[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pengiriman Paket Mi Instan dengan Drone Berteknologi AI?

Rabu, 30 September 2020 15:34 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Pengiriman Paket Mi Instan dengan Drone Berteknologi AI?

Sebuah video yang memperlihatkan pengiriman paket berupa mi instan dengan drone beredar di media sosial. Video tersebut diklaim sebagai video pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada drone sehingga bisa menjadi alternatif kurir.

Dalam video berdurasi 31 detik itu, terlihat seseorang yang berada di balkon sebuah rumah menerima paket berupa sekardus mi instan yang diantar drone. Orang yang menerima paket itu pun membayar paket itu dengan menggesekkan kartu pada EDC yang dikeluarkan oleh drone tersebut.

Di Facebook, video itu dibagikan salah satunya oleh akun Afrianto Daud pada 4 September 2020. Akun ini menulis, “Belanja Indomie era Revolusi Industri 4.0. Contoh penggunaan artificial intelligence pada teknologi drone. Alternatif kurir di tengah pandemi. Ancaman serius untuk eksistensi bang Gojek.”

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Afrianto Daud.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video itu menjadi sejumlah gambar dengan tool InVID. Kemudian, gambar-gambar itu ditelusuri jejak digitalnya dengan reverse image tool Google. Hasilnya, video tersebut hanyalah video animasi.

Video itu pernah diunggah oleh akun Twitter @Anisiuba_Uche pada 26 Agustus 2020. Akun ini pun menulis keterangan, “Jadi, saya kehabisan Indomie kemarin, perlu mengisi ulang dengan cepat, tidak pernah tahu kami memiliki layanan pengiriman drone di Lagos (Nigeria).” Dalam keterangannya, akun itu juga menyertakan tagar "visualeffects", "3Danimation", dan "motiondesign".

Dalam profilnya, pemilik akun ini menulis bahwa dirinya merupakan pendiri Quadron Studios. Quadron Studios, menurut situs resminya, adalah salah satu perusahaan produksi konten digital, seperti animasi 2D dan 3D serta efek visual, yang berbasis di Lagos, Nigeria.

Viralnya video itu pun pernah diberitakan oleh situs media Nigeria, Opera News, pada 27 Agustus 2020. Dilansir dari Opera News, seorang pria berbakat di Nigeria memamerkan keahliannya dalam membuat efek visual 3D dalam sebuah video pendek. Hal ini membuat orang-orang yang menonton video itu berpikir bahwa drone dalam video tersebut adalah drone sungguhan, padahal bukan.

Pria itu pun mengunggah video ini di Twitter dengan keterangan yang membuat warganet percaya bahwa ada layanan pengiriman dengan drone di Lagos. Video itu pun viral. Namun, pria itu kemudian menjelaskan bahwa video tersebut tidak nyata, dia membuatnya dengan efek visual 3D.

Dalam wawancara dengan Techpoint Africa, Anisiuba Uche menyatakan tidak pernah berharap videonya viral. Selama pandemi Covid-19, menurut Uche, semuanya berjalan agak lambat. "Jadi, saya ingin menyampaikannya kepada beberapa karyawan saya yang bekerja di biro iklan untuk melihat apakah itu sesuatu yang diinginkan oleh klien mereka. Itu adalah ide yang penting."

Uche pun menceritakan proses pembuatan video tersebut. Ia mengatakan butuh waktu sekitar tiga hari untuk memikirkan konsep video tersebut, termasuk penggunaan merk mi instan Indomie. Adapun pembuatannya membutuhkan waktu sekitar lima hari.

“Dan terlihat gila. Saat merekam video ini, tidak ada drone. Saya berbicara dengan udara dan saya menggesekkan kartu saya di udara. Tidak ada apa-apa di sana. Seseorang melihat saya saat sedang syuting, dan kebetulan rumah saya di Yaba berada tidak jauh dari rumah sakit jiwa yang dikenal sebagai Yaba Left,” kata Uche.

Untuk efek visual, Uche menggunakan jenis 3D kelas atas yang juga digunakan dalam film Marvel, Avengers. Efek ini juga pernah digunakan oleh Quadron Studios dalam film "Skelebe", film tentang seekor tikus di Lagos yang bersikap seperti manusia dan bisa berbicara.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video di atas merupakan "video pengiriman paket berupa mi instan dengan drone yang berteknologi AI" keliru. Video tersebut hanyalah video animasi yang dibuat pendiri perusahaan konten digital Quadron Studios, Anisiuba Uche. Adegan dalam video tersebut tidak nyata.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya