Keliru, Ucapan Belasungkawa Trump di Twitter atas Meninggalnya Diego Maradona

Jumat, 27 November 2020 14:26 WIB
 


 
Keliru, Ucapan Belasungkawa Trump di Twitter atas Meninggalnya Diego Maradona

KLAIM

Gambar tangkapan layar cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Twitter yang berisi ucapan belasungkawa atas meninggalnya legenda sepak bola Diego Maradona beredar di WhatsApp dan media sosial. Namun, dalam cuitan itu, Maradona disebut "her", kata ganti bagi perempuan dalam bahasa Inggris.

Pasca meninggalnya Maradona pada 26 November 2020 kemarin, memang banyak warganet yang salah mengira bahwa yang meninggal adalah diva pop asal AS, Madonna. Dalam gambar tangkapan layar cuitan yang diklaim berasal dari Trump itu, tertulis, "Her music was wonderful."

Adapun narasi lengkap dalam cuitan tersebut adalah sebagai berikut: "Very sad to hear about the death of Maradona. A great person. Her music was wonderful. I remember listening to her albums in the early 1980's. Rest In Peace!" Cuitan itu pun terlihat telah dikomentari 262 ribu kali, di-retweet 230 ribu kali, dan disukai 564 ribu kali.

Di Twitter, gambar tangkapan layar tersebut dibagikan beberapa di antaranya oleh akun @TheMelow, akun @DonAdam68, dan akun @detje1212. Akun @TheMelow memberikan narasi, "Politik memang berat.. Sekelas Donald Trump bisa linglung gara" kalah pilpres.. Sejak kapan Maradona jadi penyanyi?" Sementara akun @detje1212 menulis, "Itu Madona bambang.."

Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang diklaim berasal dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi gambar tangkapan layar tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri cuitan Donald Trump di akun Twitter resminya, @realDonaldTrump, pada 25-27 November 2020 dengan Account Analysis dan Twitter Advanced Search.

Namun, tidak ditemukan cuitan Trump yang berisi ucapan belasungkawa atas meninggalnya Maradona tersebut. Cuitan Trump lebih didominasi dengan cuitan soal politik, terutama setelah kalah dari Joe Biden dalam Pemilihan Presiden AS 2020.

Tempo kemudian menggunakan Politwoops untuk mengecek cuitan Trump di Twitter yang telah dihapus pada rentang waktu yang sama. Namun, Tempo juga tidak menemukan cuitan yang berisi ucapan duka cita atas meninggalnya Maradona tersebut yang telah dihapus oleh Trump.

Cuitan yang diklaim berasal dari Donald Trump itu memang janggal, karena memakai "her", kata ganti bagi perempuan dalam bahasa Inggris. Cuitan itu berbunyi, “Her music was wonderful. I remember listening to her albums in the early 1980’s.” Artinya, Maradona disebut sebagai musisi, bukan sebagai pesepakbola.

Tempo pun membandingkan tampilan cuitan dalam gambar tangkapan layar tersebut dengan tampilan cuitan yang asli di Twitter, dan ditemukan kejanggalan lain dalam gambar tangkapan layar itu.

Dalam gambar tangkapan layar tersebut, terdapat bagian kosong yang cukup lebar di antara cuitan dengan jumlah komentar, retweet, serta like. Dalam tampilan di Twitter, jarak antara cuitan dengan jumlah komentar, retweet, serta like tidak selebar itu. Dalam gambar tangkapan layar tersebut, cuitan juga terletak di bawah foto profil. Dalam tampilan di Twitter, cuitan berada di sisi kanan foto profil.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, gambar tangkapan layar cuitan Donald Trump di Twitter yang berisi ucapan belasungkawa atas meninggalnya Diego Maradona tersebut keliru. Gambar tangkapan layar itu merupakan hasil suntingan. Sejak Maradona meninggal pada 26 November 2020 hingga saat ini, Trump tidak mengucapkan duka cita atas legenda sepak bola Argentina tersebut di Twitter.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya