[Fakta atau Hoaks] Benarkah Orang-orang dalam Video Ini Berjatuhan Karena Terinfeksi Virus Corona?

Rabu, 18 Maret 2020 12:45 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Orang-orang dalam Video Ini Berjatuhan Karena Terinfeksi Virus Corona?

Empat video yang memperlihatkan sejumlah orang yang pingsan beredar di WhatsApp dalam beberapa hari terakhir. Orang-orang itu diklaim sebagai warga Jakarta yang terinfeksi virus Corona Covid-19. "Di Tebet, Kalibata City, Stasiun Duren Kalibata, dan di PGC, korban Corona berjatuhan," demikian narasi yang menyertai video-video itu.

Video pertama yang berdurasi 20 detik merekam seorang pria yang terjatuh dari motor di depan sebuah warung masakan Padang. Suara pria dalam video ini menyebut, "Takutnya dia kena Corona lho, enggak ada yang berani untuk tolong. Jangan disentuh!"

Video kedua yang berdurasi 19 detik menunjukkan sebuah ambulans di halaman sebuah pusat perbelanjaan. Suara perempuan dalam video ini menyebut bahwa PGC (Pusat Grosir Cililitan, Jakarta) sudah terkena virus Corona.

Video ketiga yang berdurasi 10 detik memperlihatkan sejumlah petugas di Stasiun Duren Kalibata, Jakarta, yang menggotong seorang penumpang yang pingsan. Suara pria yang terdengar dalam video ini menyebut, "Corona. Aduh, aduh, aduh, Corona ini."

Sementara video terakhir yang berdurasi 29 detik menunjukkan seorang perempuan yang memakai dress hitam tergeletak di restoran cepat saji. Dalam video ini, terdengar percakapan si perekam video dengan seorang pria yang mengecek suhu perempuan tersebut dalam bahasa Inggris.

Apa benar orang-orang yang berjatuhan dalam video di atas adalah warga Jakarta yang terinfeksi virus Corona Covid-19?

PEMERIKSAAN FAKTA

Tempo menggunakan reverse image tool Google dan pencarian dengan kata kunci sesuai petunjuk yang terlihat dalam video. Hasilnya, orang yang pingsan dalam tiga video di atas tidak terkait dengan virus Corona Covid-19. Sementara dalam satu video lainnya, orang tersebut belum terkonfirmasi positif Corona. Lokasi pengambilan video itu pun di Singapura, bukan di Jakarta.

Berikut ini fakta-fakta atas empat video itu:

Fakta: Peristiwa ini terjadi di depan warung masakan Padang di Jalan Blambangan, Kuta, Bali, pada 15 Maret 2020 sekitar pukul 15.00 WITA. Hal ini sesuai dengan plat nomor pada motor dalam video itu yang berkode "DK", kode untuk plat nomor kendaraan di Bali. Pria yang terjatuh dari motor dan kejang-kejang dengan mulut berbusa ini awalnya dianggap telah terinfeksi virus Corona Covid-19. Namun, setelah siuman, pria tersebut mengatakan bahwa epilepsinya kumat.

Sumber: Nusabali.com

***

Fakta: Ambulans tersebut memang membawa salah satu karyawan PGC. Namun, narasi yang disampaikan oleh perempuan dalam video itu, bahwa orang yang dibawa ambulans tersebut terkena virus Corona Covid-19, keliru. Lewat keterangan tertulis, Property Manager PGC, Jumono Josafat, mengatakan bahwa orang yang dibawa ambulans itu mengalami kelelahan dan memiliki riwayat penyakit asma. Polisi pun telah menangkap dan menahan wanita yang diduga menyebarkan narasi hoaks tersebut.

Sumber: Tempo dan Polri

***

Fakta: Peristiwa pingsannya salah satu penumpang di Stasiun Duren Kalibata ini telah diberitakan oleh sejumlah media. Namun, penumpang itu pingsan bukan karena virus Corona Covid-19. Kondisi penumpang tersebut memang lemas, namun suhu tubuhnya normal, yakni 36 derajat Celcius. Awalnya, pada 14 Maret 2020, penumpang itu menaiki kereta rangkaian Bogor-Jatinegara dan turun di Stasiun Duren Kalibata sekitar pukul 11.40 WIB. Namun, ia berada dalam keadaan lemas. Petugas di Stasiun Duren Kalibata pun menolong penumpang tersebut. Setelah diberi penanganan, penumpang itu pulih dan melanjutkan perjalanannya.

Sumber: Detik.com

***

Fakta: Wanita dalam video ini pingsan di Restoran Ayam Jinjja di Clementi Mall, Singapura, pada 11 Maret 2020 sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Setelah wanita ini pingsan, seorang pelanggan memanggil ambulans, sementara manajer outlet menghubungi pettugas keamanan mal. Petugas keamanan pun memberikan instruksi agar tidak menyentuh wanita itu karena menggunakan masker, yang mengindikasikan bahwa kemungkinan dia sakit. Wanita itu kemudian dibawa ambulans. Namun, belum terkonfirmasi apakah wanita tersebut positif terinfeksi virus Corona Covid-19.

Sumber: Mothersip.sg

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa orang-orang yang berjatuhan dalam video di atas adalah warga Jakarta yang terinfeksi virus Corona Covid-19, menyesatkan. Orang-orang dalam tiga video tersebut pingsan karena sebab yang lain, seperti epilepsi dan kelelahan. Dua dari empat video itu juga tidak terjadi di Jakarta, melainkan di Bali dan Singapura.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya