[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Penumpang yang Meninggal karena Virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta?

Senin, 27 Januari 2020 17:55 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Penumpang yang Meninggal karena Virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta?

Dua foto yang diklaim sebagai foto penumpang yang meninggal di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, karena virus Corona beredar di media sosial. Foto-foto itu terdapat dalam gambar tangkapan layar sebuah pesan WhatsApp. Pesan WhatsApp itu berbunyi, "Virus Corona udah sampe T3 Inter, be safe guys."

Sementara itu, foto pertama memperlihatkan sejumlah pria berompi kuning yang sedang mengerumuni sesuatu di pintu masuk sebuah pesawat. Adapun foto kedua memperlihatkan sejumlah wanita berseragam pramugari sebuah maskapai penerbangan yang sedang berjongkok mengerumuni seseorang berpakaian kuning.

Gambar tangkapan layar pesan WhatsApp dengan dua foto itu pun dibagikan di Twitter oleh akun @FaniFiola pada Senin, 27 Januari 2020. Akun ini mengunggah gambar berisi dua foto tersebut dengan narasi, "Serius kagak sih di T3. Aku di domestik T3 GA aman aja sih #INA_CoronaVirusAlert."

Gambar tangkapan layar sebuah pesan WhatsApp yang diunggah akun Twitter @FaniFiola yang memuat narasi keliru mengenai penumpang yang meninggal di Bandara Soekarno-Hatta.

Benarkah foto-foto tersebut adalah foto-foto penumpang yang meninggal di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta karena virus Corona?

PEMERIKSAAN FAKTA

Dikutip dari situs media Kompas.com, Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang, membantah bahwa foto-foto yang beredar itu merupakan foto-foto penumpang yang terkena virus Corona.

Menurut Febri, pada Ahad, 26 Januari 2020, memang ada penumpang yang meninggal di Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Namun, penumpang itu meninggal karena gagal jantung, bukan karena virus Corona ataupun penyakit menular.

"Perlu kami sampaikan bahwa foto yang beredar di masyarakat di mana ada penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang meninggal karena virus Corona adalah tidak benar," kata Febri pada Senin, 27 Januari 2020.

Febri mengatakan bahwa penumpang berinisial RR, 76 tahun, tersebut adalah eks penumpang pesawat Garuda Indonesia GA-79 rute Bandar Lampung-Jakarta. Penumpang asal Lampung itu akan melanjutkan perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi, dengan pesawat Saudi Arabian Airlines SV-823.

Namun, saat menuju boarding lounge Gate 2 bersama keluarganya, penumpang itu lemas dan terjatuh di depan eskalator hingga tidak sadarkan diri. Penumpang itu pun dilarikan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta.

"Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta, dinyatakan bahwa penumpang yang telah lanjut usia tersebut meninggal dunia karena gagal jantung," ujar Febri.

Jenazah penumpang itu pun telah dibawa oleh keluarganya ke rumah duka di Kelurahan Podosari, Kecamatan Pringsewu, Lampung. "Kami tegaskan bahwa penumpang perempuan tersebut meninggal dunia karena gagal jantung, bukan karena penyakit menular, apalagi karena virus Corona," kata Febri.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, penumpang dalam foto-foto unggahan akun @FaniFiola meninggal di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta karena gagal jantung, bukan karena virus Corona. Dengan demikian, narasi dalam gambar tangkapan layar unggahan akun @FaniFiola keliru.

ANGELINA ANJAR SAWITRI

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya