[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Bayi Baru Lahir yang Sebut Telur Rebus Bisa Obati Corona?

Jumat, 27 Maret 2020 15:34 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ada Bayi Baru Lahir yang Sebut Telur Rebus Bisa Obati Corona?

Narasi bahwa mengkonsumsi telur rebus bisa mengobati infeksi virus Corona Covid-19 viral di Facebook sejak Kamis, 26 Maret 2020. Cara tersebut diklaim berasal dari seorang bayi yang baru lahir di Aceh, yang langsung berbicara mengenai khasiat telur rebus tersebut.

Salah satu unggahan yang viral mengenai telur rebus itu adalah unggahan akun Status Whattsap 07. Akun ini membagikan gambar tangkapan layar sebuah unggahan yang berisi narasi soal telur rebus tersebut yang disertai dengan foto bayi yang baru lahir.

"Yang lebih mengejutkan lagi, setelah bayi itu menyebutkan itu, bayi tersebut langsung meninggal dunia," demikian narasi yang tertulis dalam gambar tangkapan layar itu. Hingga kini, unggahan yang dibagikan pada 26 Maret 2020 tersebut telah dibagikan lebih dari 3 ribu kali.

Gambar tangkapan layar unggahan sebuah akun Facebook yang memuat narasi keliru bahwa telur rebus bisa obati infeksi virus Corona COvid-19.

Akun Mat Puray pun mengunggah narasi serupa pada tanggal yang sama. Akun ini membagikan foto telur yang sudah direbus dan menulis, "Khusus seluruh dunia ini benar-benar terjadi malam ini tolong yang ada telur di rumah tolong rebus dan makan putihnya tidak boleh sama kuningnya pada jam 12 malam ini. Ini benar-benar terjadi. Ini untuk anti virus Corona. Mau percaya atau tidak, saya cuma mau menyampaikan."

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, narasi bahwa ada bayi yang baru lahir yang menyebut makan telur rebus bisa mengobati infeksi virus Corona Covid-19 berasal dari sebuah video hasil suntingan yang juga viral pada 26 Maret 2020 kemarin. Suntingan ini terlihat dari bentuk mulut bayi tersebut yang menyerupai mulut orang dewasa. Suntingan juga terdapat pada audio video itu.

Video yang sama dengan suntingan audio yang berbeda pernah dibagikan oleh akun Facebook Ya Ni Chingas pada 7 Maret 2020 lalu. Dalam video suntingan yang berdurasi 24 detik tersebut, suara yang terdengar adalah lagu milik Eminem, Godzilla.

Tempo pun menelusuri asal-usul video itu dengan reverse image tool milik Storyful dan Google, Source. Hasilnya, ditemukan foto peristiwa yang sama dengan angle yang berbeda di sejumlah situs meme, salah satunya Memedroid. Foto itu pun telah beredar sejak 2016, jauh sebelum virus Corona Covid-19 dilaporkan pertama kali pada Desember 2019 lalu.

Gambar tangkapan layar meme yang diunggah di situs Memedroid.

Selain disebut lahir di Aceh, bayi itu juga disebut lahir di Desa Pantuge, Kecamatan Kabaruan, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Namun, Kepala Polsek Kabaruan, Ajun Komisaris Ferry Padama, membantah peristiwa itu terjadi di wilayahnya. "Tidak benar, 100 persen itu hoaks. Di Desa Pantuge, tak ada kejadian yang seperti dirumor tersebut. Yang saya ketahui, berita tersebut ada juga yang menyampaikan dari Singkawang."

Telur bukan obat Covid-19

Sejauh ini, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), belum ada vaksin atau obat yang bisa digunakan untuk mencegah atau mengobati Covid-19. Mereka yang terinfeksi hanya perlu mendapatkan perawatan untuk meredakan gejala. Sementara mereka yang memiliki gejala lebih serius harus dibawa ke rumah sakit.

Telur memang memiliki kandungan vitamin A dan D yang baik untuk kesehatan dan bisa membangun daya tahan tubuh, namun bukan sebagai obat. Dikutip dari The Conversation, memang tidak ada satu pun cara yang dapat sepenuhnya menghilangkan risiko terkena Covid-19. Tapi satu hal yang bisa kita lakukan adalah makan sesehat mungkin.

Jika tubuh terpapar virus Corona Covid-19, sistem kekebalan tubuhlah yang akan bertanggung jawab untuk melawannya. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan gizi membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh yang optimal. Zat gizi mikro penting untuk melawan infeksi, termasuk vitamin A, B, C, D, dan E serta mineral besi, selenium, dan seng.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa ada bayi yang baru lahir yang menyebut makan telur rebus bisa mengobati infeksi virus Corona Covid-19, keliru. Video yang digunakan untuk melengkapi narasi tersebut merupakan video hasil suntingan. Selain itu, hingga kini, belum ada vaksin atau obat untuk mencegah atau mengobati Covid-19, termasuk telur. Telur disarankan untuk dikonsumsi agar daya tahan tubuh meningkat.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya