[Fakta atau Hoaks] Benarkah Israel Menyebarkan Pembalut yang Mengandung Virus AIDS?

Jumat, 16 Agustus 2019 15:34 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Israel Menyebarkan Pembalut yang Mengandung Virus AIDS?

Halaman Facebook Generasi Meme Comic ID membagikan informasi bahwa Israel menyebarkan virus AIDS ke perempuan muslim melalui pembalut. Unggahan yang dilengkapi dengan foto seorang perempuan yang tengah memegang dua pembalut itu tersebar pada Minggu, 7 Juli 2019.

Narasi dalam unggahan tersebut dimulai dengan sebuah kabar yang diklaim berasal dari wartawan Palestina, Nandang Burhanudin, tentang beredarnya pembalut dari Israel yang berisi virus AIDS.

“Kabar duka untuk kita umat Islam Nandang Burhanudin, wartawan Palestina, membocorkan strategi pemerintah zionis Israel untuk menebar virus AIDS di setiap pembalut wanita. Produk tersebut akan ditulis Made in Kingdom of Saudi Arabia namun sebenarnya produk Israel.”

Gambar tangkapan layar unggahan akun Generasi Meme Comic ID di Facebook

Dalam narasi tersebut, pembalut itu ditargetkan untuk membunuh wanita-wanita Arab dan umat Islam yang sangat subur melahirkan anak. Tujuan lainnya, untuk memperburuk citra perempuan Muslim.

“Dimana lazimnya kaum hawa saat ini, selalu menggunakan pembalut saat haid. Ketika itulah virus akan menebar dan bercampur darah saat digunakan dalam waktu yang melebihi 30 menit.”

Unggahan ini pun menjadi viral. Hingga Jumat, 16 Agustus 2019, informasi tersebut telah dibagikan sebanyak 31 ribu kali dan dikomentari hingga 2,8 ribu akun.

PEMERIKSAAN FAKTA

Sumber foto pembalut salah

Dengan alat pencarian gambar di bing.com, Tempo menemukan bahwa foto tersebut diambil dari video “Demo Pembalut Avail Vs Pembalut Biasa” yang ditayangkan akun YouTube Nu ZulfikRock pada 9 Agustus 2012. Itu terlihat dari pakaian berwarna hijau yang dikenakan si perempuan, meja berwarna hitam, dan posisi tangan saat memegang dua jenis pembalut.

Video berdurasi 6 menit 32 detik itu berisi demo pembalut herbal Avail yang diklaim lebih aman dibandingkan dengan pembalut biasa. Tidak ada keterangan bahwa itu adalah pembalut yang mengandung virus HIV yang bisa menyebabkan AIDS.

Gambar tangkapan layar unggahan video oleh akun YouTube Nu ZulfikRock

Apakah AIDS bisa menular lewat pembalut?

Human Immunodeficiency Virus atau HIV yang bisa menyebabkan AIDS tidak dapat menyebar melalui pembalut wanita yang baru dan belum terpakai. HIV bisa menyebar melalui darah dan kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi HIV. Selain itu, wanita hamil yang terinfeksi dapat menularkan HIV ke bayi mereka selama kehamilan, saat persalinan, dan ketika menyusui.

Beberapa orang khawatir bahwa HIV mungkin saja ditularkan dengan cara lain, seperti melalui udara, air, serangga, atau benda-benda umum. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini. Di samping itu, walaupun belum ada seseorang yang terkena AIDS akibat menyentuh pembalut wanita yang sudah digunakan, pembalut tersebut harus dibungkus dan dibuang dengan benar sehingga tidak ada yang bersentuhan dengan darah yang ada di situ.

Isu tentang pembalut yang bisa menularkan AIDS ini juga pernah menyebar di Brunei Darussalam pada 2015. Presiden Dewan AIDS Brunei Darussalam, Iswandy Ahmad, pun menanggapi isu tersebut dengan pernyataan senada.

Kepada The Brunei Times, Iswandy mengatakan bahwa informasi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan logis. “HIV tidak dapat ditularkan melalui penggunaan pembalut. HIV adalah virus yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui darah dan kontak seksual tanpa pengaman dengan seseorang yang terinfeksi HIV,” katanya.

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan di atas, bisa disimpulkan bahwa narasi yang menyebutkan bahwa adanya pembalut dari Israel yang mengandung HIV, virus penyebab AIDS, adalah keliru.

IKA NINGTYAS