[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Wujud Asli Virus Corona Covid-19 Setelah Diperbesar 2.600 Kali?

Jumat, 20 Maret 2020 12:11 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Wujud Asli Virus Corona Covid-19 Setelah Diperbesar 2.600 Kali?

Foto makhluk kecil dengan moncong yang panjang dan tubuh berbulu beredar di media sosial. Menurut narasi yang terdapat dalam foto tersebut, makhluk itu merupakan wujud asli virus Corona Covid-19 setelah diperbesar 2.600 kali.

Salah satu akun yang membagikan foto itu adalah akun Warsih Naturaworld, yakni pada Rabu, 18 Maret 2020. Unggahan yang telah dibagikan lebih dari 200 kali ini juga dilengkapi narasi yang bunyinya sebagai berikut:

Wahai makhluk Allah yg bernama covid 19 ..
Jika Engkau tentara Allah yg dikirim untuk memberantas kesombongan dimuka bumi , segerakanlah tugas Mu ..
Ijinkan kami bisa menghirup udara ramadhan yg syahdu ..
Ijinkan kami Menemui bulan penuh ampunan Dari Robb semesta alam ..

Wahai makhluk nano berukuran 150 nanometer yg mampu menggemparkan dunia ..
Ukuran kecilmu menjadi bukti kuasa Pencipta Nya
Covid19 pulanglah ke tempat Mu dengan tenang sebelum Ramadan
Covid19 pulanglah ke tempat Mu dengan tenang sebelum Ramadan
Covid19 pulanglah ke tempat Mu dengan tenang sebelum Ramadan
Aamiin Ya Rabb

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Warsih Naturaworld yang memuat narasi sesat mengenai foto yang diunggahnya.

Apa benar makhluk kecil tersebut merupakan wujud asli virus Corona Covid-19 setelah diperbesar 2.600 kali?

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo dengan reverse image tool Google, foto yang sama diunggah pertama kali oleh sebuah akun di situs Reddit.com pada 24 Februari 2020. Namun, foto tersebut bukan foto virus Corona Covid-19, melainkan foto close-up wajah salah satu jenis kumbang, weevil.

Foto yang sama juga pernah diunggah oleh akun Twitter Helios, @Helios_en, pada 26 Februari 2020. Akun ini menuliskan keterangan pada foto itu bahwa weevil berasal dari keluarga kumbang Curculionoidea. Ukuran kumbang ini kecil, kurang dari 6 milimeter. Kumbang ini pun termasuk herbivora, yang menyukai tepung dan gandum.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Twitter Helios.

Video kumbang weevil juga pernah diunggah oleh Morley Read, fotografer sekaligus konsultan biologi di Ekuador, Amerika Selatan, di situs Shutterstock. Video itu diberi judul "Tropical weevil from the Ecuadorian Amazon, close-up."

Dilansir dari situs Encyclopedia Britannica, weevil termasuk dalam keluarga kumbang Curculionidae dan ordo serangga Coleoptera. Kumbang ini juga kerap disebut sebagai kumbang moncong. Curculionidae sendiri merupakan salah satu keluarga terbesar dari ordo Coleoptera yang memiliki sekitar 40 ribu spesies.

Sebagian besar kumbang weevil memiliki antena panjang yang dapat dilipat menjadi sebuah lekukan pada moncongnya. Kebanyakan kumbang ini juga tidak memiliki sayap dan berukuran kurang dari 6 milimeter. Namun, pernah ditemukan kumbang weevil dengan ukuran lebih dari 80 milimeter. Mayoritas kumbang ini pun berwarna cokelat dan abu-abu.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, narasi yang menyertai foto di atas, bahwa makhluk kecil tersebut merupakan wujud asli virus Corona Covid-19 setelah diperbesar 2.600 kali, menyesatkan. Makhluk kecil dalam foto tersebut adalah weevil, kumbang yang berasal dari keluarga Curculionoidea.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya