Keliru, Seorang Ibu di Korea Utara Dipenjara karena Tidak Menyelamatkan Foto Ayah dan Kakek Kim Joung Un saat Rumahnya Terbakar

Senin, 27 September 2021 19:13 WIB
 


 
Keliru, Seorang Ibu di Korea Utara Dipenjara karena Tidak Menyelamatkan Foto Ayah dan Kakek Kim Joung Un saat Rumahnya Terbakar

Sebuah foto yang memperlihatkan seorang perempuan menggendong anak di sebuah ruangan yang terdapat foto keluarga pemimpin Korea Utara beredar di media sosial. Foto tersebut dibagikan dengan narasi bahwa seorang ibu di Korea Utara dipenjara lantaran saat rumahnya terbakar ia hanya menyelamatkan dua anaknya tetapi tidak menyelamatkan foto keluarga Kim Jong Un.

Di Instagram, foto tersebut dibagikan akun ini pada 15 September 2021. Akun inipun menuliskan narasi:

“Sudah menjadi rahasia umum bila negara Korea Utara memiliki segudang peraturan yang menyiksa warganya. Sang Pimpinan Tertinggi Kim Jong Un bahkan memiliki aturan sepele yang mendapat sanksi berat bagi mereka yang melanggar. Salah satunya adalah peraturan berupa kewajiban untuk memajang lukisan ayah dan kakek Kim Jong Un, Kim Jong Il dan Kim Il Sung. Ya, foto kedua pendiri Korea Utara itu wajib dipajang dan dirawat dengan baik oleh setiap warganya. Melansir dari The Sun, setiap rumah bahkan akan dicek, apakah mereka benar-benar memajang lukisan tersebut atau tidak. Apabila lukisan tersebut tak dirawat dengan baik, maka pemilik rumah akan dianggap melakukan kejahatan. Kini, seorang ibu dari dua anak dipenjara karena tak menyelamatkan lukisan yang ada di rumahnya saat kebakaran terjadi. Dikabarkan sebelumnya, sebuah rumah yang dihuni oleh dua keluarga di Kabupaten Onsong, Provinsi Hamgyong Utara, dekat dengan perbatasan China, mengalami kebakaran.”

Dalam foto tersebut juga terdapat narasi yang berbunyi, “Seorang Ibu di Korea Utara mendapat voucher menginap gratis di penjara karena saat rumahnya terbakar, ia lebih memilih menyelamatkan dua anaknya dibanding foto ayah dan kakek Kim Jong Un.”

Hingga artikel ini dimuat, foto tersebut telah mendapat lebih dari 4.200 komentar. Apa benar seorang ibu di Korea Utara dipenjara karena saat rumahnya terbakar tidak menyelamatkan foto ayah dan kakek Kim Jong Un?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri jejak digital foto tersebut dengan menggunakan reverse image Source, Google dan Yandex. Hasilnya, foto tersebut telah beredar di internet sejak September 2013 dan sama sekali tidak terkait dengan kasus kebakaran di di Kabupaten Onsong, Provinsi Hamgyong Utara pada Desember 2019.

Foto tersebut pernah dimuat situs nknews.org pada 13 September 2013 dengan judul, “What it’s like to spend a night in a North Korean house”.

Menurut nknews.org, Pemerintah Korea Utara memiliki program pariwisata yang menyediakan “homestay” milik negara di Gunung Chilbo yang membolehkan orang asing untuk makan, tidur, dan mengalami gaya hidup lokal.

Gunung Chilbo terletak di provinsi Hamgyong Utara paling utara di negara ini. "Chilbo" diterjemahkan menjadi "tujuh harta terpendam," dan gunung yang tersembunyi jauh di utara DMZ ini memang memiliki pemandangan indah yang layak untuk dijelajahi.

Bagi wisatawan, ada dua hal yang membedakan gunung ini: Alamnya yang terpelihara dengan baik memberi wisatawan pemandangan punggungan gunung berapi, lembah, dan puncak di mana mereka dapat menikmati tamasya dan hiking. Juga, ini adalah satu-satunya tempat di Korea Utara yang mengizinkan orang asing untuk tinggal di rumah lokal Korea Utara.

Tangkapan layar unggahan dengan klaim Seorang Ibu di Korea Utara Dipenjara Tidak Menyelamatkan Foto Ayah dan Kakek Kim Joung Un saat Rumahnya Terbakar

Kasus Foto Keluarga Kim Joung UN

Kisah seorang ibu yang tengah diselidiki oleh oleh Kementerian Keamanan Negara (MSS) karena gagal menyelamatkan potret keluarga Kim dari kebakaran pertama kali diangkat oleh sebuah situs berita berbasis di Korea Selatan, Daily NK. Kisah ini dimuat pada 7 Januari 2020 dengan judul, “Mother faces punishment for failing to save Kim family portraits”.

Dilansir dari Daily NK, seorang ibu yang menyelamatkan anak-anaknya dari kebakaran rumah di Kabupaten Onsong, Provinsi Hamgyong Utara, saat ini sedang diselidiki oleh Kementerian Keamanan Negara (MSS) karena gagal menyelamatkan potret keluarga Kim dari kebakaran.

Sumber di daerah itu mengatakan kepada Daily NK pada 30 Desember bahwa kebakaran terjadi di sebuah rumah tempat dua keluarga tinggal. Anak-anak berada di rumah dan orang tua mereka sedang berada di luar saat kebakaran terjadi. Para ibu dari anak-anak itu berlari kembali ke rumah untuk mencoba menyelamatkan anak-anak mereka ketika mereka mendengar tentang kebakaran itu.

Di tengah segala kehebohan dalam upaya menyelamatkan anak-anaknya dari kobaran api, salah satu ibu tak mampu menyelamatkan potret Kim Il Sung dan Kim Jong Il. Sumber Daily NK mengatakan bahwa dia saat ini sedang diselidiki oleh MSS karena gagal menyelamatkan potret.

Sumber Daily NK mengatakan bahwa ibu yang diselidiki oleh MSS tidak dapat merawat anak-anaknya di rumah sakit. Kedua anaknya membutuhkan antibiotik untuk mengobati luka bakar mereka tetapi dia tidak dapat memperolehnya karena penyelidikan.

Warga Korea Utara yang menyelamatkan potret keluarga Kim dari kebakaran diperlakukan sebagai pahlawan, sementara mereka yang gagal berkali-kali menghadapi konsekuensi hukum.

Dikutip dari insider.com, kultus kepribadian di sekitar keluarga Kim di Korea Utara sedemikian rupa sehingga seorang wanita dilaporkan sedang diselidiki oleh Kementerian Keamanan Negara (MSS) karena gagal menyelamatkan potret Kim Il Sung dan Kim Jong Il dari rumahnya yang terbakar.

Prioritas aneh Korea Utara bisa berarti hukuman penjara bagi ibu dua anak. Dia dilaporkan menyelamatkan kedua anaknya dari kebakaran rumah dan bukan potret keluarga Kim.

“Wanita itu sedang diselidiki oleh Kementerian Keamanan Negara negara itu,” tulis Indiatimes.com.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa seorang ibu di Korea Utara dipenjara karena saat rumahnya terbakar tidak menyelamatkan foto ayah dan kakek Kim Jong Un keliru. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Kementerian Keamanan Negara (MSS) Korea Utara. Foto yang digunakan juga sama sekali tidak terkait dengan kasus itu. Foto tersebut telah beredar di internet sejak 2013, jauh sebelum kasus kebakaran di Kabupaten Onsong, Provinsi Hamgyong Utara pada Desember 2019.

TIM CEK FAKTA TEMPO


 


  •  

    Selengkapnya