[Fakta atau Hoaks] Benarkah Cina Akui Dokter Palestina sebagai Penemu Vaksin Virus Corona Covid-19?

Kamis, 19 Maret 2020 13:38 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Cina Akui Dokter Palestina sebagai Penemu Vaksin Virus Corona Covid-19?

Sebuah artikel dengan narasi bahwa Cina mengakui keberhasilan seorang dokter asal Palestina, Manar Saadi Al-Shenawi, sebagai penemu vaksin virus Corona Covid-19 dimuat di sebuah situs bernama Asianmuslim.com. Artikel itu berjudul "China Akui Dokter Palestina Penemu Vaksin Corona yang Terbukti Ampuh 100 Persen".

Berikut isi lengkap artikel yang dimuat pada 14 Maret 2020 tersebut:

China secara resmi mengumumkan, hanya beberapa jam yang lalu, keberhasilan serum Palestina yang diberikan kepada Dr. Manar Saadi Al-Shenawi.

Melalui Kementerian Kesehatan China temuan ini di dedikasikan sebagai serum untuk mengobati virus Corona, yang telah terbukti 100 % efektif pada lebih dari 7 kasus yang telah disembuhkan.

Lebih lanjut Pemerintah China secara terang-terangan mengakui bahwa imuwan medis Palestina telah membuktikan kepada seluruh dunia bahwa mereka adalah pembuat kehidupan.

Dan hak untuk menciptakan serum Palestina telah menjadi 100% hak paten yang di ekspor ke semua negara di dunia, dan otoritas harga itu sesuai dengan harga yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, yang tentu akan menjadi booming ekonomi dalam sejarah kedokteran Palestina, dan bahkan mungkin untuk menjual obat yang akan membayar hutang Palestina dan menjadi ekonomi Tiongkok dalam waktu dekat.

Gambar tangkapan layar artikel di situs Asianmuslim.com yang memuat narasi keliru mengenai penemuan vaksin Corona Covid-19.

Apa benar Cina mengakui dokter Palestina tersebut sebagai penemu vaksin virus Corona Covid-19?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memeriksa klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula mencari pemberitaan terkait penemuan vaksin virus Corona oleh dokter Palestina itu di media-media kredibel. Namun, lewat pencarian di mesin perambah Google dengan berbagai kata kunci seputar "Palestinian doctor discovered Coronavirus vaccine", tidak ditemukan berita yang menyebutkan keberhasilan dokter Palestina itu dalam menemukan vaksin virus Corona.

Tempo pun menelusuri nama dokter yang disebutkan dalam artikel di situs Asianmuslim.com di atas, yakni Manar Saadi Al-Shenawi. Namun, lagi-lagi, tidak ditemukan satu pun berita yang pernah membahas Manar Saadi Al-Shenawi sebagai penemu vaksin virus Corona.

Tim CekFakta Tempo justru menemukan bahwa klaim "Cina akui dokter Palestina penemu vaksin Corona yang terbukti ampuh 100 persen" telah masuk dalam daftar hoaks seputar Corona yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 17 Maret 2020.

Dilansir dari Kumparan.com, hasil penelusuran Kominfo menyatakan tidak artikel yang menjelaskan mengenai klaim "Cina akui dokter Palestina penemu vaksin Corona". Begitu pula dengan nama Manar Saadi Al-Sheenawi, tidak ditemukan di mesin pencari Google. Hingga kini, menurut Kominfo, belum ada negara yang menemukan vaksin virus Corona.

Dikutip dari situs cek fakta berbahasa Arab, Misbar, klaim palsu tersebut telah berulang kali disebarkan dengan perubahan nama negara serta nama dokter. Menurut Misbar, klaim yang pernah beredar selama ini adalah klaim bahwa vaksin tersebut merupakan temuan dokter asal Mesir, Palestina, serta Lebanon.

Gambar tangkapan layar artikel cek fakta dari Misbar terhadap klaim palsu mengenai penemuan vaksin Corona oleh Palestina, Mesir, dan Lebanon.

Misbar pun menelusuri situs resmi Kementerian Kesehatan Palestina. Namun, mereka tidak menemukan bukti yang mendukung klaim "Cina akui dokter Palestina penemu vaksin Corona". Nama Manar Saadi Al-Sheenawi pun tidak ditemukan dalam daftar dokter di bawah naungan Kementerian Kesehatan Palestina.

Terkait klaim bahwa vaksin Corona pernah ditemukan oleh seorang dokter asal Mesir, hal itu pernah dibantah oleh Kementerian Kesehatan Mesir. Hingga kini pun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengumumkan penemuan vaksin apapun yang bisa mengobati infeksi virus Corona Covid-19.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, klaim bahwa Cina mengakui dokter Palestina sebagai penemu vaksin virus Corona Covid-19 adalah klaim yang keliru. Tidak ditemukan satu pun pemberitaan mengenai penemuan vaksin Corona oleh dokter Palestina. Nama dokter yang diklaim sebagai penemu vaksin itu pun, yakni Manar Saadi Al-Sheenawi, tidak ditemukan di mesin pencari Google. Selain itu, hingga kini, WHO belum mengumumkan penemuan vaksin apapun yang bisa mengobati Covid-19.

IBRAHIM ARSYAD

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya