[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Tanah Longsor yang Tutup Tol Ungaran Semarang 30 Mei Lalu?

Kamis, 4 Juni 2020 11:22 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Tanah Longsor yang Tutup Tol Ungaran Semarang 30 Mei Lalu?

Sebuah foto yang memperlihatkan jalan tol yang sepenuhnya tertutup oleh tanah longsor beredar di media sosial. Foto itu dibagikan dengan narasi bahwa jalan tol tersebut merupakan Tol Ungaran Semarang yang tertutup tanah longsor pada 30 Mei 2020 lalu.

Berikut narasi yang mengertai foto tersebut:

"Semarang - Tanah longsor terjadi di Tol Ungaran Semarang hingga menutup badan jalan. Pengendara dari Bawen menuju Kota Semarang sementara diminta keluar exit tol Ungaran selama penanganan. Peristiwa terjadi Sabtu (30/5) malam ketika hujan turun. Lokasi tepatnya berada di KM 426+600 di lajur Ungaran-Semarang. Jalan tersebut langsung tertutup sepenuhnya. "Di daerah Susukan, ketutup full," kata Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto lewat pesan singkat kepada wartawan, Minggu (31/5/2020)."

Di Facebook, foto beserta narasi itu dibagikan salah satunya oleh akun KP Norman Hadinegoro, yakni pada 31 Mei 2020. Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah direspons lebih dari 200 kali dan dikomentari lebih dari 100 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook KP Norman Hadinegoro.

Apa benar foto di atas merupakan foto tanah longsor yang tutup Tol Ungaran Semarang pada 30 Mei 2020?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri foto tersebut dengan reverse image tool Source. Lewat penelusuran ini, Tempo menemukan bahwa foto itu telah beredar di internet sejak 2010. Foto itu pun bukan foto tanah longsor di Tol Ungaran Semarang.

Foto tersebut pernah diunggah ke situs Pinterest oleh akun My CTFO pada 25 April 2010. Foto ini merupakan foto tanah longsor yang terjadi di Taiwan. "Land Slide - Xizhi, Taiwan - April 25, 2010," demikian keterangan foto yang ditulis oleh akun My CTFO.

Foto yang sama dan juga foto lain dari peristiwa yang sama namun dengan angle yang berbeda pun pernah dimuat oleh situs Chinadaily.com.cn pada 27 April 2020. Foto tersebut diberi keterangan, "Sebuah jalan raya dekat Keelung di Taiwan utara terboklir oleh tanah longsor pada Minggu (25 April 2010). Pemerintah setempat masih menyelidiki insiden itu, dan korban belum diumumkan."

Gambar tangkapan layar foto tanah longsor di Taiwan pada April 2010 yang dimuat oleh situs Chinadaily.com.

Dilansir dari Taipeitimes.com, tanah longsor yang cukup besar memang mengubur lebih dari 300 meter ruas Jalan Tol Nomor 3 dekat Maling Keng di Keelung pada 25 April 2010 sore. Lokasi tanah longsor ini terletak sekitar 3 kilometer dari ujung utara Jalan Tol Formosa.

Longsor di Tol Ungaran Semarang

Dengan tool Plagiarism Checker, Tempo menemukan bahwa narasi yang menyertai foto unggahan akun KP Norman Hadinegoro bersumber dari berita di situs Detik.com yang dimuat pada 31 Mei 2020. Berita itu berjudul “Tanah Longsor di Tol Ungaran, Arus Lalin dari Bawen Dialihkan”.

Berdasarkan arsip pemberitaan Tempo, longsornya tanah di Jalan Tol Semarang-Solo KM 426 pada 30 Mei petang ini telah menyebabkan lalu-lintas kendaraan ke arah Jakarta terganggu. "Sempat tertutup seluruh lajur ke arah Jakarta, sementara jalur arah Solo tidak terganggu. Namun, saat ini, satu lajur sudah bisa dilalui oleh pengguna jalan," ujar Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) David Wijayatno pada 31 Mei 2020.

David memastikan pembukaan satu lajur sudah dilakukan sejak pukul 10.25 WIB. Meski begitu, saat ini, pihak TMJ masih terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian agar lalu-lintas jalan tol dapat kembali normal. Tingginya curah hujan sebelumnya membuat tanah tebing yang berada di samping Jalan Tol Semarang-Solo longsor. Lantaran kejadian ini, jalanan pun dipenuhi oleh tumpukan tanah.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto di atas merupakan foto tanah longsor yang tutup Tol Ungaran Semarang pada 30 Mei 2020 menyesatkan. Foto tersebut merupakan foto tanah longsor di sebuah jalan tol di Keelung, Taiwan, pada April 2010.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya