[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Presiden Jokowi yang Salah Posisi Bersedekap Saat Salat?

Jumat, 12 Juni 2020 11:50 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Presiden Jokowi yang Salah Posisi Bersedekap Saat Salat?

Akun Facebook Suhermanto Yasduri mengunggah foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang sedang menjalankan ibadah salat pada 8 Juni 2020. Dalam keterangannya, akun ini menulis, "Jika anda seorang Muslim, pasti tahu kesalahan yang orang ini."

Foto itu memang terlihat janggal karena, saat bersedekap, tangan kiri Jokowi berada di atas tangan kanannya. Lazimnya, posisi bersedekap ketika salat adalah tangan kanan berada di atas tangan kiri. Hingga artikel ini dimuat, foto tersebut telah dibagikan lebih dari 800 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Suhermanto Yasduri.

Apa benar foto di atas adalah foto Presiden Jokowi yang salah posisi bersedekap saat salat?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri foto di atas dengan reverse image tool Source, Google, Yandex, dan TinEye. Hasilnya, foto yang identik pernah diunggah di Facebook, yakni oleh akun Info Seputar Presiden, pada 2 Desember 2016. Foto itu berasal dari Biro Pers Sekretariat Presiden (Setpres) dan diberi keterangan sebagai berikut:

Pertama-tama, terimakasih atas doa dan zikir yang telah dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara kita. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan usai pelaksanaan salat Jumat di lapangan Taman Monas, Jakarta, Jumat (2/12) siang. Pekikan takbir dari Presiden Jokowi langsung disambut dengan pekikan yang sama oleh ratusan ribu peserta doa bersama. Foto: Biro Pers Setpres.

Foto Presiden Jokowi saat salat Jumat di Monas yang diunggah oleh akun Info Seputar Presiden pada 2 Desember 2016 yang berasal dari Biro Pers Sekretariat Presiden (Setpres).

Foto tersebut juga pernah dimuat dalam berita di situs Tribunnews.com pada tanggal yang sama. Berita itu berjudul "Foto-foto Presiden Jokowi di Aksi Damai 212 Bikin Haru, Senyum Lebar Hingga Usahanya Naik Panggung".

Namun, foto yang diunggah oleh akun Info Seputar Presiden dan Tribunnews.com sama-sama memperlihatkan posisi bersedekap yang lazim, yakni tangan kanan berada di atas tangan kiri. Rupanya, foto yang dibagikan oleh akun Suhermanto Yasduri telah mengalami suntingan, yakni dibalik secara horizontal (horizontal flip).

Posisi bersedekap Jokowi saat salat juga terlihat dalam video aksi 212 yang didokumentasikan oleh CNN Indonesia pada 2 Desember 2016. Video berdurasi sekitar 10 jam tersebut diberi judul "FULL-Jokowi dan Massa Shalat Jumat dalam Aksi 2 Desember". Adapun keterangan videonya adalah sebagai berikut:

“Aksi super damai 2 Desember 2016 merupakan aksi untuk menuntut Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera ditahan dan berdoa untuk persatuan Indonesia. Agenda aksi super damai tersebut adalah salat Jumat berjamaah, istigasah, baca Al-quran, dan doa bersama. Aksi sendiri dipusatkan di Silang Monas, Jakarta yang akan dimulai pada pukul 08.00-13.00 WIB. Kehadiran Presiden Jokowi mengejutkan massa pada siang hari. Jokowi beserta sejumlah pejabat ikut bergabung untuk menunaikan shalat Jumat bersama massa aksi 2 Desember. Bahkan, Jokowi sempat menyampaikan orasi singkat. Kehadiran Jokowi menjadi kejutan tersendiri mengingat isu makar mengemuka beberapa hari terakhir ini di wacana publik. Wacana publik tentang isu makar tersebut bahkan menjadi diskusi tokoh masyarakat.”

Dalam video ini, terlihat bahwa Jokowi salat Jumat di Monas ditemani oleh beberapa pejabat, seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Agama Lukman Hakim Sjaifuddin. Pada durasi 8:17:35, Jokowi terlihat dalam posisi bersedekap dengan tangan kanan yang berada di atas tangan kirinya, sama seperti jamaah lainnya.

Aksi 212

Pada Jumat, 2 Desember 2016, massa dari berbagai daerah menggelar aksi damai di Monas. Aksi ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi pada 4 November 2016. Demonstrasi tersebut bertujuan untuk mendesak kepolisian agar menghukum calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, terkait kasus penistaan agama. Adapun aksi 2 Desember 2016 ditujukan untuk memastikan pemerintah tidak mengintervensi pengusutan perkara penistaan agama tersebut.

Di tengah aksi ini, massa menggelar salat Jumat. Presiden Jokowi pun memutuskan untuk salat Jumat bersama massa di Monas. Jokowi menggunakan kesempatan itu untuk bertemu dengan peserta aksi yang sebelumnya ikut berdemonstrasi pada 4 November 2016. Menurut Menteri Agama saat itu, Lukman Hakim Saifuddin, keputusan Jokowi salat Jumat di Monas diambil di saat-saat terakhir. Sebab, Jokowi mendengarkan masukan dari berbagai pihak terlebih dahulu mengenai apakah memungkinkan salat di Monas.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim yang menyertai foto unggahan akun Suhermanto Yasduri, bahwa Presiden Jokowi salah posisi bersedekap saat salat, adalah klaim yang keliru. Foto tersebut telah mengalami suntingan, yakni dibalik secara horizontal (horizontal flip). Dalam foto aslinya, terlihat bahwa posisi bersedekap Jokowi sama dengan jamaah lainnya, yakni tangan kanan berada di atas tangan kiri.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya