Menyesatkan, Masuk Jantung Kota, Detik-detik TNI Sabotase Tentara Malaysia

Jumat, 6 Januari 2023 20:57 WIB

Menyesatkan, Masuk Jantung Kota, Detik-detik TNI Sabotase Tentara Malaysia

Sebuah akun YouTube mengunggah video dengan narasi TNI mensabotase tentara Malaysia dengan menyebut sebagai Pasukan Jiran. Videonya berjudul “Masuk Jantung Kota, Detik Detik TNI Sabotase Pasukan Jiran”.

Video ini memperlihatkan sejumlah tentara yang menggunakan seragam khas TNI AD bersenjata lengkap. Para tentara ini mengendap di belakang tank bertuliskan Yonif 403/WP dalam situasi gelap.

Tampak juga sejumlah kendaraan militer bermotif loreng melintas dalam kota. Pada bangunan di pinggir jalan yang dilalui kendaraan militer tersebut terlihat bendera Malaysia yang dipasang berjejer.

Video ini menarasikan bahwa pasukan TNI menyamar jadi tentara Malaysia coba masuk ke jantung kota. TNI terus melancarkan serangan ke Negeri Jiran. Pasukan TNI dilaporkan berjarak 20 mil dari ibu kota Kuala Lumpur.

Video ini diunggah pada tanggal 22 Desember 2022 dan sudah disaksikan oleh 87,500 pengguna YouTube. Seperti apa faktanya?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil penelusuran  Tempo menunjukkan kendaraan militer dengan kode Yonif 403/WP merupakan kendaraan tempur milik Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista.  Yonif 403/WP merupakan satuan tempur Infanteri di bawah Komando Korem 072/Pamungkas, Kodam IV/Diponegoro yang bermarkas di Sleman Yogyakarta.

Untuk memverifikasi fragmen video ini, Tempo melakukan analisis keyframes dengan menggunakan Fake News Debunker by InVid, kemudian menelusuri fragmen tersebut dengan Google dan Yandex Images. Penelusuran juga dilakukan dengan menelusuri berita-berita terkait narasi, simbol, tanda dan lambang yang ada didalam video.

Berikut hasil penelusuran Tempo:

Disclaimer Keterangan Video

Pemilik akun ini dalam keterangan video ini menjelaskan bahwa “konten ini hanya simulasi ketika terjadi perang antara Indonesia Vs Malaysia, dan semua yang ada di konten ini, hanyalah prediksi kami sebagai bentuk hiburan atau cerita fiksi semata”.

Video 1

Pada menit 1:20, fragmen dalam video ini menampilkan sejumlah tentara berjalan dibelakang tank bertuliskan Yonif 403/WP. Bagian belakang seragam para tentara ini juga ada tulisan yang sama.

Berdasarkan penelusuran Tempo, fragmen gambar ini identik dengan foto karya Kumoro Darmarjati yang dipublikasikan di laman Akurat.co pada Minggu, 06 Maret 2022. 

Dilansir laman Akurat.co, sebanyak 1.500 personel TNI AD dari Kodam IV Diponegoro mengikuti latihan tempur di Kota Yogyakarta pada hari Sabtu 5 Maret 2022, pukul 03.00 dini hari.  Latihan diikuti Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 403/WP dari Korem 072 Pamungkas, Kompi Kavaleri 2/JRTR, Jihandak Batalyon Zipur-4/TK, Armed 3/105 T, Arhanud 15/DBY, dan beberapa satuan lain.

Video 2

Pada menit ke-1:40, video ini menampilkan foto yang dalam narasi disebutkan sebagai Wakil Menteri Pertahanan Malaysia. Narasi juga menyebutkan, dikutip dari Guardian, Wakil Menteri Pertahanan Malaysia mengatakan bahwa, pasukan TNI berhasil membajak dua mobil Angkatan Bersenjata Jiran saat dalam penyerangan.

Hasil penelusuran Tempo menemukan bahwa ini adalah foto Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto ini tayang di laman The Straits Times, tanggal 2 Desember 2022.

Dilansir The Straits Times, berita ini terkait Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim  yang akan mengungkap susunan Kabinetnya setelah hampir dua bulan menjabat.

Video 3

Pada menit ke 06:59, video ini menampilkan fragmen kendaraan militer dengan motif kamuflase. Sepintas juga terlihat bendera negara Malaysia.

Hasil penelusuran Tempo, fragmen video ini identik dengan unggahan akun YouTube Megatrend, tanggal 9 September 2017. 

Dilansir The Sun Daily, pada tanggal 31 Agustus 2017, warga Malaysia berkumpul di kawasan Dataran Merdeka untuk menyaksikan parade militer. Parade militer ini berkenaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia ke-60.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta tersebut, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa “Masuk Jantung Kota,Detik Detik TNI Sabotase Pasukan Jiran” adalah menyesatkan.

Walaupun dalam keterangan video telah diberikan disklaimer bahwa konten ini adalah simulasi, namun tetap berpotensi menyesatkan. Fragmen dalam video ini tidak berkaitan satu dan yang lainnya.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id