[Fakta atau Hoaks] Benarkah Pesawat yang Ditumpangi Prabowo untuk Kampanye Mendapat Hadangan 3 Pesawat Tempur?

Senin, 8 April 2019 14:49 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Pesawat yang Ditumpangi Prabowo untuk Kampanye Mendapat Hadangan 3 Pesawat Tempur?

Informasi mengenai adanya tiga pesawat tempur yang menghalangi keberangkatan Prabowo untuk berkampanye beredar luas di media sosial. salah satunya dibagikan oleh akun Jonru Ginting di Facebook, Rabu 3 April 2019.

Akun Jonru Ginting di Facebook, pada Rabu 3 April 2019, membagikan informasi mengenai adanya tiga pesawat tempur yang menghalangi keberangkatan Prabowo untuk berkampanye.

Informasi yang dibagikan akun Jonru Ginting disertai dengan tiga frame gambar yang disatukan menggunakan aplikasi editan. Gambar pertama menunjukkan saat Prabowo turun dari pesawat. Gambar kedua berupa tiga pesawat jenis Sukhoi yang tengah membelah udara. Gambar berikutnya sebuah pesawat komersil.

“Meme ini mampir di beranda saya. Setelah membacanya, alhamdulillah, saya MAKIN YAKIN untuk memilih Prabowo Sandi,” tulis Jonru Ginting.

Jonru Ginting juga mengaku memperoleh informasi yang menyebutkan jika kampanye Prabowo di sejumlah daerah kerap dipersulit dan coba digagalkan. Ia menyebut upaya itu sebagai sebuah kepanikan dan ketakutan.

“Alhamdulillah, untungnya rakyat sudah semakin pintar, sudah semakin tahu mana pemimpin yang tegas karena tidak dikendalikan oleh siapapun, dan mana pemimpin yang hanya jadi wayang dan dikendalikan oleh dalang,” tulis Jonru Ginting.

Informasi yang dibagikan akun Jonru Ginting sebelumnya telah beredar di Twitter. Informasi tersebut dibagikan oleh mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, JS Prabowo melalui akun Twitter-nya, @marierteman.

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membantah tiga pesawat tempur Sukhoi menghalangi pesawat yang ditumpangi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat akan melakukan kampanye terbuka di Purwokerto pada Pilpres 2019.

"Pernyataan itu tidak tepat," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Samyoga, Kamis 4 April 2019, sebagaimana dilansir laman CNN Indonesia

Pernyataan TNI AU merespons pernyataan mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, JS Prabowo. Sebelumnya melalui akun Twitter-nya, JS Prabowo, @marierteman, menyebut ada tiga jet tempur yang melintas saat pesawat Prabowo akan lepas landas menuju Purwokerto pada 1 April 2019. 

"Yang beliau sampaikan terjadi pada dua hari yang berbeda, dan dua-duanya sama sekali tidak melibatkan Sukhoi," kata Samyoga.

Dia pun memaparkan bukti ketidakterlibatan sukhoi dalam peristiwa tersebut. Berikut keterangan lengkap dari Samyoga sebagaimana diwartakan laman detik.com.

Hari Senin, 1 April 2019:

  • Di landasan Halim, CN 235 Kalong Flight, posisi sudah take off dan berikutnya yang akan take off adalah pesawat 9HNYC onboard Pak Prabowo. 
  • Saat pesawat 9HNYC diberikan release take off juga, kondisinya belum aman, karena pesawat CN235 belum menuju cross wind (belum belok), sehingga pesawat 9HNYC abort take off, untuk safety.
  • Abort take off dilakukan oleh senior ATC, karena sebelumnya yang handle masih junior ATC.
  • Jadi abort-nya 9HNYC karena masalah safety dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Sukhoi.

Adapun kejadian berikutnya, terjadi Selasa (2/4):
10.10: 2 Sukhoi landing aman
10.13: 9HNYC start engine. Noted: baru start
10.17: 9HNYC request taxy
10.17: Wing Air ( Won 1721) posisi approach
10.18: 9HNYC holding di taxyway C, menunggu Won 1721 landing
10.20: Won 1721 landing
10.21: 9HNYC menuju posisi line up
10.23: 9HNYC take off ke Padang
10.20: 3 Sukhoi mendarat

Artinya, pesawat 9HNYC yang ditumpangi Capres nomor urut 02 Prabowo tidak ada hubungan sama sekali dengan penerbangan Sukhoi. Pesawat 9HNYC menunggu keberangkatan (take off) karena ada pesawat Wing Air sedang akan mendarat, bukan Sukhoi.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan semua bukti yang ada, pernyataan yang disampaikan akun Jonru Ginting adalah tidak akurat.

 

ZAINAL ISHAQ