Keliru, Klaim Ini Foto Penumpang Lion Air dari Cina yang Diturunkan Tanpa Lewat Jalur Imigrasi

Kamis, 6 Mei 2021 15:55 WIB
 


 
Keliru, Klaim Ini Foto Penumpang Lion Air dari Cina yang Diturunkan Tanpa Lewat Jalur Imigrasi

Klaim bahwa maskapai penerbangan Lion Air menurunkan penumpang dari Cina tanpa lewat jalur imigrasi beredar di Facebook. Klaim itu dilengkapi dengan foto yang memperlihatkan sekelompok orang berseragam krem, beberapa di antaranya membawa koper, di dalam gedung sebuah bandara.

Akun ini membagikan klaim beserta foto tersebut pada 4 Mei 2021. Akun itu pun menulis, "Yg seperti ini kita mau percaya sama pemerintah!!! Tinggal nunggu hancur tanpa nama Republik Indonesia, di dukung Rusdi Kirana, Lion Wings Air, pesawat yg berani mnurunkn penumpang dari Cina, tanpa lewat jalur imigrasi, tp lewat penumpang dlm negeri."

Narasi itu beredar di tengah kabar kemunculan maskapai baru Super Air Jet. Super Air Jet santer diisukan terafiliasi dengan Rusdi Kirana, bos maskapai Lion Air Group atau pendiri PT Lion Mentari Airlines. Saat ini, manajemen  sedang mengurus sertifikat operasi angkutan udara atau air operation certificate (AOC) di Kementerian Perhubungan.

Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim keliru terkait foto yang diunggahnya.

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, foto tersebut pernah beredar sebelumnya, yakni pada Oktober 2020, dengan narasi yang berbeda. Dengan demikian, konteks foto tersebut tidak terkait dengan peristiwa yang terjadi baru-baru ini.

Lewat pencarian dengan reverse image tool Google, Tempo menemukan bahwa foto tersebut pernah viral di Twitter setelah diunggah oleh akun @BerisikEmak pada 1 Oktober 2020. Ketika itu, foto ini dilengkapi dengan narasi bahwa ada tentara berseragam yang datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Dikutip dari Detik.com, Manager Branch Communication Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan sekelompok pria berseragam krem itu adalah penumpang yang hendak terbang ke luar negeri, bukan baru tiba di Indonesia. Haerul mengkonfirmasi para penumpang itu adalah warga negara Cina. "Itu penumpang biasa yang mau berangkat ke luar," ujar Haerul.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Soetta Ajun Komisaris Alexander Yurikho juga menyatakan lokasi dalam foto itu bukan terminal kedatangan internasional, melainkan terminal keberangkatan internasional, tepatnya Terminal 3 Bandara Soetta. Dia juga memastikan bahwa seragam yang digunakan oleh para pria itu bukan seragam tentara, melainkan seragam pekerja tambang atau personel lapangan.

Berita yang sama juga pernah dimuat oleh Liputan6.com pada 3 Oktober 2020. Alexander Yurikho mengatakan area yang terlihat dalam foto tersebut bukan area kedatangan melainkan keberangkatan internasional. Kemudian, seragam yang dikenakan para pria dalam foto itu bukan seragam tentara, melainkan seragam pekerja lapangan.

Menurut arsip berita Tempo, Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto pun telah memastikan puluhan warga negara Cina dalam foto tersebut adalah para pekerja tambang. "Bukan tentara," ujar Romi saat dihubungi Tempo pada 3 Oktober 2020.

Romi menjelaskan foto tersebut merupakan foto saat keberangkatan, bukan kedatangan. Meskipun begitu, dia tidak menjelaskan secara detail di mana puluhan warga negara Cina itu berasal. Dia juga tidak menyebut jadwal keberangkatan mereka di Bandara Soetta.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto di atas menunjukkan penumpang Lion Air dari Cina yang diturunkan tanpa lewat jalur imigrasi, keliru. Foto ini pernah beredar pada Oktober 2020 dengan narasi yang berbeda. Ketika itu, pihak Imigrasi telah mengkonfirmasi bahwa foto itu adalah foto saat keberangkatan, bukan kedatangan.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya