Keliru, Donald Trump Anjurkan Warga AS Gunakan Burqa untuk Mencegah Penularan Covid-19

Selasa, 13 Juli 2021 15:27 WIB
 


 
Keliru, Donald Trump Anjurkan Warga AS Gunakan Burqa untuk Mencegah Penularan Covid-19

Sebuah Video yang memperlihakan mantan Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan pernyataan dalam sebuah konferensi pers beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan narasi bahwa Donald Trump menganjurkan warganya menggunakan burka (cadar yang menutupi seluruh wajah) untuk mencegah penularan Covid-19.

Di Facebook, video tersebut dibagikan akun ini pada 3 Juli 2021. Akun inipun menuliskan deskripsi video dengan “Matahari Mulai Terbit Dari Barat”.

Dalam video berdurasi 3 menit 6 detik tersebut Trump menyarankan warganya menggunakan syal atau kain untuk menutupi hidung dan mulut sebagai antisipasi penularan virus corona. Namun, ditambahkan narasi dalam video yang mengesankan Trump menganjurkan warganya menggunakan cadar atau niqab seperti yang biasa dipakai muslimah.

Kemudian dimasukkan juga pernyataan Donal Trump yang menyindir perempuan dengan burka tak perlu menggunakan riasan. Sebelumnya, Trump memang dikenal kerap menyampaikan pernyataan kontroversial terkait muslim.

Berikut narasi dalam video tersebut:

“Donald Trum merekomendasikan warga Amerika untuk menutupi wajah mereka dengan syal atau masker kain buatan mereka sendiri. Saat pergi ke luar untuk mencegah penyebaran coronavirus. Namun, cara menjelaskannya itu seolah-olah Trump sedang menganjurkan rakyatnya untuk menggunakan burka atau niqab."

Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah disaksikan lebih dari 700 ribu kali dan mendapat 158 komentar.

Apa benar Donald Trump Anjurkan warga AS untuk gunakan burka agar terhindar dari penularan Covid-19?

Tangkapan layar yang diklaim sebagai video Donald Trump Anjurkan Warga AS Gunakan Burka untuk Mencegah Penularan Covid-19.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menggunakan tool InVid. Selanjutnya gambar-gambar hasil fragmentasi ditelusuri menggunakan reverse image tools Google dan Yandex. Hasilnya, pernyataan pertama Trump yang menganjurkan penggunaan syal dalam video tersebut disampaikan saat konferensi pers penanganan Covid-19 di AS pada April 2020. Sedangkan pernyataan kedua tentang burka disampaikan pada Oktober 2015.

Pernyataan Trump Soal Syal

Video Donald Trump saat menyarankan warga AS menggunakan syal sebagai perlindungan terhadap Covid-19 pernah dimuat BBC pada 1 April 2020 dengan judul, “Trump suggests scarves as protection against Covid-19”.

“Ketika ditanya tentang kelangkaan masker, pemimpin AS menganjurkan menggunakan metode perlindungan lain. Dia mengatakan ini untuk memastikan masker baru yang diproduksi bisa langsung masuk ke rumah sakit,” tulis BBC.

Video yang identik juga pernah dimuat ke Youtube oleh kanal resmi AP pada 4 April 2020 dengan judul “Face masks recommended, Trump says he won't wear”.

Menurut AP, Presiden Donald Trump mengatakan pemerintahannya mendorong banyak orang Amerika untuk memakai masker di depan umum, meskipun dia menekankan bahwa rekomendasi itu opsional dan mengakui bahwa dia tidak akan mematuhinya.

Dilansir dari cnbc.com, pernyataan Trump tersebut terkait dengan rumah sakit yang sangat membutuhkan masker wajah dan peralatan lain untuk mencegah mereka tertular virus corona, sehingga ia menyarankan alternatif bagi orang Amerika yang juga menginginkan perlindungan di depan umum untuk mengenakan syal.

"Tidak harus masker," kata Trump pada konferensi pers Selasa malam. “Kamu bisa menggunakan syal. Anda dapat menggunakan sesuatu yang lain di wajah Anda. ”

Malam berikutnya, Trump mengulangi nasihat itu dan mengklaim tanpa bukti bahwa syal sangat direkomendasikan oleh para profesional. "Tergantung pada kainnya, saya pikir syal dengan cara tertentu lebih baik," ujar Trump.

Saat ini hanya ada sedikit bukti empiris untuk mendukung rekomendasi Trump bahwa syal atau penutup lain dapat menggantikan masker wajah.

Pernyataan Trump Soal Burka

Penjelasan Trump soal burka pada video di atas terdapat pada menit ke 0:58 hingga menit ke 1:08.

Video yang identik pernah dimuat situs berita cbsnews.com pada 26 Oktober 2015 dengan judul “Trump on burqas: "You don't have to put on makeup".

Pernyataan itu disampaikan Donald Trump saat berada di New Hampshire pada hari Senin ketika dia berbicara tentang intervensi AS di Timur Tengah dan mempertanyakan kebebasan para wanita yang diwajibkan menggunakan burqa.

Saat itu dia mengaku mengerti mengapa wanita-wanita di sana ingin berjilbab. "Nyatanya, ini mudah. Anda tidak perlu merias wajah," katanya. "Bukankah itu mudah?"

Video serupa juga pernah dimuat ke Youtube oleh kanal resmi CNN pada 22 Juli 2016 dengan judul “TRUMP ON WOMEN WEARING BURQAS-DON"T NEED MAKEUP”.

Trump menyatakan bahwa dengan mengenakan burqa anda tidak harus memakai riasan, lebih mudah bagi wanita untuk bersiap-siap keluar.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video berisi klaim bahwa mantan Presiden AS Donald Trump menganjurkan warga AS menggunakan burka untuk mencegah penularan Covid-19, keliru. Pernyataan Trump terkait burka disampaikan saat ia berbicara tentang intervensi AS di Timur Tengah pada 26 Oktober 2015, jauh sebelum Covid-19 ditemukan pertama kali di Wuhan pada 2019. Sedangkan penjelasan soal penggunaan syal disampaikan Trump sebagai alternatif bagi waraganya yang saat April 2020 lalu kesulitan mendapatkan masker.

TIM CEK FAKTA TEMPO


 


  •  

    Selengkapnya