[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Penemuan Kontainer Biohazard di Konsulat Jenderal Amerika di Wuhan?

Jumat, 7 Februari 2020 14:37 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Foto Penemuan Kontainer Biohazard di Konsulat Jenderal Amerika di Wuhan?

Foto yang diklaim sebagai foto kontainer biohazard yang ditemukan terkubur di Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Wuhan, Cina, beredar di media sosial. Foto ini menyebar di tengah mewabahnya virus Corona baru bernama 2019-nCoV yang pertama kali dilaporkan di Wuhan pada Desember 2019 lalu.

Di Facebook, foto tersebut dibagikan salah satunya oleh akun Petrus, yakni pada 6 Februari 2020. Foto itu terdapat dalam gambar tangkapan layar yang menyerupai sebuah berita berbahasa Inggris dengan narasi bahwa Cina menuntut penjelasan Amerika soal temuan kontainer biohazard di konsulat jenderal mereka di Wuhan.

"Berita" mengenai kontainer berlabel biohazard tersebut diklaim berasal dari kantor berita Cina, Xinhua. Kotak-kotak itu disebut terbungkus dua lapisan terpal dan dikubur di halaman belakang Konsulat Jenderal Amerika di Wuhan. Saat ini, isinya sedang dipelajari oleh ahli biologi militer Cina.

Menurut "berita" tersebut, karena upaya untuk mendapatkan keterangan dari saluran resmi tidak berhasil, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, mengatakan bahwa pemerintah Cina memutuskan untuk memindahkan pertanyaan ini ke tingkat yang lain dan menuntut jawaban secara terbuka. "Tiongkok juga memulai pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB," ujarnya.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Petrus yang memuat narasi keliru terkait virus Corona Wuhan.

Artikel ini akan memeriksa dua hal:

  • Benarkah Kementerian Luar Negeri Cina menuntut penjelasan Amerika karena ditemukan kontainer biohazard di konsulat jenderalnya di Wuhan?
  • Benarkah foto dalam gambar tangkapan layar di atas adalah foto penemuan kontainer biohazard di Konsulat Jenderal Amerika di Wuhan?

PEMERIKSAAN FAKTA

Mula-mula, Tim CekFakta Tempo melakukan pencarian di situs kantor berita Xinhua dengan kata kunci "biohazard container in Wuhan". Namun, tidak ditemukan berita yang memuat informasi mengenai kontainer biohazard tersebut. Melalui pencarian di media arus utama lainnya dengan mesin perambah Google, tidak ditemukan pula informasi yang dimaksud.

Tempo justru menemukan bahwa protes yang dilayangkan oleh pemerintah Cina kepada Amerika baru-baru ini tidak terkait dengan temuan kontainer biohazard. Dilansir dari CNBC, Kementerian Luar Negeri Cina menuduh Amerika memberikan contoh buruk setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah yang melarang masuknya WNA yang pernah ke Cina dalam dua minggu terakhir.

Dengan pembatasan itu, pemerintahan Trump dianggap telah menyebarkan ketakutan daripada memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan. "Pemerintah Amerika belum memberikan bantuan substantif apa pun kepada kami," kata juru bicara kementerian, Hua Chunying. "Apa yang telah dilakukan hanya menciptakan dan menyebarkan ketakutan, yang merupakan contoh yang sangat buruk."

Pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, tersebut juga dimuat dalam situs China-UN. Chunying menyebutkan bahwa pernyataan dan tindakan pejabat Amerika itu tidak tepat serta bertentangan dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang tidak merekomendasikan adanya pembatasan perjalanan dengan Cina terkait virus Corona Wuhan.

Bukan foto penemuan kontainer biohazard

Tempo menggunakan reverse image tools TinEye dan Yandex untuk memeriksa foto yang diklaim sebagai foto kontainer biohazard yang ditemukan di Konsulat Amerika di Wuhan. Hasilnya, foto tersebut identik dengan foto dalam artikel berbahasa Rusia di situs Fb.ru berjudul "Limbah medis: konsep umum, aturan, metode, dan klasifikasi" yang dimuat pada 5 November 2018.

Tidak ada keterangan yang spesifik yang diberikan untuk foto tersebut. Tapi Tempo mendapatkan gambar kontainer biohazard tersebut dalam versi videonya di situs jual beli Pond5.com. Wadah-wadah kuning itu bernama kontainer limbah medis biohazard.

Gambar tangkapan layar video di situs Pond5.com yang memperlihatkan kontainer limbah medis biohazard.

Video itu identik dengan foto unggahan akun Petrus di atas dilihat dari posisi penempatan kontainer, warna lantai, tiang besi di sebelah kiri kontainer, dan benda berwarna abu-abu tua di sebelah kanan kontainer, yang ternyata merupakan kotak dengan bentuk yang lain. Foto yang diklaim sebagai foto kontainer biohazard yang ditemukan di Konsulat Jenderal Amerika di Wuhan diduga telah disunting agar tampak kotor. Bagian atas foto juga dipotong. Foto itu pun dibubuhi dengan logo Xinhua.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, foto di atas bukan foto penemuan kontainer biohazard di Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Wuhan, Cina. Foto aslinya sudah beredar di internet sejak November 2018, sebelum virus Corona Wuhan pertama kali dilaporkan pada Desember 2019. Klaim bahwa Cina menuntut penjelasan Amerika karena ditemukan kontainer biohazard di konsulat jenderalnya di Wuhan pun keliru. Tidak ditemukan pemberitaan dari kantor berita Xinhua maupun media lain terkait temuan kontainer biohazard tersebut.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya