[Fakta atau Hoaks] Benarkah Mata Ronaldo-Messi Diperban sebagai Bentuk Solidaritas bagi Wartawan Palestina yang Ditembak Israel?

Rabu, 20 November 2019 08:29 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Mata Ronaldo-Messi Diperban sebagai Bentuk Solidaritas bagi Wartawan Palestina yang Ditembak Israel?

Kolase foto yang memperlihatkan mata kiri bintang sepak bola Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi diperban beredar di media sosial. Selain foto Cristiano-Messi, kolase itu juga berisi foto bintang sepak bola lainnya, yakni Mohamed Salah, Paul Pogba, Sergio Ramos, Luca Modric, Neymar, dan Ibrahimovic yang mata kirinya juga diperban, serta wartawan Palestina, Muath Amarneh, yang mata kirinya berdarah.

Dalam kolase itu, terdapat pula tulisan: "Muath Amarneh (kanan bawah), wartawan foto Palestina ditembak mata kirinya oleh tentara Israel. *Para bintang sepakbola dunia menutup sebelah matanya sebagai dukungan atas perjuangannya (*Amiin)."

Salah satu akun yang membagikan foto itu adalah akun Jacky Laleno Marvin di Facebook, yakni pada Senin, 18 November 2019. Hingga artikel ini ditulis, unggahan akun Jacky itu telah disukai sebanyak 170 kali dan dibagikan sebanyak 310 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Jacky Laleno Marvin di Facebook.

Benarkah para bintang sepak bola dalam kolase di atas berfoto dengan mata kiri yang diperban sebagai bentuk solidaritas terhadap Muath Amarneh?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk mengecek kebenaran klaim di atas, Tim CekFakta Tempo memotong delapan foto para bintang sepak bola dalam kolase tersebut dan menelusuri foto aslinya dengan reverse image tools Google, TinEye, dan Yandex. Hasilnya, delapan foto itu merupakan suntingan di mana terdapat penempelan gambar perban di mata kiri para bintang sepak bola tersebut agar terlihat bahwa mereka menutup mata kirinya dengan perban.

- Foto Cristiano Ronaldo dalam kolase di atas pernah diunggah salah satunya oleh situs resmi Nike.

- Foto Lionel Messi di situs Getty Images.

- Foto Mohamed Salah di situs Seek PNG.

- Foto Paul Pogba di situs Paul Cooper Photography.

- Foto Sergio Ramos di situs Getty Images.

- Foto Luca Modric di situs Getty Images.

- Foto Neymar di situs Getty Images.

- Foto Zlatan Ibrahimovic di situs King Magazine.

Kolase foto itu awalnya diunggah oleh akun Eye On Palestine di Instagram, yakni pada 17 November 2019 atau sehari sebelum diunggah oleh akun Jacky. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi:

"#Palestine || Bagaimana jika salah satu selebriti favorit Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan dia kehilangan salah satu matanya. Apa reaksi Anda? Untungnya, itu belum terjadi. Tapi sayangnya, itu terjadi pada jurnalis Moua'ad Amarneh yang ditembak oleh salah satu penembak jitu Pasukan Pendudukan Israel (IOF) ketika meliput konfrontasi dan kekerasan yang terjadi di Hebron yang menyebabkan jurnalis tersebut kehilangan mata kirinya. #muatheye."

Gambar tangkapan layar unggahan akun Eye On Palestine di Instagram.

Selain oleh akun Eye On Palestine, kolase foto itu diunggah oleh akun Quds News Network di Twitter. Dalam unggahannya, Quds News Network menulis: "#BREAKING | Selebriti favoritmu diserang dan kehilangan matanya! Untungnya, itu tidak benar. Tapi ini benar-benar terjadi pada jurnalis foto Palestina, Muath Amarneh, yang ditembak oleh IOF (Israeli Occupation Forces). Tunjukkan dukungan dan bagikan pemikiran Anda di #MuathEye."

Dalam unggahan kedua akun tersebut, tidak terdapat narasi bahwa kedelapan bintang sepak bola itu, yakni Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Mohamed Salah, Paul Pogba, Sergio Ramos, Luca Modric, Neymar, dan Ibrahimovic, melakukan aksi solidaritas bagi Amarneh. Kedua akun itu hanya menggunakan kolase foto yang telah disunting tersebut untuk mengajak publik mendukung Amarneh.

Terkait Muath Amarneh

Berdasarkan arsip pemberitaan Tempo pada 18 November 2019, seperti dikutip dari situs Aljazeera.com, Muath Amarneh merupakan wartawan foto paruh waktu yang tertembak mata kirinya saat meliput aksi protes di Surif, kota di dekat Hebron, Palestina, pada 15 November 2019. Saat ini, Amarneh masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hadassah.

Menurut Amarneh, dia sedang berada di tengah-tengah demonstran ketika mata kirinya diterjang peluru tentara Israel. Dalam tugas peliputan itu, Amarneh mengenakan jaket dan helm bertuliskan ‘pers’. “Ketika terjadi bentrokan, saya sedang berdiri di pinggir. Tiba-tiba, saya merasakan sesuatu mengenai mata kiri saya. Saya tidak bisa melihat, salah satu mata saya benar-benar hilang penglihatan,” kata Amarneh, 35 tahun.

Menurut tim dokter, sebuah benda logam dengan panjang sekitar 2 centimeter telah menerjang bola matanya dan ‘bercokol’ di area dekat otak. Tareq, sepupu Amarneh, mengatakan bahwa tim dokter berencana untuk mengambil benda logam itu. Namun, niat itu urung direalisasikan karena hal itu bisa merusak mata kanan Amarneh atau memicu terjadinya pendarahan di otak.

Setelah kejadian itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Amarneh sebagai bentuk simpati. Dia pun mengutuk penembakan yang terjadi pada wartawan foto tersebut dan menjanjikan bahwa Amarneh akan mendapatkan pengobatan terbaik untuk menyembuhkan luka tembakan itu. Penembakan pada Amarneh juga memancing gelombang protes, terutama dari rekan-rekan Amarneh di Tepi Barat. Mereka meluapkan amarahnya atas penembakan Amarneh itu.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, narasi bahwa Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan bintang sepak bola lainnya berfoto dengan mata kiri diperban sebagai bentuk solidaritas terhadap wartawan Palestina, Muath Amarneh, merupakan narasi yang keliru. Kolase foto tersebut merupakan hasil suntingan yang sengaja dibuat untuk mengajak publik mendukung Armaneh yang mata kirinya ditembak tentara Israel.

ZAINAL ISHAQ