[Fakta atau Hoaks] Benarkah Burj Khalifa Nyalakan Lampu Bendera Israel Sebagai Tanda Perdamaian?

Selasa, 25 Agustus 2020 10:34 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Burj Khalifa Nyalakan Lampu Bendera Israel Sebagai Tanda Perdamaian?

Foto menara Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), yang menyalakan lampu dengan gambar bendera Israel beredar di media sosial. Dinyalakannya lampu bergambar bendera Israel itu diklaim sebagai simbol era baru dalam sejarah perdamaian Timur Tengah.

Di Facebook, foto tersebut dibagikan salah satunya oleh grup Indonesian Crusaders, yakni pada 15 Agustus 2020. Akun ini pun menulis, “Bendera ISRAEL di Burj Khalifa Dubai, United Arab Emirates (UAE). Era Baru dalam Sejarah Perdamaian Timur Tengah telah dimulai."

Di Twitter, klaim serupa dibagikan oleh sejumlah akun yang berasal dari luar Indonesia. Akun Mark Kennedy misalnya, membagikan foto Burj Khalifa dengan lampu bergambar bendera Israel tersebut dengan narasi, “Israeli Flag displayed on the Burj Khalifa in Dubai, UAE.”

Gambar tangkapan layar unggahan grup Facebook Indonesian Crusaders.

Apa benar Burj Khalifa menyalakan lampu bergambar bendera Israel sebagai tanda perdamaian?

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, menara Burj Khalifa tidak pernah menyalakan lampu bergambar bendera Israel. Foto yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan Burj Khalifa tengah menyalakan lampu bergambar bendera Israel, adalah hasil suntingan.

Untuk memverifikasi foto tersebut, Tempo mula-mula menelusuri apakah akun Twitter resmi Burj Khalifa, @BurjKhalifa, pernah mencuit tentang Israel. Pencarian ini dilakukan dengan fitur Twitter advanced search, dengan memasukkan kata kunci “Israel”. Hasilnya, ditemukan bahwa akun Burj Khalifa tidak pernah mengunggah sesuatu tentang Israel.

Lewat akun tersebut, Burj Khalifa selalu mengabarkan ketika mereka menyalakan lampu dengan gambar bendera negara tertentu. Pada 17 Agustus 2020 misalnya, bertepatan dengan HUT ke-75 Indonesia, akun Burj Khalifa mengunggah video pendek saat mereka menyalakan lampu berwarna bendera Merah-Putih. Hal yang sama juga dilakukan saat Burj Khalifa menyalakan lampu bendera Afganistan, India, Pakistan, Singapura, Lebanon, Mesir, Kolombia, dan sebagainya.

Tempo pun menggunakan reverse image tool Bing untuk menelusuri jejak digital foto yang memperlihatkan Burj Khalifa tengah menyalakan lampu bergambar bendera Israel tersebut. Lewat cara ini, ditemukan bahwa foto yang identik pernah dipublikasikan oleh blog Our Healthy Lifestyle pada 2019 dalam artikelnya yang berjudul "Best 12 Things To Do In Dubai".

Blog itu memberikan keterangan terhadap foto Burj Khalifa yang diambil pada malam hari itu sebagai berikut: “At 2,722 ft (829.8 m) high, Burj Khalifa is the tallest skyscraper in the world. It’s a major tourist attraction. Next to Burj Khalifa is a spectacular Dubai Fountain, a dancing fountain that shoots water as high as 500 feet (150 m).

Terdapat enam kesamaan antara foto yang dimuat oleh blog Our Healthy Lifestyle dengan foto yang beredar di media sosial.

Foto yang diklaim sebagai foto saat Burj Khalifa menyalakan lampu bergambar bendera Israel (kiri) dan foto yang dimuat oleh blog Our Healthy Lifestyle pada 2019 (kanan).

Perjanjian Israel-UEA

Foto Burj Khalifa dengan lampu bergambar bendera Israel itu beredar setelah, pada pekan kedua Agustus 2020, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Israel dan Uni Emirat Arab telah mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan. Dilansir dari BBC, Israel telah sepakat menangguhkan rencana kontroversialnya untuk kembali mencaplok wilayah Tepi Barat yang masih diduduki Palestina.

Hingga saat ini, Israel belum memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara Teluk Arab. Tapi kekhawatiran bersama terhadap Iran telah memicu terjadinya kontak tidak resmi di antara mereka.

Trump menyebut kesepakatan antara Perdana Menteri Israel Netanyahu dan Putra Mahkota UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan itu sebagai momen yang benar-benar bersejarah. Ini merupakan kesepakatan damai ketiga antara Israel dan negara Arab sejak deklarasi kemerdekaan Israel pada 1948, setelah Mesir dan Yordania.

"Sekarang es telah pecah. Saya berharap lebih banyak negara Arab dan muslim yang mengikuti Uni Emirat Arab," kata Trump, seraya mengatakan bahwa akan ada upacara penandatanganan di Gedung Putih dalam beberapa pekan mendatang.

Para pemimpin Palestina dilaporkan terkejut atas kesepakatan itu. Seorang juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa kesepakatan itu sama halnya dengan "pengkhianatan", dan Duta Besar Palestina untuk UEA bakal ditarik kembali.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa menara Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, menyalakan lampu bergambar bendera Israel, keliru. Foto Burj Khalifa dengan gambar bendera Israel itu merupakan hasil suntingan. Foto yang identik dengan enam kesamaan ditemukan dalam artikel di blog Our Healthy Lifestyle pada 2019. Dalam foto di blog tersebut, Burj Khalifa tidak menyalakan lampu bergambar bendera Israel.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya