Keliru, Tulisan yang Diklaim dari Anies tentang Beli Penghargaan dan Jabatan

Rabu, 17 Februari 2021 12:58 WIB
 


 
Keliru, Tulisan yang Diklaim dari Anies tentang Beli Penghargaan dan Jabatan

Pesan berantai dengan judul "Ungkapan Hati Anies Baswedan" beredar di media sosial. Pesan itu diklaim ditulis sendiri oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Saya tidak pernah meminta apalagi membeli penghargaan, tapi mereka tau tentang kerja, tanggung jawab, dan ke ikhlasan saya, mereka yang memberikan penghargaan tersebut adalah orang jujur dalam menilai," demikian bunyi paragraf pertama pesan itu.

Tulisan ini juga menyinggung soal Anies yang tidak pernah meminta atau mengharapkan sebuah jabatan. "Hutang kepada Allah adalah Ridho Nya untuk saya memangku jabatan, mereka yang nyinyir dan menilai negatif, syukuri aja anggap lah mereka saudara yang selalu mengingat kan kita."

Pesan tersebut dilengkapi dengan foto Anies yang mengenakan jas yang tengah berbicara dalam sebuah forum. Di Facebook, pesan berantai itu dibagikan salah satunya oleh akun ini pada 12 Februari 2021. Di bagian akhir pesan tersebut, terdapat keterangan tambahan, "Copasss." Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah mendapatkan seribu reaksi dan 230 komentar serta dibagikan 207 kali.

Gambar tangkapan layar pesan berantai yang diklaim berasal dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. TGUPP Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan pesan itu hoaks.

PEMERIKSAAN FAKTA

Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi DKI Jakarta telah membantah pesan berantai tersebut. Di situs Jala Hoaks (Jakarta Lawan Hoaks) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada 15 Februari 2021, TGUPP menyatakan pesan berantai itu tidak benar.

"Setelah dikonfirmasi, TGUPP Provinsi DKI Jakarta juga menyampaikan bahwa tulisan tersebut bukanlah tulisan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pesan hoaks yang semakin marak saat ini," demikian penjelasan di situs Jala Hoaks.

Situs media Liputan6.com pun pernah memuat berita terkait pesan berantai yang diklaim berasal dari Anies Baswedan tersebut pada 16 Februari 2021. Menurut laporannya, Anies tidak pernah membuat tulisan semacam itu. "Tulisan tersebut dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab."

Terkait foto yang digunakan untuk melengkapi pesan berantai itu, yakni foto Anies yang mengenakan jas yang tengah berbicara di sebuah forum, pernah dimuat oleh akun Facebook resmi Pemprov DKI Jakarta pada 30 Januari 2021. Foto itu diambil ketika Anies mengikuti Mayor's Forum.

Menurut penjelasan Pemprov DKI Jakarta, forum yang digelar pada 25-26 Januari 2021 tersebut adalah bagian dari Climate Adaptation Summit 2021 (KTT Adaptasi Iklim) yang diselenggarakan oleh Belanda dan diikuti oleh lebih dari 50 negara.

Anies bergabung dalam program 1000 Cities Adapt Now bersama para pemimpin dunia lainnya untuk berkolaborasi dalam percepatan adaptasi dampak perubahan iklim. Pemprov DKI Jakarta berupaya untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dan ekologi di tingkat lokal.

Penghargaan yang diterima Anies

Dalam beberapa bulan terakhir, memang kerap diberitakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pemprov DKI Jakarta menerima penghargaan. Yang terbaru, Anies masuk dalam jajaran "21 Heroes 2021" pilihan lembaga Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI). TUMI merupakan lembaga nirlaba asal Jerman yang mendorong inisiatif kebijakan transportasi urban berkelanjutan di seluruh dunia.

Dilansir dari CNN Indonesia, penghargaan "21 Heroes 2021" adalah hasil kajian TUMI untuk menghargai mereka yang berhasil melakukan terobosan terkait transportasi selama 2020, terutama di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya Anies, deretan menteri transportasi di negara lain hingga pendiri Space X dan Tesla, Elon Musk, juga masuk dalam daftar 21 orang yang diberi penghargaan tersebut.

Anies masuk deretan "21 Heroes 2021" TUMI karena keberhasilannya memperbaiki transportasi Jakarta di tengah pandemi Covid-19. Menurut TUMI, sejumlah pencapaian Anies adalah membuat jalur sepeda sepanjang 63 kilometer, meluncurkan bus listrik sebagai salah satu upaya mengurangi polusi udara, serta merenovasi stasiun KRL dan MRT untuk diintegrasikan dengan moda transportasi lain.

Sebelumnya, pada awal 2021, seperti dilansir dari Kompas.com, Pemprov DKI Jakarta menerima Harmony Award 2020. Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Agama kepada mereka yang dianggap berhasil melakukan harmonisasi kehidupan beragama. Pada akhir 2020 pun, seperti dikutip dari Liputan6.com, Pemprov DKI Jakarta dan Anies meraih penghargaan Top Digital Awards.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, pesan berantai tentang membeli penghargaan dan jabatan yang diklaim ditulis oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu keliru. TGUPP Provinsi DKI Jakarta telah menyatakan bahwa pesan berantai tersebut hoaks. Tulisan itu bukan tulisan Anies, melainkan orang yang tidak bertanggung jawab.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya