[Fakta atau Hoaks] Benarkah Jokowi Berharap Rakyat Terima TKA Cina sebagai Saudara yang Mencari Nafkah?

Jumat, 4 September 2020 14:13 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Jokowi Berharap Rakyat Terima TKA Cina sebagai Saudara yang Mencari Nafkah?

Gambar tangkapan layar judul sebuah artikel di situs Swarakyat yang berbunyi "Jokowi Berharap, Kita Semua Dapat Menerima Kehadiran TKA Cina sebagai Saudara Yang Mencari Nafkah Disini" beredar di media sosial. Dalam gambar itu, tertulis bahwa artikel tersebut dipublikasikan pada 27 Agustus 2020.

Di bawah judul artikel itu, terdapat pula foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan sedang memegang sebuah kertas. Dalam foto itu, Jokowi tengah bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang juga mengenakan pakaian berwarna putih.

Gambar berisi narasi tersebut dibagikan salah satunya oleh akun Isma pada 28 Agustus 2020. Akun ini pun menulis, "Saudara ?? Yang ada aja disini blm pada kerja..." Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah direspons lebih dari 400 kali dan dibagikan sebanyak 166 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Isma.

Apa benar Jokowi berharap rakyat menerima TKA Cina sebagai saudara yang mencari nafkah di sini?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri artikel dengan judul "Jokowi Berharap, Kita Semua Dapat Menerima Kehadiran TKA Cina sebagai Saudara Yang Mencari Nafkah Disini" di mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan artikel di situs Swarakyat maupun media kredibel dengan judul tersebut.

Tempo pun menelusuri foto Jokowi dan Ma'ruf Amin dalam unggahan akun Isma tersebut untuk menemukan jejak digitalnya. Hasilnya, ditemukan bahwa situs Swarakyat memang pernah memuat foto tersebut pada tanggal yang sesuai dengan yang tertera dalam unggahan akun Isma, yakni 27 Agustus 2020. Namun, judul artikel aslinya adalah “Jokowi Berharap Masyarakat Takut Kepada Allah dan Api Neraka”.

Artikel ini diambil dari berita di situs Jawapos.com dengan judul yang sama yang dimuat pada 26 Agustus 2020. Dalam berita itu, disebutkan bahwa Presiden Jokowi meminta semua pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk terus melakukan sosialisasi pencegahan korupsi. Dengan demikian, masyarakat semakin sadar dan tidak melakukan tindakan yang terkait dengan korupsi.

“Gerakan budaya anti korupsi harus terus kita galakkan. Masyarakat harus tahu apa itu korupsi. Kita semua tahu apa itu gratifikasi, masyarakat harus menjadi bagian untuk mencegah korupsi. Antikorupsi itu sudah seharusnya jadi kepantasan dan kepatutan yang harus menjadi budaya,” ujar Jokowi dalam pidatonya dalam Aksi Nasional Pencegahan Korupsi di Istana Bogor pada 26 Agustus 2020.

Jokowi pun berharap hal baik itu terus disosialisasikan hingga masyarakat menolak korupsi bukan karena adanya hukuman penjara ata sanksi lainnya, melainkan karena takut pada Allah dan siksa api neraka. “Takut melakukan korupsi bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan terhadap penjara. Takut melakukan korupsi juga bisa didasarkan pada ketakutan kepada sanksi sosial. Takut dan malu pada keluarga kepada tetangga dan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan api neraka,” katanya.

Dalam berita ini, tidak ada satu pun pernyataan Presiden Jokowi soal harapannya agar rakyat menerima TKA Cina. Dengan demikian, gambar tangkapan layar yang diunggah oleh akun Isma merupakan hasil suntingan.

Foto dalam gambar tangkapan layar itu pun tidak terkait dengan TKA Cina. Foto itu diabadikan oleh fotografer kantor berita Antara Wahyu Putro pada 27 Juni 2019. Foto tersebut pernah dimuat oleh sejumlah situs media, salah satunya Tirto.id pada 3 Juli 2019 dalam berita yang berjudul "Pengusaha Usul Jokowi Ambil Menteri dari Kalangan Pebisnis".

Foto tersebut diberi keterangan: “Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (27/6/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.”

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Presiden Jokowi berharap rakyat menerima TKA Cina sebagai saudara yang mencari nafkah di sini, keliru. Gambar tangkapan layar yang memuat klaim tersebut merupakan hasil suntingan dari judul artikel situs Swarakyat pada 27 Agustus 2020 yang berbunyi “Jokowi Berharap Masyarakat Takut Kepada Allah dan Api Neraka”. Artikel ini berasal dari berita di situs Jawapos.com dengan judul yang sama yang dimuat pada 26 Agustus 2020.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya