[Fakta atau Hoaks] Benarkah Campuran Air Hangat dan Garam Bisa Hilangkan Virus Corona Covid-19?

Rabu, 27 Mei 2020 16:19 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Campuran Air Hangat dan Garam Bisa Hilangkan Virus Corona Covid-19?

Narasi bahwa virus Corona Covid-19 bisa dihilangkan dengan meminum campuran air hangat dan garam beredar di media sosial. Di Facebook, salah satu akun yang membagikan narasi itu adalah akun Rizan Dwi Herlianto, yakni pada 22 Mei 2020. Unggahan akun ini diawali dengan narasi, "Corona kalah dg Garam dapur. Gak perlu vaksin vaksinan yg mau di drop oleh yahudi ato Cina."

Adapun isi unggahan itu adalah sebagai berikut:

"Ini bukan HOAKs.
Baca sampai tuntas. Ini dari teman yg baru kena Corona
Saudara Percaya beruntung. Tidak percaya saya tdk rugi.

Barusan kejadian, 2hari yg lalu. Dia lagi enak2 tidur kaget bangun karena Batuk mendadak menyerang tanpa pemberitahuan/aba2/ternyata batuk berdahak lumayan banyak, dan sepertinya Nafas terasa agak terganggu. Padahal sebelumnya tdk ada tanda2 mau batuk.
Apa yg dia lakukan?

1. Buang dahak yg ada.
2. Minum air hangat yg banyak/1gelas.
3. Ambil GARAM DAPUR/MEJA SEDIKIT seujung sendok teh, masukan ke mulut, biarkan garam larut didlm mulut dan telan dikit dikit biar tenggorokan kita dipenuhi suasana garam.
4. Ambil Tisu kasih minyak angin. Terus ditutup ke Hidung jadi masker. Rasakan tarikan nafas yg hangat oleh aroma minyak angin. Sampai saya tertidur kembali.
5. BANGUN tidur tdk terasa lagi dahak dileher dan batuknyapun bables kena garam.
Demikian kesaksian dari saya. Semoga Musim CORONA BISA KITA LAWAN DG GARAM YG MURAH MERIAH.
SELAMAT MENCOBA DAN BAGIKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG LAIN.

SEMOGA SURABAYA DAN INDONESIA SEGERA TERBEBAS DARI CORONA. HANYA MODAL GARAM DAPUR.

Garam dapur/NaCl Vs Corona. sudah dicoba dan berhasil.
Saudara2, kalau terasa leher tidak enak, tenggorokan terasa kering, reak spt lengket tdk bisa keluar, cepat ambil Garam dapur sedikit saja. Masukkan ke mulut. Biarkan larut dimulut. Kemudian telan sedikit-sedikit. Biarkan di tenggorokan.
Saya sudah coba dan berhasil. Virus yg coba2 mampir di tenggorokan keok.
Oleh Garam dapur/NaCl. Yg murah meriah.
Sering2 lah kumur air garam.
Bagikan resep yg murah meriah ini. Kesemua Kontak dan group WA, FB. Dll. Semoga kita menang lawan Corona."

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Rizan Dwi Herlianto.

Apa benar campuran air hangat dan garam bisa menghilangkan virus Corona Covid-19 dari dalam tubuh?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo melakukan penelusuran informasi di situs-situs kredibel lewat mesin pencarian Google. Tempo juga menghubungi pakar epidemiologi, Dicky Budiman.

Dikutip dari Reuters, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa air garam bisa menghilangkan virus Corona di dalam tubuh. WHO mengakui ada sedikit bukti bahwa membilas hidung dengan saline atau air garam bisa membantu seseorang pulih lebih cepat dari flu biasa. Namun, membilas hidung secara teratur belum terbukti dapat mencegah infeksi pernapasan.

Dilansir dari Express, Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) juga menyatakan bahwa membilas hidung dengan air garam secara rutin belum terbukti bisa melindungi dari virus Corona. Dokter spesialis paru Cina, Zhong Nanshan, pun menyatakan, "Tidak ada temuan saat ini yang menyarankan bahwa air garam dapat membunuh virus Corona baru."

Hal serupa diungkapkan oleh John Hopkins Medicine. Mereka membantah bahwa berkumur dengan air garam bisa membantu melindungi dari virus Corona. Menurut John Hopkins Medicine, berkumur dengan air garam memang bisa meredakan sakit tenggorokan, yang merupakan salah satu gejala Covid-19. Namun, pasien Covid-19 tidak hanya mengalami gejala tersebut.

Adapun menurut ahli epidemiologi, Dicky Budiman, saat dihubungi Tempo melalui pesan singkat, klaim bahwa air garam dapat membunuh virus Corona adalah klaim yang salah. Dia menjelaskan, ketika virus menempel pada reseptor ACE2 di tubuh manusia, virus tersebut akan masuk ke dalam sel. "Artinya, mau minum air garam atau alkohol tidak akan berpengaruh," katanya,

Dikutip dari situs resmi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, ACE2 atau Angiotensin Converting Enzyme 2 adalah suatu reseptor di permukaan sel yang menjadi pintu masuk virus Corona Covid-19. Enzim ini menempel pada permukaan atau membran sel-sel di beberapa organ, seperti paru-paru, arteri, jantung, ginjal, dan usus.

Hingga kini, menurut WHO, walaupun terdapat pengobatan Barat, tradisional, atau rumahan yang bisa memberikan kenyamanan dan mengurangi gejala ringan Covid-19, belum ada obat khusus untuk mencegah atau menyembuhkan Covid-19. WHO tidak merekomendasikan pengobatan mandiri apa pun, termasuk dengan antibiotik, untuk mencegah atau menyembuhkan Covid-19.

WHO pun menyatakan, saat ini, terdapat beberapa uji klinis pengobatan Covid-19 yang sedang berlangsung, baik obat-obatan Barat maupun tradisional. WHO sedang mengkoordinasikan upaya pengembangan vaksin dan obat-obatan untuk mencegah serta mengobati Covid-19 dan akan memberikan informasi terbaru segera setelah hasil penelitian tersedia.

Menurut WHO, cara paling efektif untuk melindungi dari Covid-19 adalah mencuci tangan dengan sabun secara teratur, menghindari menyentuh mata, mulut dan hidung, serta mempertahankan jarak minimal 1 meter dengan orang lain. Seseorang yang mengalami batuk atau bersin disarankan untuk menutupinya dengan siku atau tisu. Tisu yang digunakan mesti segera dibuang.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, klaim bahwa virus Corona Covid-19 bisa dihilangkan dengan meminum campuran air hangat dan garam adalah klaim yang keliru. Berkumur dengan air garam memang bisa meredakan sakit tenggorokan, yang merupakan salah satu gejala Covid-19. Namun, pasien Covid-19 tidak hanya mengalami gejala tersebut. Menurut WHO, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa air garam bisa menghilangkan virus Corona di dalam tubuh.

IBRAHIM ARSYAD

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya