Minggu, 19 Agustus 2018

[Fakta atau Hoax] Benarkah KAHMI Akan Mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden di Balai Kota DKI Jakarta ?

Rabu, 11 Juli 2018 22:10 WIB [Fakta atau Hoax] Benarkah KAHMI Akan Mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden di Balai Kota DKI Jakarta ?

Foto Anies Baswedan dengan wajah penuh senyum ada di bagian kanan poster.  Pada bagian atasnya ada tulisan besar: Undangan Deklarasi Dukungan KAHMI untuk Calon Presiden Anies Baswedan.

 

Acara deklarasi oleh alumnus anggota Himpunan  Mahasiswa Islam (HMI) itu bakal dilakukan pada Kamis, 12 Juli 2018 pukul 19.00-22.00 WIB di Bale Agung, Balai Kota DKI Jakarta. Pengundang acara adalah Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Siti Zuhro dan Sekjen, Manimbang Kahariady

 

Poster undangan deklarasi dukungan KAHMI untuk Anies Baswedan sebagai calon presiden yang tersebar melalui media sosial.

 

Poster tersebut tersebar melalui WhatsApp, Twitter dan media sosial lainnya sejak 10 Juli 2018.  Memang, menjelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden  pada 4-10 Agustus 2018,  banyak kelompok yang menyatakan dukungannya kepada salah satu calon. Termasuk ke Anies Baswedan.

 

Pada Jumat, 6 Juli 2018 di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai presiden pada Pilpres 2019.  

 

“Mereka memandang Indonesia perlu sosok pemimpin muda yang berani, jujur, dan kompeten," ujar Koordinator ANIES, La Ode Basir kepada wartawan.  Majalah Tempo edisi 15 Juli 2018, menulis bahwa La Ode Basir adalah karyawan Bosowa Corporation. Pemilik grup perusahaan Bosowa, Aksa Mahmud, adalah tokoh yang mendukung pencalonan Anies Baswedan sebagai gubernur dalam Pilkada DKI 2017.

 

Aksa Mahmud adalah ipar Wakil Presiden Jusuf Kalla.  Belakangan ini, hubungan Jusuf Kalla dan Anies Baswedan makin lengket.  Sejak pekan lalu, Anies Baswedan ikut dalam mobil Jusuf Kalla ketika menghadiri acara silaturahmi di kantor PB NU, PP Muhammadyah dan Gelora Bung Karno.

 

Wakil Presiden Jusuf Kalla semobil dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri halalbihalal bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, 4 Juli 2018. Setwapres RI 

 

Sebelum ANIES, deklarasi yang mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden dilakukan oleh 'Gerakan Indonesia untuk Indonesia'.  Kelompok ini diisi beberapa tokoh yang dikenal sebagai dai atau penceramah agama  yang  masuk 200 rekomendasi pemerintah.

 

Antara lain Fahmi Salim, Haikal Hassan, Jeje Zainuddin, Taufan Maulamin, Wafiudin Sakam, dan lainnya. Deklarasi digelar di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat dengan menggunakan topi dan pin bertuliskan "Anies for President 2019".

 

Apakah kabar rencana deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai calon pesiden oleh KAHMI pada 12 Juli 2018, adalah benar?  Ternyata itu hoax.

 

Screenshot WA Naufal Firman Yursak, anggota Presidium KAHMI Jaya 2016, yang membantah adanya deklarasi untuk menjadikan Anies Baswedan sebagai presiden.

 

Naufal Firman Yursak, anggota Presidium KAHMI Jaya 2016-2021 menyatakan undangan dalam poster itu adalah bohong.

 

“Terkait beredarnya meme yang bertuliskan Deklarasi KAHMI di Balai Kota untuk Mas Anies sebagai calon presiden, saya pastikan itu adalah kabar bohong alias HOAX," tulis Naufal di akun Twitternya pada Rabu, 11 Juli 2018.

 

Naufal adalah juru bicara pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Setelah Anies dan Sandi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,  Naufal diangkat sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP).

 

Bantahan serupa disampaikan Koordinator Presidium KAHMI Siti Zuhro.  “Poster tersebut merupakan hoax,” kata Siti, profesor riset LIPI.

Siti Zuhro menjelaskan KAHMI akan melakukan Silahturahmi dan Halal Bihalal di tempat dan jam yang sama, yaitu  Kamis, 12 Juli 2018 pukul 19.00-22.00 WIB di Bale Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

 

Dalam acara tersebut, kata Siti,  Muhammad Sabri akan menjadi penceramah. Tidak ada gambar Anies Baswedan dalam undangan tersebut,

 

Poster undangan dan silaturahmi KAHMI dengan masyarakat di Balai Kota DKI pada Kamis, 12 Juli 2019

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan poster yang mengklaim ada deklarasi KAHMI untuk dirinya, adalah tidak benar.

 

"Itu hoax," kata Anies dijumpai awak media usai menghadiri Milad ke-47 Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih pada Rabu, 11 Juli 2018.

 

Anies Baswedan meminta semua pihak kritis terhadap informasi yang beredar.   Termasuk tentang undangan deklarasi itu.  "Menurut saya yang membuat itu kejam," ujar Anies Baswedan.

 

M YUSUF MANURUNG | UWD


Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cekfakta ini?  Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

 

 

 

  •