Keliru, Informasi Penjualan Vaksin Seharga Rp 1 juta di Situs PeduliLindungi

Jumat, 10 September 2021 10:50 WIB
 


 
Keliru, Informasi Penjualan Vaksin Seharga Rp 1 juta di Situs PeduliLindungi

Tangkapan layar mirip platform Peduli Lindungi, beredar di Whatsapp, Kamis 9 September 2021. Dalam gambar tersebut memuat pengumuman jual-beli vaksin seharga Rp 1 juta melalui rumah sakit. 

Pengumuman itu selengkapnya berisi:

Pasokan vaksin Covid19 sudah diatur, dengan dana sebesar 1000000 rupiah dan bisa langsung membuat janji untuk sukses dan mengatur inokulasi rumah sakit terdekat dalam waktu sepuluh hari. 

Di bawah pengumuman tersebut, menyertakan nomor rekening atas nama Nurmainah.

PEMERIKSAAN FAKTA

Dari verifikasi Tempo menunjukkan, gambar tangkapan layar yang beredar di Whatsapp tersebut, bukan platform Peduli Lindungi milik Pemerintah Indonesia. 

Dalam gambar tangkapan layar terlihat tautan url bertuliskan: pedulilindungia.com. Sedangkan platform PeduliLindungi yang dikelola Kementerian Kesehatan RI, beralamat di: pedulilindungi.id

Perbedaan dengan platform asli tersebut, situs palsu memuat huruf “a” setelah kata “lindungi” dan alamat situs menggunakan .com

Saat memeriksa platform asli PeduliLindungi, Tempo tidak menemukan pengumuman terkait penjualan vaksin seharga Rp 1 juta. 

Perbedaan alamat URL mengenai dua platform tersebut bisa dilihat dalam gambar 

berikut:

 Kiri adalah situs palsu dengan memakai nama yang mirip platform PeduliLindungi milik Pemerintah Indonesia. Bandingkan alamat URL dan tampilan depan dengan platform aslinya di gambar kanan.

Saat dicek menggunakan domainbigdata dan who.is, dua tools untuk melacak keberadaan sebuah website, terlihat bahwa situs pedulilindungia.com baru dibuat pada 27 Agustus 2021 dan beralamat di California, Amerika Serikat. 

Tangkapan layar informasi dan domain situs Pedulilindungi.com yang dicek tim Cek Fakta Tempo

 Tangkapan layar informasi dan domain situs Pedulilindungi.com

Juru bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan situs yang menggunakan atribut, logo, gambar, dan tampilan menyerupai situs PeduliLindungi.id itu merupakan situs palsu. “Bukan situs yang digunakan pemerintah untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19,” ujar Dedy dalam keterangannya, Kamis, 9 September 2021.

Dedy mengatakan, seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindugia.com tidak berhubungan dengan situs PeduliLindungi.id dan upaya pemerintah menangani Covid-19 dalam bentuk apapun.

Menurut Dedy, pemerintah menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan upaya surveilans kesehatan sesuai Keputusan Menteri Kominfo Nomor 171 Tahun 2020 tentang Penetapan Aplikasi Pedulilindungi Dalam Rangka Pelaksanaan Surveilans Kesehatan Penanganan Covid-19 beserta perubahannya.

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta di atas informasi penjualan vaksin seharga Rp 1 juta di situs PeduliLindungi adalah keliru. Gambar tangkapan layar yang memuat informasi tersebut menggunakan situs palsu dengan nama mirip platform PeduliLindungi.

Tim Cek Fakta Tempo


 


  •  

    Selengkapnya