Keliru, Klaim Ini Foto Mekkah yang Diambil dari Luar Angkasa oleh Astronaut Rusia

Senin, 21 Juni 2021 11:51 WIB
 


 
Keliru, Klaim Ini Foto Mekkah yang Diambil dari Luar Angkasa oleh Astronaut Rusia

Foto Kota Mekkah di Arab Saudi yang diambil dari udara beredar di Instagram. Foto ini menyoroti kawasan Masjidil Haram, di mana Kabah yang berada di pusatnya diberi lingkaran merah. Foto tersebut pun diklaim diabadikan oleh astronot Rusia dari luar angkasa.

"Astronot asal Rusia mengatakan bahwa Kota Mekkah dan Madinah adalah tempat yang paling terang di bumi bila dilihat dari ruang angkas ketika malam Hari," demikian teks yang tercantum di bagian bawah foto itu.

Foto beserta klaim tersebut dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 2 Juni 2021. Akun itu menulis, "Masya allah..." Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 313 ribu kali.

Gambar tangkapan layar unggahan di Instagram yang berisi klaim keliru terkait foto yang diunggahnya. Foto itu bukan foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa oleh astronaut Rusia.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital foto tersebut dengan reverse image tool Source, Google, dan Yandex. Hasilnya, ditemukan informasi bahwa foto itu merupakan gambar tangkapan layar dari Google Earth, platform representasi tiga dimensi bumi berdasarkan pencitraan satelit milik Google.

Foto yang identik pernah pernah dimuat oleh situs Alkawthartv.com pada 18 Februari 2017 dengan judul dalam Bahasa Arab yang berarti “Google Earth dan keajaiban Kabah: Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Tuhan”.

Foto-foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa saat malam hari memang pernah diabadikan dan dibagikan ke media sosial oleh kosmonaut asal Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada September 2017. Terlihat jelas perbedaan foto yang dibadikan Ryazanskiy itu dengan foto yang terdapat dalam unggahan di atas. Dalam foto Ryazanskiy, struktur bangunan tidak terlihat dengan jelas.

Gambar tangkapan layar unggahan kosmonaut Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada 2017 yang memperlihatkan foto pemandangan kota Mekkah di Arab Saudi dari luar angkasa.

Ryazanskiy pun menuliskan keterangan terhadap foto-fotonya itu: "Mekkah merupakan kota yang tidak biasa dalam segala hal. Kota ini adalah tempat suci bagi umat Islam, dan non-muslim dilarang keras memasuki Mekkah. Kota ini diawasi dengan ketat, dan saya mendengar bahwa bahkan ada rambu-rambu peringatan jalan. Dan juga memperhatikan arsitektur kota yang menarik, menurut saya itu tidak dapat dikacaukan dengan yang lain, bahkan dari luar angkasa. Indah baik di malam hari dan di siang hari."

Dilansir dari National Geographic, baru-baru ini, seorang astronaut Jepang yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station atau ISS) juga membagikan foto Mekkah yang ia potret dari luar angkasa. Astronaut bernama Noguchi Soichi itu mengunggah foto-foto tersebut di akun Twitter-nya, @Astro_Soichi.

Di antara foto yang diambil Soichi itu, terdapat foto yang menunjukkan pemandangan Mekkah dan Masjidil Haram yang megah. "Kota Suci Mekkah, Arab Saudi," kata Soichi dalam cuitannya yang berisi foto tersebut. Dari foto ini, tampak keindahan Mekkah secara luas. Yang paling menarik adalah bagian Masjidil Haram yang terlihat putih berkilau di tengahnya.

Dari luar angkasa, foto Masjidil Haram itu memang tampak begitu mencolok daripada daerah sekitarnya. Adapun daerah lain yang juga terlihat jelas karakternya adalah kontur Lembah Mina di sebelah kanannya. Selama ini, Mekkah, terutama masjidnya, memang terkenal dengan keindahannya, tidak hanya indah dilihat dari permukaan Bumi, tapi juga dari luar angkasa.

Kota paling terang

Dilansir dari Arabnews.com, pada November 2012, empat astronaut Rusia yang mengunjungi Prince Salman Science Oasis (PSSO) mengatakan kepada mahasiswa Arab Saudi bahwa, saat mengambil gambar beberapa kota indah dari luar angkasa, kota paling terang dan indah yang dilihatnya adalah Mekkah dan Madinah, khususnya titik-titik tengahnya. Para astronot ini datang sebagai bagian dari program Association of Space Explorers (ASE) di Riyadh.

“Saat berada di luar angkasa, kami mengambil foto pada siang hari untuk visibilitas dan pengambilan gambar yang baik. Pada malam hari, sulit untuk mengambil gambar karena harus menggunakan teknik khusus. Meski demikian, saya berhasil mengambil banyak gambar dari berbagai kota di malam hari. Saya kagum menemukan bahwa kota Mekkah dan Madinah lebih cemerlang dari kota-kota lain di seluruh dunia,” kata astronaut Anatoly Ivanishin.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto tersebut adalah foto Mekkah yang diabadikan dari luar angkasa oleh astronaut Rusia, keliru. Foto itu merupakan gambar tangkapan layar dari Google Earth yang menampilkan Mekkah. Dalam foto Mekkah yang diambil dari luar angkasa oleh kosmonaut asal Rusia, Sergey Ryazanskiy, pada 2017, struktur bangunan kota, termasuk kawasan Masjidil Haram, tidak terlihat dengan jelas.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya