Benar, Klaim Ini Video Tumpukan Jenazah Covid-19 yang Penuhi RS di India

Selasa, 27 April 2021 16:07 WIB
 


 
Benar, Klaim Ini Video Tumpukan Jenazah Covid-19 yang Penuhi RS di India

Video yang memperlihatkan kantong-kantong jenazah yang memenuhi sebuah rumah sakit beredar di media sosial. Dalam video itu, terlihat beberapa petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Video ini diklaim menunjukkan tumpukan jenazah korban Covid-19 di India. Video itu beredar di tengah "tsunami Covid" di India karena melonjaknya kasus infeksi virus Corona di sana.

Di Instagram, video berdurasi 38 detik tersebut dibagikan oleh akun ini pada 23 April 2021. Akun itu pun menulis, "India baru saja memecahkan rekor harian covid19 sebanyak 300K lebih jiwa yg terpapar dalam satu hari. Bahkan 2.000 nyawa meninggal dalam sehari. Sehingga ibukota New Delhi, India mengalami krisis Oksigen beberapa hari belakangan."

Gambar tangkapan layar unggahan di Instagram yang berisi video yang memperlihatkan tumpukan jenazah Covid-19 di sebuah rumah sakit di India.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim itu, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi sejumlah gambar dengan tool InVID. Lalu, gambar-gambar itu ditelusuri dengan reverse image tool Google. Hasilnya, ditemukan bahwa video tersebut direkam di Dr. Bhim Rao Ambedkar Memorial Hospital, Raipur, Chhattisgarh, India. Rumah sakit ini kewalahan karena lonjakan jumlah kematian akibat infeksi virus Corona per hari sehingga kehabisan ruang untuk menyimpan jenazah.

Video tersebut pernah diunggah ke Twitter oleh akun @VickyKedia pada 13 April 2021. Akun ini menulis, "Dr Bhim Rao Ambedkar Memorial Hospital di Raipur, Chhattisgarh, telah kehabisan ruang untuk menyimpan mayat. Mayat ditumpuk di luar gedung rumah sakit. #StaySafe #MaskUpIndia."

Video yang sama juga pernah diunggah oleh akun @brajeshabpnews, akun Twitter milik jurnalis media India ABP News, Brajesh Rajput, pada tanggal yang sama. Dia menulis, "Video di rumah sakit Raipur ini akan membuat merinding. Tempat penyimpanan jenazah yang meninggal karena #Corona sangat sedikit di rumah sakit. Siapa yang bertanggung jawab atas kengerian ini, para pemimpin kami diam."

Gambar-gambar tangkapan layar video itu pun pernah dimuat oleh situs media India, India.com, dalam artikelnya pada 13 April 2021. Artikel ini berjudul "Kematian Virus Corona Chhattisgarh: Sebuah pemandangan kematian, gambar-gambar dari rumah sakit terbesar di Chhattisgarh ini menyesakkan".

Menurut laporan India.com, gambar-gambar tersebut diambil di rumah sakit milik pemerintah terbesar di Raipur, ibukota Chhattisgarh, Dr. Bhim Rao Ambedkar Memorial Hospital. Dalam gambar-gambar itu, terlihat tumpukan jenazah Covid-19 di setiap sisi rumah sakit, dari yang berada di atas tandu hingga yang diletakkan di lantai, akibat kurangnya ruang penyimpanan.

Dilansir dari situs media India lainnya, NDTV, pihak Dr. Bhim Rao Ambedkar Memorial Hospital mengaku tidak berdaya dengan kondisi ini. Menurut mereka, jenazah pasien Covid-19 menumpuk di kamar mayat lebih cepat daripada yang bisa mereka kremasi. Unit perawatan intensif rumah sakit dan tempat tidur yang dilengkapi oksigen hampir penuh 100 persen selama seminggu terakhir.

"Tidak ada yang bisa menduga akan ada begitu banyak kematian sekaligus. Kami memiliki ruang pendingin yang cukup untuk jumlah kematian normal. Tapi kami tidak dapat memahami bagaimana tempat yang hanya cukup untuk 1-2 kematian kemudian melaporkan 10-20 kematian. Jika kita bersiap untuk 10-20 kematian, ada 50-60 orang yang meninggal. Bagaimana kita bisa mengatur ruang pendingin untuk begitu banyak orang sekaligus? Bahkan krematorium kewalahan," kata Kepala Petugas Medis dan Kesehatan Raipur, Meera Baghel.

Menurut sumber resmi, setiap harinya, rata-rata sebanyak 55 jenazah dikremasi di Raipur, dan kebanyakan dari mereka adalah pasien Covid-19. Sementara Chhatisgarh merupakan satu di antara 10 negara bagian yang paling terpukul oleh gelombang kedua Covid-19 di di India. Pada 25 April 2021, Chhatisgarh melaporkan sebanyak 10.521 kasus Covid-19 baru dan 122 kematian.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video itu adalah video tumpukan jenazah Covid-19 yang memenuhi rumah sakit di India, benar. Video tersebut direkam di Dr. Bhim Rao Ambedkar Memorial Hospital, Raipur, Chhattisgarh, India. Sejak gelombang kedua Covid-19 melanda India, rumah sakit tersebut kewalahan karena lonjakan jumlah kematian per hari sehingga kehabisan ruang untuk menyimpan jenazah.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya