Keliru, Klaim Ini Video WNA Cina yang Berdatangan ke Indonesia dan Terkait dengan Dana Haji

Jumat, 11 Juni 2021 12:44 WIB
 


 
Keliru, Klaim Ini Video WNA Cina yang Berdatangan ke Indonesia dan Terkait dengan Dana Haji

Video yang memperlihatkan rombongan orang dengan pakaian seragam olah raga yang memadati sebuah terminal bandara beredar di Twitter. Dalam video itu, terdengar suara wanita yang mengatakan Bandara Sultan Syarif Kasim, Riau, penuh dengan warga Cina. Video ini pun disebarkan dengan klaim bahwa warga negara asing atau WNA Cina berdatangan ke Indonesia dan terkait dengan dana haji.

Akun ini membagikan video tersebut pada 6 Juni 2021. Akun itu menulis, "Cino lagi Cino lagi..kpnkah ini terjadi..? #TiongkokBikinJongkok #AdiliPerampokDanaHaji." Hingga artikel ini dimuat, video dalam cuitan tersebut telah ditonton lebih dari 49 ribu kali. Cuitan itu pun telah mendapatkan 203 like dan 65 retweet.

Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang berisi klaim keliru terkait video yang diunggahnya.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video di atas menjadi sejumlah gambar dengan tool InVID. Lalu, gambar-gambar hasil fragmentasi itu ditelusuri dengan reverse image tool Google dan Yandex. Hasilnya, ditemukan video yang identik yang sempat viral pada 2019 lalu.

Video tersebut diunggah oleh sebuah akun Facebook pada 29 Juni 2019. Ketika itu, video ini dibagikan dengan narasi yang mengaitkannya dengan Pemilihan Presiden (Pilpres 2019). Tim CekFakta Tempo pun telah memverifikasinya, dan menyatakan klaim tersebut menyesatkan.

Berdasarkan penelusuran, bandara dalam video itu memang merupakan Bandara Sultan Syarif Kasim II yang berada di Pekanbaru, Riau. Namun, lokasinya di terminal keberangkatan, bukan terminal kedatangan. Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau dan otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim II pun telah membantah klaim tentang adanya serbuan WNA Cina ke Riau tersebut.

"Mereka akan berangkat dengan pesawat rute penerbangan domestik, setelah mengikuti acara Bakar Tongkang di Rokan Hilir," kata Kepala Divisi Imigrasi Kemenkumham Riau, Mas Agus Santosa. Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, Jaya Tahoma Sirait, juga membantah isu tersebut. "Mereka itu wisatawan yang habis menghadiri Bakar Tongkang. Kita sebagai operator bandara, tentu harus melayani," kata Jaya.

Tempo pun menemukan video yang berbeda yang memperlihatkan rombongan orang dengan seragam olah raga yang sama dengan yang tampak dalam video yang beredar. Pada menit ke-42 hingga ke-47, terlihat dua pria yang sedang berboncengan motor yang mengiringi kendaraan rombongan wisatawan dari arah Bandara Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Mereka mengenakan seragam olah raga dengan kombinasi warna merah dan putih. Pada bagian punggung, juga tertera nama mereka. Video berdurasi sekitar 8 menit itu diunggah oleh kanal Budak Bagan Asli di YouTube pada 16 Juni 2019. Video tersebut diberi judul "Wisatawan Padati Kota Bagansiapiapi-Even Ritual Bakar Tongkang 2019".

Bakar Tongkang merupakan tradisi turun-temurun bagi warga Tionghoa Bagansiapiapi untuk menghormati nenek moyang mereka. Acara ini selalu menarik puluhan ribu perantau yang tinggal di berbagai kota, baik di dalam maupun di luar negeri, untuk pulang kampung. Tradisi ini sekarang dikemas oleh pemerintah daerah menjadi sebuah festival dan masuk dalam agenda pariwisata nasional.

Pada 2018, festival ini menarik sedikitnya 69 ribu wisatawan, baik domestik maupun asing. Dari total kunjungan tersebut, 29 ribu di antaranya merupakan wisatawan asing, sedangkan sisanya adalah wisatawan lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Sementara pada 2019, seperti dilansir dari Riau Kontras, wisatawan yang datang untuk memeriahkan festival Bakar Tongkang itu meningkat menjadi sebanyak 76 ribu orang. Kemeriahan festival tersebut dapat dilihat dalam artikel foto Tempo di tautan ini.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video itu menunjukkan WNA Cina yang berdatangan ke Indonesia dan terkait dengan dana haji, keliru. Video ini merupakan video lawas yang sempat viral pada 2019. Bandara dalam video itu memang merupakan Bandara Sultan Syarif Kasim II yang berada di Riau. Namun, lokasinya di terminal keberangkatan, bukan terminal kedatangan. Divisi Imigrasi Kemenkumham Riau dan otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim II pun memberikan keterangan serupa, bahwa mereka adalah wisatawan yang akan meninggalkan Riau setelah mengikuti Festival Bakar Tongkang.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya