat kata kunci ‘SBY jabat tangan’.

Video 1

Penjelasan manipulasi potongan video 1

Pada detik pertama, terlihat foto tiga polisi memborgol tangan pria yang mirip Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah ditelusuri dengan reverse image tool Google, foto tersebut adalah hasil suntingan dari setidaknya dua foto berbeda.

Foto sejumlah polisi tersebut dicomot dari foto yang dipublikasikan Pikiran Rakyat saat petugas Propam menjalankan Operasi Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggota Kepolisian Resor Cirebon Kota pada Sabtu 30 Mei 2020.

Foto SBY diambil dari Detik.com berjudul Safari ke Jogja-Jateng-Jatim, SBY Bawa Bogor LavAni Latih Tanding’. Kemiripan itu terlihat dari baju batik yang dikenakan SBY saat bertemu Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz pada Selasa, 28 Juni 2022.

Video 2

Potongan video 2

Sementara video Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, yang muncul pada detik-detik awal, tidak terkait dengan penangkapan SBY. 

Video Jaksa Agung tersebut sedang menyampaikan keterangan pers terkait penangkapan tersangka korupsi Surya Darmadi setelah tiba di Indonesia yang dijemput dari di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada 15 Agustus 2022. Video aslinya pernah dipublikasikan di kanal YouTube CNBC.

Video 3

Potongan video 3

Video detik ke-25, mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono muncul dan berulang kali ditampilkan. Di acara ini, SBY terlihat sedang menyampaikan kata sambutan di hadapan masyarakat yang ia kunjungi di wilayah Jawa Tengah.

Potongan video ini sebelumnya sudah tayang di akun YouTube Susilo Bambang Yudhoyono yang diunggah pada 3 Mei 2016. Saat itu, dia melakukan dialog dengan masyarakat setempat dari berbagai profesi di Rumah Makan Pringsewu, Banjar. SBY berjanji akan menyampaikan pesan masyarakat kepada pemerintah melalui perwakilan Fraksi Partai Demokrat di DPR.

Video 4

Potongan video 4

Pada menit ke-1:09, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, terlihat sedang duduk di kursi persidangan. 

Dikutip dari Viva.co.id, Sri Mulyani memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus Century pada 3 Mei 2014.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta, video bernarasi mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditangkap adalah keliru.

Foto yang memuat seorang pria mirip SBY dan diborgol adalah hasil suntingan dari dua foto yang berbeda. Jaksa Agung Burhanuddin dalam video tersebut membahas soal kasus korupsi pengusaha Surya Darmadi, sedangkan Sri Mulyani menyampaikan keterangan terkait kasus Century pada 2014 silam.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id