[Fakta atau Hoaks] Benarkah surat suara di Surabaya tercoblos untuk capres nomor urut 01?

Rabu, 17 April 2019 18:30 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah surat suara di Surabaya tercoblos untuk capres nomor urut 01?

Video yang berisi surat suara untuk 01 sudah tercoblos di Jl Kalimas 1 Madya, Pabean Cantian Surabaya menjadi viral di media sosial.

Video berdurasi hampir satu menit itu menampilkan petugas KPPS yang mengatakan bahwa sejumlah surat suara telah tercoblos  untuk pasangan nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Video yang berisi surat suara untuk 01 sudah tercoblos di Jl Kalimas 1 Madya, Pabean Cantian Surabaya menjadi viral di media sosial.

“Ini sudah coblosan ya, ini yang lebih jelas,” kata seorang petugas KPPS di video itu.

Informasi itu dibagikan akun Tanzilul Furqon di Facebook, 17 April 2019 dan telah dibagikan 10 ribu kali. 

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Dilaporkan oleh detik.com, penemuan surat suara tercoblos itu ada di TPS 12 yang berlokasi di RT 4 RW 6, Jalan Kalimas Madya I, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.

Salah satu Panwas Kelurahan Nyamplungan Hasanudin mengatakan surat suara yang dimaksud bukan tercoblos melainkan rusak. Ada lima lembar surat untuk pemilihan presiden dan wakil presiden yang rusak.

“Tapi ini sudah di-clear-kan oleh saya sebagai panwas kelurahan dan dibantu oleh pengawas TPS. Saksi yang hadir anggota KPPS dan PPK mengklarifikasi membuktikan bahwa ini memang suara rusak," kata Hasanudin kepada wartawan di TPS 12. 

Hasanudin kemudian menunjukkan surat rusak tersebut kepada awak media. Menurutnya kerusakan tersebut bukan karena coblosan melainkan sudah cacat sejak percetakan.

Posisi lubang dalam surat suara bukan pada posisi foto salah satu paslon, melainkan berada di antara logo KPU dan tulisan 'surat suara pemilihan umum'.

"Lha ini surat suara sobek, hanya ada tiga dan yang lembar surat keempat dan lima tidak nampak hanya lubang seperti jarum," kata Hasanudin.

Hasanudin mengatakan penemuan surat suara rusak itu terjadi pada pukul 11.00 WIB. Meski sempat menjadi polemik karena surat suara diduga sudah tercoblos, proses pemungutan suara berlangsung lancar.

"Masih berjalan lancar dan normal. Sedangkan surat suara tersebut dianggap rusak dan diganti yang baru," imbuh Hasanudin.

Panwas mengaku kecewa ada yang membuat viral penemuan tersebut tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya. "Yang kami sesalkan, orang yang mem-viral-kan ini, dianggap ada yang mencoblos begitu, setelah kami klarifikasikan dengan stakeholder di sini menyatakan memang surat suara ini rusak bukan tercoblos," katanya.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan pemberitaan tersebut, informasi tentang tercoblosnya surat suara untuk capres nomor urut 01 di Pabean Cantian, Surabaya adalah keliru.

 

Ika Ningtyas

 

  •