[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Tulisan Terima kasih Pak Jokowi di Badan Pesawat Garuda Indonesia?

Senin, 8 Juli 2019 11:46 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Tulisan Terima kasih Pak Jokowi di Badan Pesawat Garuda Indonesia?

Tangkapan gambar unggahan akun Facebook Bachrum Sjambas beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Minggu, 7 Juli 2019. Gambar itu menampakkan kru Garuda Indonesia yang berfoto di depan pesawat mereka yang bertuliskan “Terimakasih Pak Jokowi, doakan kami menjadi haji yang mabrur.”

Akun Bachrum Sjambas mempersoalkan ucapan terhadap Jokowi tersebut dalam narasinya. “Ada yang berbeda pada badan pesawat Penerbangan Haji Indonesia 2019. Kenapa gak bikin kalimat: Negara berterima kasih kepada seluruh calon jamaah haji Indonesia, dana tabungan haji membangun Indonesia.”

Namun pada Senin, 8 Juli 2019, Tempo tidak menemukan lagi unggahan itu di akun Facebook Bachrum Sjambas.

Unggahan mirip dalam foto Bachrum Sjambas juga diunggah di website Konten Islam dengan artikel berjudul “Diprotes! Tulisan Ucapan "Terima kasih Pak Jokowi" di Badan Pesawat Haji Garuda” pada Senin, 8 Juli 2019. Artikel yang berisi protes beberapa akun warganet itu juga disebarkan di halaman Konten Islam di Facebook.

Gambar pesawat Garuda Indonesia dengan tulisan "Terima Kasih Pak Jokowi" beredar di media sosial.

Artikel ini akan memeriksa benarkah kalimat “Terimakasih Pak Jokowi, doakan kami menjadi haji yang mabrur” ada di badan pesawat Garuda Indonesia?

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Akun official Garuda Indonesia di Instagram mengunggah video berdurasi 1 menit pada Senin, 8 Juli 2019. Video itu berisi persiapan kru Garuda Indonesia untuk melayani pemberangkatan calon jamaah haji dari Bandara Adi Soemarno, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Tampak dalam video, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara melepas keberangkatan pertama dari Bandara Adi Soemarmo Solo. 

Dari video itu pula memang terlihat tulisan: “Terimakasih Pak Jokowi, doakan kami menjadi haji yang mabrur” pada badan pesawat Garuda Indonesia. 

Vice President Corporate Secretary, M. Ikhsan Rosan, menjelaskan, tulisan ucapan terima kasih tersebut dituliskan di badan pesawat sebagai ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden RI yang berencana melepas keberangkatan penerbangan pertama jemaah haji embarkasi Solo dan atas penambahan kuota jemaah haji Indonesia.

“Namun karena sesuatu hal dan schedule yang berubah, Presiden RI tidak jadi melepas jemaah haji kloter satu Solo,” kata Ikhsan dalam pesannya kepada Tempo melalui WhatsApp, Senin, 8 Juli.

Ucapan terima kasih di badan pesawat, kata Ikhsan, juga dibuat untuk kepentingan hari pelepasan. Setelah itu badan pesawat dibersihkan kembali.

“Jadi hanya pesawat di embarkasi Solo, hanya satu hari saja. Setelah itu dihapus,” Ikhsan menambahkan.

Penerbangan fase keberangkatan rencananya dimulai pada 7 Juli 2019 sampai dengan 5 Agustus 2019. Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari 7 Juli 2019 sampai dengan 19 Juli 2019. 

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah sebelumnya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan armada terbaiknya untuk memastikan layanan penerbangan haji pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu menyusul telah ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama kementerian Agama RI untuk pengadaan transportasi udara penyelenggaraan haji tahun ini oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI Prof H. Nizar, pada Kamis, 28 Maret 2019 lalu.

"Berkaca dari pencapaian kinerja haji tahun lalu di mana kami berhasil mempertahankan capaian ketepatan waktu di atas 90 persen, kami optimistis kesiapan dan kelancaran layanan operasional haji dapat terus kami maksimalkan", jelas Pikri dalam laman Garuda Indonesia, 2 April 2019. 

Garuda Indonesia menyiapkan 14 pesawat berbadan lebar (wide body) yang terdiri dari tiga pesawat B747-400, lima pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300/200. Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2019 tersebut menyesuaikan dengan trafik Jemaah haji 2019.

Pada tahun ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 104 ribu jemaah yang rencananya akan diberangkatkan dari sembilan embarkasi yang terdiri dari 267 kloter di seluruh Indonesia, meliputi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok

 

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta ini, narasi yang beredar di media sosial sebagian benar. Memang terdapat tulisan “Terima kasih Pak Jokowi” pada badan pesawat Garuda Indonesia. Namun tulisan tersebut hanya berdurasi satu hari di pesawat Garuda Indonesia embarkasi Solo untuk kepentingan pemberangkatan calon jamaah haji oleh Presiden RI Joko Widodo.

 

IKA NINGTYAS