[Fakta atau Hoaks] Benarkah Video Jokowi Bagi-Bagi Amplop?

Jumat, 22 Maret 2019 12:49 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Video Jokowi Bagi-Bagi Amplop?

Narasi yang menyebutkan bahwa Presiden RI Joko Widodo bagi-bagi amplop ke pendukungnya menjadi viral di media sosial. Ini terjadi setelah akun Ridwan Firdaus Bin Armanudin membagikan sebuah video dari program berita Liputan6 SCTV ke Facebook pada 25 Desember 2018.

Akun Ridwan Firdaus Bin Armanudin membagikan sebuah video Presiden Joko Widodo membagikan amplop berisi uang dari program berita Liputan6 SCTV ke Facebook pada 25 Desember 2018.

Video berdurasi 45 detik itu berisi saat Jokowi mengunjungi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Dalam video itu, Jokowi tampak membagikan amplop yang berisi uang Rp100 ribu kepada warga.

Akun Ridwan memberikan narasi untuk video itu:

“Ternyata begini cara Presiden mengajarkan politik kepada rakyatnya. Nilailah sendiri oleh kalian !!!”

Video itu saat ini telah dibagikan 66 ribu kali dan dikomentari 10 ribu warganet. 

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Dari penelusuran Tempo, SCTV benar pernah mempublikasikan video itu melalui program Liputan 6 Pagi. Berita berjudul “Jokowi Bagi-bagi Amplop” itu sebenarnya ditayangkan pada Minggu, 8 Maret 2015. 

Berita itu meliput saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur. Usai santap siang di sebuah rumah makan di Desa Karangasri, Ngawi, Jawa Timur, Jokowi kemudian menyempatkan diri untuk menemui warga yang sudah menantinya di pinggir jalan.

Warga pun langsung berebut untuk menjabat tangan Presiden Jokowi. Namun ternyata tidak hanya jabat tangan biasa, karena mereka juga mendapat amplop dari presiden yang berisi uang Rp 100 ribu. Akibatnya, makin banyak yang berdesak-desakan untuk bisa bersalaman dengan presiden.

Bagi-bagi amplop itu dilakukan Presiden Jokowi seusai mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Jawa Timur, termasuk panen raya di Ponorogo serta meninjau industri kereta api atau PT Inka di Madiun sebelum bertolak ke Jakarta melalui Lanud Iswahyudi. 

Selengkapnya mengenai berita itu bisa dibaca di tautan ini: https://bit.ly/2TYrc6m

Bagi-bagi amplop yang dilakukan Jokowi ini tidak berkaitan dengan kampanye untuk Pemilihan Presiden 2019.

 

KESIMPULAN

Dari fakta itu, disimpulkan bahwa narasi yang dibangun akun Ridwan Firdaus Bin Armanudin adalah sesat. Ia membagikan ulang video tahun 2015 yang tidak relevan saat dengan majunya Jokowi sebagai kandidat dalam Pilpres 2019.

 

Ika Ningtyas

 

  •