[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pendemo UU Cipta Kerja yang Tendang Peluru Gas Air Mata?

Jumat, 9 Oktober 2020 16:55 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pendemo UU Cipta Kerja yang Tendang Peluru Gas Air Mata?

Video pendek yang memperlihatkan momen ketika seorang pria menendang peluru gas air mata viral di media sosial. Video yang diambil pada malam hari itu diklaim direkam di Bandung. Video ini beredar di tengah munculnya berbagai demonstrasi yang menolak Undang-Undang atau UU Cipta Kerja sejak 6 Oktober 2020.

Di Facebook, video itu dibagikan salah satunya oleh akun Icha Althofunnisa. Akun ini menulis, "Allahuakbar, widiihhh kerennya tendangan si Madun dari Bandung. Yang membuat polela kalang kabut tadi malam." Hingga artikel ini dimuat, video itu telah mendapatkan lebih dari 500 reaksi dan 58 komentar.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Icha Althofunnisa.

Apa benar video tersebut adalah video pendemo UU Cipta Kerja di Bandung yang menendang peluru gas air mata?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim itu, Tim CekFakta Tempo mula-mula mengambil gambar tangkapan layar video di atas. Kemudian, gambar tersebut ditelusuri jejak digitalnya dengan reverse image tool Google dan TinEye. Hasilnya, ditemukan bahwa video itu pertama kali beredar di internet pada 30 Mei 2020, jauh sebelum munculnya berbagai demo UU Cipta Kerja atau Omnibus Law sejak 6 Oktober 2020, termasuk di Bandung.

Video ini pernah diunggah oleh kanal YouTube Mobile Gang pada 30 Mei 2020 dengan judul "Protestor kicks tear gas grenade back at the police in midair". Video yang sama, dengan kualitas yang lebih tinggi, juga pernah diunggah di situs Imgur.com pada 31 Mei 2020. Video itu diberi judul "Part time protester, part time football star".

Gambar tangkapan layar video itu pun pernah dimuat di situs sepak bola The 18 dalam artikelnya yang berjudul "Viral Video Shows How To Protest Like A Footballer" pada 30 Mei 2020. Gambar tersebut berasal dari video yang diunggah oleh akun Twitter @sa0un pada 30 Mei 2020.

Menurut The 18, video itu diambil di Lebanon. "Meskipun tidak jelas dari mana akun @sa0un memperoleh atau merekam video tersebut, dia mengunggahnya bersama dengan sejumlah panduan bermanfaat tentang cara agar tetap aman saat melakukan demonstrasi," demikian laporan The 18.

Dalam cuitannya sendiri, akun @sa0un menulis, "We wrote a quick guide for US folks, combined by Lebanese activists, protesters, and revolutionaries (cc @aemasri). Contains info on protest safety, tear gas, + other hacks. From #Lebanon to #Minneapolis, solidarity everywhere."

Pada 30 Mei 2020, memang tengah berlangsung demonstrasi di sejumlah wilayah di Amerika Serikat untuk memprotes kematian George Floyd. Floyd merupakan pria kulit hitam yang meninggal setelah seorang polisi Minneapolis, AS, menekan lehernya dengan lutut hingga ia tak bisa bernapas. Demonstrasi itu berlangsung di Minneapolis, Atlanta, Detroit, Denver, Houston, Louisville, New York, San Jose, dan sebagainya.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas adalah video pendemo UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di Bandung yang menendang peluru gas air mata, keliru. Video tersebut telah beredar sejak Mei 2020, jauh sebelum UU Cipta Kerja disahkan dan memicu demonstrasi di sejumlah daerah. Video itu direkam di Lebanon, dan dibagikan sebagai bentuk solidaritas terhadap demonstrasi di AS yang memprotes kematian George Floyd.

ANGELINA ANJAR SAWITRI

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya