Menyesatkan, Narasi 5 Ribu Kader Nasdem Mengundurkan Diri

Rabu, 2 November 2022 15:31 WIB

Menyesatkan, Narasi 5 Ribu Kader Nasdem Mengundurkan Diri

Sebuah video berjudul Atribut Partai Dibakar, Ribuan Kader Nasdem Mundur Massal, beredar di Facebook

Video itu memuat narasi bahwa Ni Luh Djelantik beserta ribuan kader Partai Nasdem di Jawa Barat mundur massal setelah partai tersebut mengumumkan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. 

Video tersebut diunggah pada 08 Oktober 2022 pukul 09:07 dengan menambahkan narasi “5000 Kader Partai Nasdem Mundur Massal, Ribuan Atribut Partai Dibakar-- KPK”.  

Tangkapan layar video yang beredar di Facebook dengan narasi 5000 kader Nasdem mengundurkan diri

Hingga artikel ini ditulis, video tersebut sudah mendapatkan tanggapan 1,6 ribu komentar dan telah ditonton 105 ribu kali.

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa Ketua DPP Partai NasDem, Niluh Djelantik, memang benar mengundurkan diri pada 4 Oktober 2022. Hal itu dilakukan usai partai yang menaunginya mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024. 

Namun narasi 5 ribu kader Jawa Barat mundur berasal dari peristiwa tahun 2013.

Dikutip dari Detik, kabar terkait ribuan kader Nasdem di Jawa Barat yang memilih mundur telah dibantah Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa. Menurut Saan, kabar tersebut  tidak benar alias hoaks. "Hoaks itu, itu berita lama. Berita 30 Januari 2013, NasDem Jabar solid mendukung Anies Baswedan," kata Saan. 

Ketua DPD Partai NasDem Jawa Barat, Rendiana Awangga juga memastikan kabar kader NasDem mundur massal di Jawa Barat hoaks. Ia mengungkap, berita itu merupakan informasi lama saat terjadinya peralihan NasDem dari ormas ke partai politik. 

Peristiwa mundurnya 5 ribu kader Nasdem Jawa Barat memang pernah terjadi pada 2013. Saat itu, kantor berita ANTARA memuat berita tersebut pada 30 Januari 2013. Lima ribu pengurus dan kader Nasdem Jabar tersebut menyatakan mundur di Hotel Grand Royal Panghegar, Kota Bandung. Mereka mundur karena kecewa atas kebijakan partai.

Setelah mengundurkan diri, mereka merobek baju partai.

Untuk menelusuri video, Tempo memfragmentasi video tersebut menjadi gambar dengan menggunakan tools InVID, lalu memverifikasi gambar hasil fragmentasi dengan menggunakan tools Google Image, Yandex Image dan Tineye. Foto dan video tersebut gabungan dari beberapa video dari sejumlah peristiwa berbeda.

Foto

Sumber: Detik.com

Foto ini pernah dimuat oleh Detik.com, namun telah dihapus. Namun jejak digitalnya masih tersimpan melalui pencarian di Yandex. Foto diberi keterangan (caption) “800 kader Nasdem mundur”. Dari sudut berbeda, situs Merdeka, juga memuat foto itu pada 25 Januari 2013 berjudul “Ratusan pengurus Partai NasDem mengundurkan diri”.

Keterangan foto di Merdeka.com, yakni: Pihak kepolisian hanya bisa menyaksikan sikap ratusan massa dan pengurus DPW Partai NasDem DKI Jakarta saat menggeruduk kantor DPP NasDem di Jalan P. Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (25/1). Dalam aksinya, mereka merobek kartu tanda anggota (KTA) dan melepas kaos Partai NasDem yang dikenakan sebagai bentuk pengunduran diri.

Video 1

Fragmen video 1

Video pada durasi 0.34-0.38 misalnya diketahui merupakan peristiwa saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak terhadap kantor non-esensial di masa PPKM darurat. Video terkait peristiwa tersebut diunggah Kompas TV pada kanal youtubenya pada 06 Juli 2021. 

Video 2

Fragmen video 2

Selain itu video pada durasi 1.43-1.45 menit juga diketahui merupakan video saat mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi salah satu pembicara pada forum dialog bersama bersama Sekjen PBB dan pimpinan C40 Cities secara daring pada April 2021. Pada kesempatan tersebut, Anies memberikan usul mengatasi dampak perubahan iklim dengan berupaya dalam pengurangan emisi karbon.

Video terkait pidato Anies tersebut diunggah situs berita Viva News dalam kanal YouTube pada 18 April 2021 dengan memberi judul “Pidato 2 Menit Anies Baswedan Bikin Sekjen PBB Terpukau”. 

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta di atas, ribuan kader Partai Nasdem mundur massal adalah menyesatkan

Ni Luh Djelantik memang benar mengundurkan diri usai Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres mereka. Namun, narasi tentang 5 ribu kader mengundurkan diri berasal dari peristiwa pada tahun 2013. 

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id