[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS di Irak pada Awal Januari 2020?

Rabu, 15 Januari 2020 14:30 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS di Irak pada Awal Januari 2020?

Sejumlah video yang diklaim sebagai video serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Irak beredar di media sosial. Video-video itu menyebar setelah Iran meluncurkan puluhan rudal ke markas militer AS di Irak pada Rabu, 8 Januari 2020. Serangan itu adalah serangan balasan dari Iran karena salah satu jenderalnya, Qassem Soleimani, tewas akibat serangan udara AS pada 3 Januari 2020.

Salah satu akun di Facebook yang membagikan video itu adalah akun Suharti Atti, yakni pada 8 Januari 2020. Dalam unggahannya, terdapat lima video yang memperlihatkan serangan udara di beberapa lokasi serta wilayah dengan kepulan asap yang membumbung. Akun Suharti Atti menuliskan narasi, "IRAN vs AMRIK baku hamburmi." Unggahan ini telah dibagikan hingga lebih dari 200 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Suharti Atti yang memuat narasi keliru tentang video-video yang diunggahnya.

Benarkah video-video itu merupakan video serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Irak?

PEMERIKSAAN FAKTA

Video I

Video ini memperlihatkan sebuah pijaran cahaya di langit yang disusul dengan suara ledakan. Berdasarkan penelusuran, video tersebut banyak digunakan oleh media arus utama, seperti The Telegraph, CNN, dan The Guardian.

Menurut kanal YouTube Guardian News, video ini diyakini sebagai video serangan rudal Iran ke sebuah pangkalan militer AS di Irak. Guardian News menyebut bahwa video itu bersumber dari akun Twitter Nafiseh Kohnavard yang diunggah pada 8 Januari 2020.

Nafiseh merupakan koresponden BBC. Dalam cuitannya di Twitter, Nafiseh mengatakan bahwa video itu diduga menunjukkan momen ketika rudal Iran mendarat di pangkalan udara Al Asad, Irak, yang menampung pasukan AS.

*****

Video II

Video ini memperlihatkan sebuah wilayah dengan beberapa titik kobaran api serta kepulan asap yang membumbung tinggi. Dikutip dari situs BuzzFeedNews.com, video itu diambil di Arab Saudi pada September 2019 ketika drone menyerang sebuah pabrik pemrosesan minyak.

*****

Video III

Video ini memperlihatkan sejumlah rudal yang ditembakkan ke udara. Berdasarkan penelusuran, video tersebut pernah diunggah oleh kanal YouTube milik stasiun televisi Ruptly pada 1 Oktober 2018. Video itu merupakan video serangan rudal balistik Iran terhadap sebuah kelompok militan di Suriah.

Video unggahan Ruptly itu juga pernah digunakan oleh situs TheDrive.com pada 1 Oktober 2018. Video tersebut dimuat dalam artikel TheDrive.com yang berjudul "Iran Claims Their RQ-170-Shaped Drones And Missiles Hit Targets In Syria Near US Forces".

*****

Video IV

Video ini menunjukkan serangan udara yang menghantam sebuah lokasi. Berdasarkan penelusuran, video tersebut pernah diunggah oleh kanal YouTube Yogi Bear pada 12 November 2018. Menurut kanal ini, video itu memperlihatkan serangan roket Hamas di Israel.

Video tersebut juga pernah diunggah oleh kanal YouTube Guardian News pada 13 November 2018 dengan judul "Rockets and interceptors seen in skies above Israeli city of Ashkelon". Menurut militer Israel, sekitar 400 roket dan mortir telah ditembakkan dari Gaza sejak 12 November 2018.

*****

Video V

Video ini menunjukkan rentetan tembakan rudal ke udara pada malam hari. Dikutip dari BuzzFeedNews.com, video itu diambil pada Mei 2019 lalu di Qatar, bukan di Irak. Video tersebut menunjukkan Astros II Multiple Launch Rocket System (MLRS) yang ditembakkan oleh pasukan Qatar.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, selain video pertama, empat video lain yang dibagikan oleh akun Suharti Atti tidak terkait dengan serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Irak. Dengan demikian, unggahan akun ini termasuk menyesatkan.

ZAINAL ISHAQ

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya