Keliru, Klaim Ini Foto-foto Pesawat Jatuh Berpenumpang 20 Misionaris yang Semuanya Selamat

Kamis, 25 Februari 2021 17:09 WIB
 


 
Keliru, Klaim Ini Foto-foto Pesawat Jatuh Berpenumpang 20 Misionaris yang Semuanya Selamat

Foto-foto yang memperlihatkan peristiwa pesawat jatuh beredar di media sosial. Pesawat ini bernomor registrasi N813WM. Menurut klaim yang menyertai empat foto itu, pesawat tersebut mengangkut lebih dari 20 misionaris yang hendak mengabarkan Injil. Namun, dalam peristiwa kecelakaan pesawat ini, tidak ada dari mereka yang meninggal.

Dari empat foto yang dibagikan tersebut, tiga foto memperlihatkan puluhan warga dan sejumlah petugas yang mengerumuni bangkai pesawat yang mengalami retak di bagian tengahnya itu. Adapun satu foto lainnya memperlihatkan kode registrasi dari pesawat yang berwarna dominan putih itu, yakni N813WM.

Di Facebook, foto-foto dengan narasi tersebut dibagikan oleh akun ini pada 23 Februari 2021. Akun ini pun menuliskan narasi, "Pesawat jatuh dengan lebih dari 20 misionaris di dalamnya, akan memberitakan injil dan tidak ada yang meninggal. Mujizat dan perlindungan Tuhan." Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu telah mendapatkan 2.800 komentar dan dibagikan 4.400 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang memuat klaim keliru terkait foto-foto pesawat jatuh yang diunggahnya.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri foto-foto tersebut dengan reverse image tool Source dan Google. Hasilnya, ditemukan bahwa kecelakaan pesawat tersebut melibatkan pesawat jet pribadi yang membawa empat penumpang dan dua kru. Empat penumpang ini merupakan karyawan sebuah perusahaan pegadaian di Amerika Serikat yang sedang melakukan perjalanan ke Honduras.

Video kecelakaan pesawat jet pribadi itu pernah diunggah oleh kanal YouTube Aviation Documentary pada 23 Mei 2018 dengan judul “Private jet from Texas splits in half on takeoff in Honduras”. Dalam keterangannya, tertulis bahwa pesawat Gulfstream 200 Galaxy (N813WM) ini mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Tegucigalpa, Honduras, dari Austin, Texas, AS.

Setidaknya sembilan orang dilarikan ke rumah sakit terdekat, RS Escuela, untuk perawatan, meskipun tidak ada laporan kematian. Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan tim penyelamat berusaha menarik penumpang dari reruntuhan pesawat, yang jatuh sekitar pukul 11.17 waktu setempat pada 22 Mei 2018. Pejabat Honduras mengatakan terdapat enam orang di dalam pesawat itu.

Dilansir dari CNN, pada 22 Mei 2018, terjadi kecelakaan pesawat jet yang berisi enam orang yang terbang dari Austin, Texas, ke Honduras. Pesawat itu hampir terbelah menjadi dua usai kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Toncontin, Tegucigalpa. Enam orang di dalamnya, yakni empat penumpang dan dua awak, selamat. Namun, satu penumpang dan satu awak mengalami luka parah.

"Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, yang terluka stabil dan sedang dirawat," kata Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez setelah kecelakaan itu. "Terima kasih kepada para petugas yang begitu cepat membantu," kata Heide Fulton, diplomat tertinggi AS di Honduras. "Kami memantau acara dengan cermat. Kedutaan menyediakan semua bantuan konsuler yang dibutuhkan."

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11 pagi waktu setempat, menurut Badan Penerbangan Sipil Honduras. Operasional di bandara sempat terputus, tapi telah pulih sepenuhnya pada 22 Mei 2018 malam. Sementara keempat penumpang dalam pesawat itu adalah karyawan perusahaan pegadaian yang berbasis di Austin, EZCORP, menurut juru bicara perusahaan Jeff Christensen.

Hal yang sama diberitakan oleh ABC. Para penyintas merupakan karyawan perusahaan pegadaian EZCORP yang berbasis di Austin, Texas. Mereka selamat setelah pesawat jet pribadi yang mereka tumpangi melewati landasan pacu, kata pihak berwenang. Pesawat itu membawa lima orang AS, empat penumpang dan satu pilot, serta seorang awak berkewarganegaraan Venezuela.

Tiga karyawan EZCORP, Bob Kasenter, Blair Powell, dan Nicole Swies, mengalami luka ringan dan tak lama kemudian dipulangkan. Sementara penumpang keempat, Joe Rotunda, mesti menjalani operasi karena mengalami patah tulang rusuk dan paru-parunya tertusuk. Rotunda akan dipulangkan ke AS setelah dokter menyatakan bahwa dia mampu untuk bepergian jauh.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa foto-foto di atas adalah foto-foto pesawat jatuh berpenumpang 20 misionaris yang semuanya selamat, keliru. Pesawat tersebut membawa enam orang, yakni dua kru dan enam penumpang yang merupakan karyawan sebuah perusahaan pegadaian di Texas, AS. Mereka sedang dalam perjalanan bisnis ke Honduras. Pesawat mereka mengalami kecelakaan ketika mendarat di Bandara Internasional Toncontin, Tegucigalpa, pada Mei 2018.

TIM CEK FAKTA TEMPO

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya