[Fakta atau Hoax] Benarkah Cina akan Menyerang Indonesia jika Ikut Campur Soal Muslim Uighur?

Senin, 31 Desember 2018 12:30 WIB
 
[Fakta atau Hoax] Benarkah Cina akan Menyerang Indonesia jika Ikut Campur Soal Muslim Uighur?

Pemerintah Indonesia belum memberi sinyal akan mengambil tindakan khusus terhadap kasus penindasan warga muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina, oleh pemerintah setempat.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia pada dasarnya tidak setuju dengan pelangggaran hak asasi manusia. "Pasti kita semua juga menolak atau mencegah suatu penindasan kepada hak asasi manusia," kata dia di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin, 17 Desember 2018.

Setelah pernyataan JK tersebut, akun CutAisya Nursiah Abubakar mengunggah foto di Facebook. Foto itu mirip hasil tangkapan layar media Kompas Info, dengan berita berjudul: Cina akan Menyerang Indonesia, Jika Indonesia Ikut Campur Soal Muslim Uighur. Berita itu tertulis dipublikasikan pada 18 Desember 2018 lengkap dengan foto pasukan militer Cina.

Tangkapan sayar terkait hoaks serangan Cina ke Indonesia

Dalam unggahannya, akun CutAisya menulis dengan huruf kapital:

SAYA KO CURIGA YA.. SEPERTINYA MEREKA DATANG KE INDONESIA BUKAN SEPENUH NYA TENAGA KERJA.. 

TAPI BAGIAN DARI MELITER MEREKA YANG MENYAMAR.. WASPADALAH KITA SEMUA.

SAAT INI KITA BERTIKAI SESAMA BANGSA 

TIDAK SADAR AMCAMAN MENGINTAI..

Hingga Minggu 23 Desember 2018, postingan itu telah dibagikan 1.832 kali oleh warganet di Facebook.

Benarkah Cina akan menyerang Indonesia?

Penelusuran fakta

1) Kebenaran berita

Dari hasil pencarian di website Kompas, ternyata media Kompas tidak pernah menurunkan berita berjudul “Cina akan Menyerang Indonesia, Jika Indonesia Ikut Campur Soal Muslim Uighur” pada 18 Desember 2018. Dengan demikian berita itu dipastikan tidak benar.

2) Tampilan website

Gambar yang disebarkan di Facebook, tertulis nama media Kompas Info dengan menyertakan tagline Amanat Hati Nurani Rakyat berwarna merah. Kemudian pada pembuka berita, tertulis Kompasinfo. Sekilas tampilan website tersebut sama dengan website milik media Kompas.

Kompas hanya memiliki dua website. Yakni kompas.id untuk Harian Kompas dan kompas.com untuk edisi online. Tampilan kompas.idnampak berbeda dengan gambar yang diunggah akun Cut Aisya Nursiah Abubakar. Tagline Amanat Hati Nurani Rakyat berwarna biru pada website aslinya.

3. Foto hasil duplikasi

Foto militer Cina yang disertakan dalam berita tersebut, bukanlah foto pasukan yang akan menyerang Indonesia. Saat ditelusuri, foto tersebut karya fotografer, Reuters pada 2 September 2015. Foto tersebut kemudian dipakai oleh Celia Hatton dalam artikelnya What is China trying to prove with military parade? Di BBC.com di hari yang sama.

Foto karma fotografer Reuters yang kemudian dipakai oleh Celia Hatton dalam artikelnya What is China trying to prove with military parade? Di BBC.com

Foto tersebut adalah polisi paramiliter dan anggota tim senjata saat meneriakkan slogan pada hari Selasa pada upacara pra-parade 2 September 2015 di Lapangan Tiananmen Beijing. Parade militer itu  untuk menandai peringatan ke-70 akhir Perang Dunia 2.

Kesimpulan

Dari fakta-fakta itu bisa disimpulkan bahwa informasi bahwa Cina akan menyerang Indonesia jika ikut campur soal muslim Uighur adalah keliru.

IKA NINGTYAS