Keliru, Kematian Covid-19 Irlandia Turun karena Polisi Dilibatkan dalam Pelaporan Kasus

Selasa, 23 Februari 2021 18:21 WIB
 


 
Keliru, Kematian Covid-19 Irlandia Turun karena Polisi Dilibatkan dalam Pelaporan Kasus

Klaim bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 di Irlandia turun karena adanya keterlibatan polisi beredar di Instagram. Menurut klaim itu, angka kematian turun usai petugas koroner dan dokter diberi surat peringatan yang ditembuskan ke polisi bahwa kesalahan dalam pelaporan kematian pasien sebagai Covid-19 adalah kejahatan serius.

Narasi tersebut terdapat dalam gambar tangkapan layar sebuah cuitan di Twitter. Cuitan itu berbunyi: "Kematian akibat Covid-19 di Irlandia turun dari sekitar 1.700 menjadi 92 kematian, dengan menyurati petugas koroner dan dokter serta mengirimkan salinannya ke polisi untuk memperingatkan bahwa kesalahan dalam pelaporan kematian sebagai Covid-19 adalah kejahatan serius."

Gambar tangkapan layar itu kemudian dibagikan oleh akun Instagram ini pada 18 Februari 2021. Akun tersebut pun menulis, "Seandainya Indonesia bisa menerapkan cara yang sama dengan Irlandia." Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 8 ribu kali.

Gambar tangkapan layar unggahan di Instagram yang berisi klaim keliru terkait turunnya angka kematian akibat Covid-19 di Irlandia

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, cuitan dalam gambar tangkapan layar tersebut diunggah pada 2 Februari 2021. Cuitan itu juga menyertakan tautan video yang berasal dari YouTube. Namun, saat ini, video tersebut telah dihapus karena melanggar persyaratan layanan YouTube. Tempo pun menelusuri data jumlah kasus dan upaya penanganan Covid-19 di Irlandia melalui sejumlah situs resmi dan media di negara tersebut.

Hasilnya, ditemukan bahwa, pada 2 Februari, tanggal cuitan itu dibuat, jumlah kematian akibat Covid-19 di Irlandia mencapai 101 orang, menurut laporan Tim Darurat Kesehatan Masyarakat Nasional (NPHET). Menurut berita di situs media Irlandia Irish Time, angka ini justru menjadi angka kematian harian tertinggi yang dilaporkan di Irlandia sejak pandemi Covid-19 melanda negara tersebut.

Jumlah ini mencakup kematian yang terjadi pada Januari tapi baru dikonfirmasi kepada pihak berwenang pada 2 Februari. NPHET mengatakan 83 kematian terjadi pada Januari dan 18 kematian terjadi pada Februari. Per 2 Februari, jumlah kematian akibat Covid-19 di Irlandia mencapai 3.418 orang. Kepala petugas medis Tony Holohan mengatakan tingginya angka kematian tersebut terkait dengan lonjakan infeksi beberapa minggu sebelumnya.

Kantor berita Reuters juga melaporkan hal yang sama. Jumlah kematian tertinggi di Irlandia pada 2 Februari itu melebihi rekor sebelumnya, yakni 93 kematian pada 19 Januari. Tingkat kematian yang tinggi tersebut mengikuti peningkatan infeksi Covid-19 yang tajam pada Januari, menyusul pelonggaran tindakan kesehatan masyarakat selama Natal.

Situs Worldometer pun melaporkan angka kematian akibat Covid-19 di Irlandia meningkat sejak pertengahan Januari hingga Februari 2021, sebagaimana terlihat dalam gambar di bawah.

Angka kematian harian akibat Covid-19 di Irlandia. Sumber: Worldometer

Dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 sejak akhir tahun lalu, seperti dikutip dari Irish Time, pemerintah Irlandia memberlakukan kembali karantina wilayah yang ketiga sejak Desember 2020 hingga akhir Januari 2021. Semua toko ritel non-esensial ditutup, pertemuan sosial atau kunjungan ke rumah-rumah juga tidak lagi diizinkan.

Masyarakat diminta untuk tinggal di rumah dan tidak bepergian melebihi batas 5 kilometer dari kediamannya. Lokasi olah raga dalam dan luar ruangan, seperti pusat kebugaran serta tenis dan golf, juga tidak akan diizinkan. Menurut laporan situs media Irlandia Irish Mirror, karantina wilayah di Irlandia kemudian diperpanjang hingga 5 Maret 2021.

Terkait klaim soal keterlibatan polisi, Tempo menelusuri informasi resmi atau pun pemberitaan mengenai hal tersebut. Namun, hingga kini, tidak ditemukan penjelasan bahwa pemerintah Irlandia melibatkan polisi untuk memperingatkan petugas koroner dan dokter bahwa kesalahan dalam pelaporan kematian pasien sebagai Covid-19 adalah kejahatan serius.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim jumlah kematian akibat Covid-19 di Irlandia turun karena adanya keterlibatan polisi, keliru. Menurut laporan dari sejumlah sumber, jumlah kematian akibat Covid-19 di Irlandia justru meningkat sejak Desember 2020 hingga Februari 2021.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya