Keliru, Video Rusia Mengadakan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 6 Oktober 2022 18:26 WIB

Keliru, Video Rusia Mengadakan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sebuah video berjudul Negara Rusia Mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW diterima di tipline Tempo pada Senin, 3 Oktober 2022.

Video berdurasi 2 menit 44 detik yang dibagikan pakai Snack Video itu menampilkan umat Muslim sedang berkumpul dan memadati jalan-jalan kota yang berdekatan dengan sebuah masjid.

Tangkapan layar video yang beredar di Facebook dengan narasi Rusia mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad

Teks dalam video itu bertuliskan klaim bahwa kerumunan orang itu adalah saat Rusia mengadakan maulud Nabi Muhammad SAW. Benarkah klaim tersebut?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil pemeriksaan Tempo menunjukkan bahwa perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut bukanlah di Rusia, melainkan di Yaman. Pada saat itu, jutaan umat Islam yang tersebar di 14 wilayah merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, termasuk di Al-Sabeen Square di Sanaa, ibu kota Yaman.

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Images Search.

Salah satu potongan video menampilkan poster raksasa bertulisan bahasa Arab yang dikelilingi jutaan umat Islam yang sedang merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di Al-Sabeen Square di Sanaa, ibu kota Yaman pada tahun 2021.

Video ini sebelumnya sudah ditayangkan oleh akun YouTube Al Masirah Channel Live berjudul Sana'a... Perayaan Maulid Nabi terbesar di dunia Arab, Islam dan dunia 1443 H, pada 20 Oktober 2021.

Video terkait juga pernah diunggah di akun YouTube TRT World Now dengan judul Thousands of Yemenis celebrate birthday of Prophet Muhammad, yang diunggah pada 19 Oktober 2021.

Tangkapan layar dari Google Street View di Al-Sabeen Square 70 di Sana'a Yaman.

Selain itu, dilansir dari Kantor Berita Yaman, SABA.YE, Ibukota Sanaa dan provinsi lain menyalakan lampu berwarna hijau pada malam hari saat orang-orang Yaman merayakan Maulid An-Nabawi, hari kelahiran Nabi Muhammad.

Pada malam itu, semua fasilitas dan bangunan negara diterangi dengan lampu hijau, sehingga suasana memberikan spiritualitas dan ketenangan bagi pejalan kaki. Orang-orang Yaman mengibarkan panji-panji cinta, kegembiraan dan kesetiaan dalam perayaan Maulid Nabi, karena hubungan mereka yang kuat dengan Nabi Muhammad SAW.

Orang Yaman juga mengungkapkan cinta mereka kepada Nabi dengan menyebarkan semua aspek kegembiraan dengan menghiasi jalan-jalan dan bangunan dengan lampu, spanduk, dan gambar. Berbagai kegiatan pun dilaksanakan, antara lain ceramah dan seminar penyadaran di masjid dan sekolah.

Pemimpin Revolusi Sayyid Abdul Malik Badr Al-Din Al-Houthi, dalam pidato yang disiarkan televisi yang berpidato di depan massa yang berkumpul di ibukota Sanaa dan provinsi lain pada peringatan Maulid Nabi, mengatakan bahwa "mencapai kebebasan dan kemerdekaan adalah jihad suci dan tidak akan pernah bisa ditawar."

Sayyid mengucapkan selamat kepada bangsa Islam pada peringatan hari ulang tahun Nabi, mencatat bahwa orang-orang Yaman merayakan kesempatan ini, karena cinta, kebanggaan, penghargaan dan penghormatan untuk Rasulullah, Muhammad saw.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta, video Rusia mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah keliru.

Video yang dibagikan memang terkait dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, namun bukan diadakan oleh Rusia, tapi Pemerintah Yaman. Kegiatan keagamaan itu dihadiri jutaan warga Yaman yang berkumpul di Al-Sabeen Square di Sanaa, ibu kota Yaman.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id