[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ma'ruf Amin Sebut yang Tak Akui Jokowi Pemimpin Bakal Masuk Neraka?

Selasa, 25 Februari 2020 16:01 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ma'ruf Amin Sebut yang Tak Akui Jokowi Pemimpin Bakal Masuk Neraka?

Narasi yang diklaim berasal dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin beredar di media sosial. Narasi itu menyatakan bahwa masyarakat yang tidak mengakui Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai pemimpin dalam lima tahun ke depan akan masuk neraka sampai tujuh turunan.

Salah satu akun yang mengunggah narasi itu adalah akun Facebook Riko Be, yakni pada Ahad, 23 Februari 2020. Narasi itu terdapat dalam sebuah gambar tangkapan layar judul berita. Judul itu berbunyi, "Ma.ruf amin jika ada masyrakat tak mengakui jokowi sebagai pemimpin 5 tahun kedepan maka akan masuk neraka sampay 7 turunan".

Di atas judul berita tersebut, terdapat logo situs media Kompas.com. Dalam gambar itu, terlihat bahwa berita tersebut diterbitkan pada 17 Juli 2019. Terdapat pula foto Ma'ruf Amin di bawah judul berita itu, yakni ketika mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia tersebut diwawancarai oleh wartawan.

Hingga artikel ini dimuat, unggahan akun Riko Be tersebut telah direspons lebih dari 400 kali, dikomentari lebih dari 600 kali, dan dibagikan lebih dari 100 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Riko Be yang memuat narasi keliru mengenai Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Apa benar Ma'ruf Amin menyebut masyarakat yang tidak mengakui Presiden Jokowi sebagai pemimpin dalam lima tahun ke depan akan masuk neraka sampai tujuh turunan?

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, situs media Kompas.com pernah memuat foto Ma'ruf Amin seperti yang terdapat dalam unggahan akun Riko Be dalam sejumlah berita. Beberapa di antaranya adalah berita yang berjudul "Ma'ruf Amin: Beda Pilihan Tak Harus Membuat Kita Bermusuhan" dan "Ma'ruf Amin Optimistis Raup Suara hingga 70 Persen di NTB".

Adapun foto itu diambil oleh wartawan Kompas.com, Rakhmat Nur Hakim, saat Ma'ruf sedang berkampanye dan hendak melanjutkan perjalanan ke Sukabumi, Jawa Barat, pada 3 April 2019. Tempo pun menelusuri berita di Kompas.com dengan judul seperti yang terdapat dalam unggahan akun Riko Be. Namun, tidak ditemukan satu pun berita dengan judul tersebut.

Berbekal petunjuk waktu yang terdapat dalam unggahan akun Riko Be, yakni 17 Juli 2019 pukul 17.20 WIB, Tempo menemukan bahwa gambar tangkapan layar yang dibagikan akun tersebut merupakan hasil editan. Judul berita asli yang dimuat oleh Kompas.com pada tanggal dan jam tersebut berbunyi "Bakal Ketemu Lagi dengan Jokowi, Prabowo Akan Sodorkan Sejumlah Program".

Narasi yang sama pernah beredar pada Juli 2019 lalu, saat gelaran Pemilihan Presiden 2019 berlangsung. Saat itu, situs cek fakta Turnbackhoax.id pernah memverifikasi narasi tersebut. Hasil pemeriksaan fakta Turnbackhoax.id menyatakan bahwa gambar tangkapan layar berita dengan narasi itu merupakan konten manipulasi.

Pada Januari 2019, pernah viral pula narasi serupa, yakni "Ma’ruf Amin: Jika Saya Kalah, Umat Islam Akan Berdosa dan Masuk Neraka Semua!!". Dilansir dari situs media Okezone.com, artikel yang dimuat oleh blog Operaind News tersebut memutarbalikkan fakta dan mengubah konteks berita ketika Ma'ruf berkunjung ke Bandung, Jawa Barat, pada 19 Januari 2019.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi yang terdapat dalam unggahan akun Facebook Riko Be, bahwa Ma'ruf Amin menyebut masyarakat yang tidak mengakui Presiden Jokowi sebagai pemimpin dalam lima tahun ke depan akan masuk neraka sampai tujuh turunan, keliru. Narasi itu terdapat dalam gambar tangkapan layar sebuah judul berita di situs Kompas.com yang telah diedit. Judul berita aslinya berbunyi "Bakal Ketemu Lagi dengan Jokowi, Prabowo Akan Sodorkan Sejumlah Program".

IBRAHIM ARSYAD

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya