Sesat, Klaim BBM di Jabodetabek Langka karena Kilang Balongan Kebakaran

Rabu, 31 Maret 2021 19:36 WIB
 


 
Sesat, Klaim BBM di Jabodetabek Langka karena Kilang Balongan Kebakaran

Klaim bahwa bahan bakar minyak atau BBM di wilayah Jabodetabek langka karena terbakarnya kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, beredar di Facebook. Klaim itu menyebar usai terjadinya kebakaran kilang Balongan pada 29 Maret 2021 dini hari lalu.

Akun ini membagikan klaim itu pada 29 Maret 2021. Akun ini menulis, "Buruan isi bensin takut langka. Kilang minyak Balongan terbakar hebat. Kilang ini sebagai suplai utama BBM ke Jabodetabek. BBM dikirim lewat pipa ke Plumpang kemudian disalurkan. Jawaban Pertamina bisa klik artikel di bawah."

Unggahan itu disertai dengan tautan artikel yang diterbitkan oleh situs Motor-plus.online.com yang berjudul "Suplai BBM Jabodetabek Langka Efek Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar? Ini Jawaban Pertamina". Artikel tersebut dimuat pada 29 Maret 2021.

Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim sesat terkait kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan verifikasi Tim CekFakta Tempo, artikel situs Motor-plus.online.com tersebut berisi penjelasan dari Pertamina bahwa terbakarnya kilang Balongan tidak mempengaruhi pasokan BBM ke masyarakat. Dalam artikel itu, tidak terdapat informasi bahwa terjadi kelangkaan BBM di wilayah Jabodetabek akibat kejadian tersebut.

Mula-mula, Tempo memeriksa artikel itu secara menyeluruh. Artikel tersebut mengutip dari berita yang dimuat oleh Kompas.com dengan judul "Kilang Minyak Balongan Terbakar, Ini Kata Pertamina". Berita ini memuat siaran pers dari Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya soal kebakaran kilang Balongan.

"Telah terjadi insiden di Kilang Pertamina Balongan yang menyebabkan terjadinya kebakaran pada tangki T-301G pada tanggal 29 Maret 2021 mulai sekitar pukul 00.45 dini hari," ujar Ifki seperti dikutip dari keterangan tertulisnya pada 29 Maret 2021. Pertamina pun memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal.

Pernyataan Ifki tersebut juga dimuat oleh Tempo pada 29 Maret 2021. Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya memastikan peristiwa ledakan dan kebakaran kilang Balongan tidak mempengaruhi pasokan BBM. "Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal," katanya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawaati meminta masyarakat untuk tidak panik terkait adanya insiden kebakaran tangki minyak di area kilang Balongan tersebut. Nicke mengatakan perseroan sudah memiliki skenario untuk tetap beroperasi bahkan dalam kondisi darurat. Sehingga, untuk saat ini, ia memastikan pasokan BBM akan tetap aman.

"Yang kita lakukan adalah kita mengoptimalkan produk dari kilang-kilang lain, dan kita akan salurkan langsung ke daerah daerah yang selama ini disupply dari Balongan yaitu di daerah Jakarta dan Cikampek," ujarnya. Pasokan pun dipastikan tidak terdampak, lantaran kebakaran hanya terjadi di wilayah tangki. Sementara peralatan pemrosesan yang utama di kilang tersebut aman dan tidak terdampak.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa BBM di wilayah Jabodetabek langka karena terbakarnya kilang minyak Pertamina Balongan, menyesatkan. Dalam artikel yang disebut sebagai sumber dari klaim itu, tidak terdapat penjelasan tentang potensi kelangkaan BBM di wilayah Jabodetabek akibat kebakaran kilang Balongan. Justru, dalam artikel tersebut, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya