Keliru, Klaim Cristiano Ronaldo Tolak Bersalaman dengan Presiden Israel di Video Ini

Kamis, 20 Mei 2021 19:24 WIB
 


 
Keliru, Klaim Cristiano Ronaldo Tolak Bersalaman dengan Presiden Israel di Video Ini

Video yang diklaim memperlihatkan momen ketika pesepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Presiden Israel Reuven Rivlin beredar di TikTok. Video tersebut beredar di tengah meningkatnya ketegangan antara Palestina dan Israel.

Dalam video itu, tercantum narasi “Cristiano Ronaldo doesn’t gave his hand to the President of Israel because he supports the muslims”. Akun ini membagikan video itu sepekan lalu dengan sejumlah tagar, seperti #muslim, #palestine, dan #israel.

Gambar tangkapan layar unggahan di TikTok yang berisi klaim keliru terkait pesepak bola Cristiano Ronaldo dan video yang diunggahnya.

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, video tersebut menunjukkan momen saat klub sepak bola Spanyol, Real Madrid, menerima penghargaan setelah memenangi duel kontra San Lorenzo dalam ajang final Piala Dunia Antar Klub 2014 di Maroko. Namun, pria yang tidak disalami oleh Cristiano Ronaldo dalam video tersebut bukan Presiden Israel Reuven Rivlin.

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi sejumlah gambar dengan tool InVID. Lalu, gambar-gambar itu ditelusuri dengan reverse image tool Google dan Yandex. Hasilnya, ditemukan video yang identik yang pernah diunggah ke YouTube oleh kanal Football HD pada 21 Desember 2014 dengan judul “Cristiano Ronaldo vs Michel Platini after the Club World Cup final 2014”.

Menurut Football HD, pria yang tidak disalami oleh Ronaldo dalam video itu adalah Presiden UEFA Michel Platini. Momen tersebut terekam saat acara penyambutan para pemain Real Madrid untuk mengambil trofi Piala Dunia Antar Klub 2014 dengan para tokoh sepak bola. Ronaldo memanfaatkan momen ketika Carlo Ancelotti, manajer Madrid ketika itu, bertukar dialog singkat dengan Platini untuk menghindarinya setelah memeluk Florentino Perez.

Ketegangan antara Ronaldo dan Platini, yang menurut beberapa sumber saling menyapa sebelum duel, muncul setelah Presiden UEFA itu menyatakan bahwa Ballon d'Or harus diberikan kepada pemain Jerman, karena negara tersebutn memenangi Piala Dunia pada tahun itu. Video ketika Ronaldo tidak menyalami Platini ini pun viral, dan Ronaldo dinilai menghina Platini.

Detik.com juga telah menelusuri video yang viral tersebut. Menurut laporan Detik.com, dalam video itu, bintang sepak bola asal Portugal tersebut memang tidak bersalaman dengan seorang pria dalam video ini, usai Real Madrid memenangi Piala Dunia Antar Klub 2014. Namun, sosok yang dilewati Ronaldo tersebut tidak asing di dunia sepak bola, yakni legenda Prancis sekaligus mantan Presiden UEFA, Michel Platini.

Dilansir dari Kompas.com, juru bicara UEFA, Pedro Pinto, mengatakan bahwa penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo tidak berjabat tangan dengan Presiden UEFA Michel Platini bukan karena ada masalah antara keduanya, tapi karena ketidaksengajaan.

Insiden itu terjadi dalam penyerahan medali usai Real Madrid mengalahkan San Lorenzo dengan skor 2-0 dalam final Piala Dunia Antar Klub di Marakesh pada 20 Desember 2014. Dalam seremoni jabat tangan itu, Ronaldo berada di belakang pelatih Carlo Ancelotti. Setelah berjabat tangan dengan Platini, Ancelotti tampak berbincang dengan Platini. Keduanya belum betul-betul selesai berbincang, ketika Ronaldo berjalan melewati Ancelotti.

"Tak ada masalah. Cristiano sudah bersalaman dengan Platini sebelum penyerahan Bola Perak. Ketika ia kembali untuk penyerahan medali juara bersama dengan anggota tim yang lain, Michel berbincang dengan Carlo Ancelotti dan Ronaldo berjalan melewati (mereka) tanpa bersalaman dengan mereka," ujar Pinto. "Dari sudut pandang kami, saya bisa menjamin bahwa tak ada masalah sama sekali. Saya bicara dengan Platini, yang hanya mengatakan bahwa ia sedih karena orang berpikir ia tidak akur dengan Ronaldo."

Insiden jabat tangan itu dinilai sejumlah kalangan sebagai isyarat adanya masalah antara Cristiano Ronaldo dan Michel Platini. Penilaian ini tak lepas dari komentar Platini pada November 2014, soal persaingan merebut FIFA Ballon d'Or 2014, yang melibatkan Ronaldo, penyerang Barcelona Lionel Messi, dan kiper Bayern Muenchen Manuel Neuer.

Pada November lalu, Platini mengatakan bahwa Neuer adalah orang yang paling layak meraih FIFA Ballon d'Or 2014, karena Neuer adalah satu-satunya kandidat yang menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Menurut Madrid, Platini seharusnya tidak menyampaikan opini pribadi soal peraih FIFA Ballon d'Or mengingat dia adalah Presiden UEFA.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Cristiano Ronaldo menolak bersalaman dengan Presiden Israel dalam video tersebut, keliru. Pria yang tidak disalami oleh Ronaldo dalam video itu bukan, Presiden Israel Reuven Rivlin, melainkan Michel Platini yang saat itu menjabat sebagai Presiden UEFA. Video tersebut terekam saat Real Madrid menerima penghargaan usai mengalahkan San Lorenzo alam ajang Piala Dunia Antar Klub 2014 di Maroko.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya