Keliru, Klaim Ini Foto Masjid Al-Aqsa yang Dibom Israel

Kamis, 10 Juni 2021 10:43 WIB
 


 
Keliru, Klaim Ini Foto Masjid Al-Aqsa yang Dibom Israel

Foto yang memperlihatkan kepulan asap tebal yang disertai api di sebuah wilayah kota beredar di media sosial. Foto tersebut dibagikan dengan narasi bahwa Masjid Al Aqsa di Palestina telah dibom. Foto itu menyebar di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Palestina belakangan ini.

Di Facebook, foto tersebut dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 12 Mei 2021. Akun itu pun menulis narasi dalam Bahasa Hindi yang jika diterjemahkan berarti, "Al Aqsa dianggap sebagai masjid tersuci ketiga dalam Islam, setelah Mekah dan Madinah, yang didirikan oleh Israel. Telah rusak (dibom)."

Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim keliru terkait Masjid Al Aqsa di Palestina.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri jejak digital foto tersebut dengan reverse image tool Source, Google dan Yandex. Hasilnya, ditemukan bahwa foto ini telah beredar di internet sejak 2014 lalu. Foto itu pun tidak menunjukkan Masjid Al Aqsa yang dibom.

Foto yang identik pernah dimuat oleh The Washington Post pada 28 Juli 2017 dalam artikelnya yang berjudul “Israeli government watchdog slams Netanyahu, army over failures in 2014 Gaza war”. Foto tersebut diberi keterangan bahwa wilayah Jabal al-Rayyes di Jalur Gaza, Palestina, terkena serangan udara Israel pada 29 Juli 2014.

Foto yang identik juga pernah dimuat situs Avax.news. Foto ini disebut menunjukkan asap yang mengepul di wilayah al-Tuffah setelah adanya serangan udara Israel selama operasi militer di timur Jalur Gaza pada 29 Juli 2014. Kekerasan meningkat, saat Israel memulai serangan udara intens di Gaza untuk merespons rentetan roket Palestina setelah upaya gencatan senjata tak resmi untuk tiga hari libur Idul Fitri gagal.

The Independent pun pernah memuat foto yang sama dalam artikelnya pada 30 Juli 2014. Foto ini diberi keterangan: "Asap mengepul di wilayah al-Tuffah setelah serangan udara Israel di timur Jalur Gaza. Pengeboman tanpa henti telah melumpuhkan infrastruktur kota."

Adapun dalam laporannya, tertulis bahwa akibat serangan tanpa henti melalui udara, laut, dan darat itu, tidak banyak yang tersisa dari infrastruktur di Jalur Gaza. Terjadi pula penghancuran rumah para pejabat Hamas, termasuk rumah pimpinan kelompok militan Palestina ini, Ismail Haniyeh.

Jaringan listrik yang seadanya mati setelah satu-satunya pembangkit listrik di sana terbakar. Para pejabat senior pun menjauh dari Shifa, rumah sakit utama, setelah klinik di sebelahnya terkena serangan rudal, yang menyebabkan sejumlah masalah serius.

Masjid Al Aqsa sendiri berada di wilayah yang berbeda dengan al-Tuffah. Masjid itu terletak di Yerusalem, wilayah yang terpisah dengan Jalur Gaza. Dilansir dari Aljazeera, Masjid Al Aqsa adalah masjid berkubah perak di dalam kompleks seluas 35 hektare yang disebut al-Haram al-Sharif oleh umat Islam dan sebagai Temple Mount bagi orang Yahudi. Kompleks ini terletak di Kota Tua Yerusalem.

Situs ini menjadi wilayah yang paling diperebutkan sejak Israel menduduki Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua, pada 1967, bersama dengan Tepi Barat dan Jalur Gaza. Namun, konflik itu sebenarnya telah terjadi jauh lebih lama, sebelum pembentukan Israel.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto tersebut menunjukkan Masjid Al Aqsa yang dibom oleh Israel, keliru. Foto itu telah beredar di internet sejak 2014 silam, yang memperlihatkan serangan udara Israel di wilayah al-Tuffah selama operasi militer di timur Jalur Gaza pada 29 Juli 2014. Masjid Al Aqsa sendiri berada di wilayah yang berbeda dengan al-Tuffah. Masjid itu terletak di Yerusalem, wilayah yang terpisah dengan Jalur Gaza.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya