Sesat, Foto Ini Terkait dengan Restu SBY untuk Anies Sebagai Capres

Jumat, 12 Februari 2021 14:11 WIB
 


 
Sesat, Foto Ini Terkait dengan Restu SBY untuk Anies Sebagai Capres

Foto yang memperlihatkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sedang bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beredar di Twitter. Foto tersebut dibagikan dengan klaim bahwa SBY merestui Anies maju sebagai calon presiden.

"Insaallah restu pak beyye buat mas @aniesbaswedan Menuju RI 1. Cebong g boleh RT ya," demikian narasi yang dicuitkan oleh sebuah akun Twitter pada 10 Februari 2021. Hingga artikel ini dimuat, cuitan itu telah mendapatkan 1.097 retweet dan 4.591 like serta dikomentari 40 kali.

Gambar tangkapan layar cuitan di Twitter yang memuat klaim sesat terkait foto Anies Baswedan dengan SBY.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim tersebut, Tim CekFakta Tempo menelusuri jejak digital foto di atas dengan reverse image tool Google. Hasilnya, ditemukan bahwa foto itu adalah potongan dari sebuah foto lama. Foto tersebut diambil ketika Anies Baswedan berbincang dengan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjenguk istri SBY, Ani Yudhoyono, di Singapura pada Maret 2019 silam.

Foto asli dari potongan foto itu pernah dimuat oleh Tempo pada 1 Maret 2019 dalam artikelnya yang berjudul "Anies Baswedan dan Istri Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura". Dalam foto tersebut, terlihat bahwa di belakang Anies, tampak pula istrinya, Fery Farhati. Selain foto itu, terdapat pula tiga foto lain yang diambil dari momen yang sama.

Ketika itu, Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono tengah dirawat di National University Hospital, Singapura, karena mengidap penyakit kanker darah. Sebelum Anies, sejumlah tokoh politik Indonesia juga menjenguk Ani, seperti Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Foto ketika Anies Baswedan bertemu dengan SBY saat menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital, Singapura, pada 1 Maret 2019.

Foto tersebut juga pernah dimuat oleh Detik.com pada tanggal yang sama dalam artikelnya yang berjudul "Anies Doakan Ani Yudhoyono Pulih dan SBY Sekeluarga Dikuatkan". Selain foto itu, terdapat satu foto lain yang diambil dari momen yang sama. Foto-foto ini diberi keterangan: "Anies bertemu SBY saat menjenguk Ani Yudhoyono".

Menurut laporan Detik.com, ketika itu, Anies dan Fery berbincang dengan SBY di samping ruang perawatan. Keduanya menyimak penuturan SBY soal proses penyembuhan yang sedang dijalani oleh Ani. "Proses penyembuhan yang sedang dijalani bukanlah ringan. Sebuah cobaan yang datang tak diduga," kata Anies seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Tempo pun memeriksa berita terkait dengan memasukkan kata kunci "SBY restui Anies presiden" di mesin pencari Google. Namun, hingga kini, tidak ditemukan berita bahwa SBY telah merestui Anies sebagai calon presiden. Berita yang ditemukan hanyalah berita terkait prediksi bahwa Anies bakal berduet dengan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, anak pertama SBY, dalam Pilpres 2024.

Salah satunya adalah yang dimuat oleh Sindonews pada 16 Januari 2021. Berita ini mengutip Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah. "Jika ada skema usungan Ganjar (Pranowo)-Sandiaga (Uno), keterusungan Anies harus berdamping dengan tokoh penyeimbang dari sisi performa popularitas, juga ketokohan. AHY akan menarik untuk ditawarkan," katanya.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim yang mengaitkan foto tersebut dengan restu Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY terhadap Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden, menyesatkan. Foto itu adalah potongan dari sebuah foto lama, diambil pada 1 Maret 2019, ketika Anies Baswedan bertemu dengan SBY saat menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura. Ketika itu, Ani sedang dirawat di National University Hospital karena mengidap penyakit kanker darah. Hingga kini, juga tidak ditemukan pemberitaan bahwa SBY merestui Anies maju sebagai calon presiden.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya