Foto Tommy Soeharto dengan Klaim yang Ganggu FPI Akan Berhadapan dengan Keluarga Cendana Menyesatkan

Rabu, 25 November 2020 09:40 WIB
 


 
Foto Tommy Soeharto dengan Klaim yang Ganggu FPI Akan Berhadapan dengan Keluarga Cendana Menyesatkan

KLAIM

Klaim bahwa Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menyatakan siapa pun yang mengganggu Front Pembela Islam (FPI) akan berhadapan dengan keluarga Cendana beredar di Facebook. Klaim ini disertai dengan foto ketika Tommy sedang berjabat tangan dengan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Klaim tersebut beredar di tengah pro-kontra pencopotan baliho Rizieq di sekitar markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, oleh TNI.

"Tommy Soeharto bilang: 'siapapun yg menggganggu FPI dan para ulama itu sama saja membangkitkan umat islam dan akan berhadapan dgn aku/Keluarga Cendana' Ujar Tommy di I News TV hari ini," demikian bunyi klaim yang disertai dengan foto Tommy dan Rizieq tersebut.

Salah satu akun yang membagikan klaim beserta foto itu adalah akun Portal.PKSpuyengan.online, tepatnya pada 21 November 2020. Akun ini pun memberikan sebuah tautan artikel dari situs Reportase Global. Hingga artikel ini dimuat, unggahan tersebut telah mendapatkan 689 reaksi dan 168 komentar serta dibagikan sebanyak 45 kali.

Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook Portal.PKSpuyengan.online.

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi unggahan akun Facebook Portal.PKSpuyengan.online tersebut, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri foto Tommy Soeharto bersama Rizieq Shihab itu dengan reverse image tool Google. Hasilnya, ditemukan bahwa foto tersebut pernah dimuat oleh situs media Detik.com dalam beritanya yang berjudul "Salam Komando Tommy Soeharto dengan Habib Rizieq di Mekah" pada 7 Juli 2018.

Detik.com memberikan keterangan bahwa foto tersebut adalah dokumentasi dari Partai Berkarya, partai yang diketuai oleh Tommy. Menurut Detik.com, foto itu merupakan foto Tommy dan Rizieq yang melakukan salam komando saat bertemu di Mekkah, Arab Saudi, pada 2018. Seperti diketahui, Rizieq berada di Arab Saudi selama tiga tahun sejak 2017 dan pulang ke Indonesia pada November 2020 lalu.

Sementara Tommy, ketika itu, berada di Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Pertemuan tersebut terjadi setelah Partai Berkarya lolos menjadi peserta Pemilu 2019. Namun, dalam berita Detik.com itu, tidak terdapat penjelasan bahwa Tommy menyatakan, "Siapa pun yang mengganggu FPI dan para ulama sama saja membangkitkan umat Islam dan akan berhadapan dengan saya atau keluarga Cendana.”

Tempo pun mengecek asal-usul pernyataan yang diklaim berasal dari Tommy Soeharto itu dengan mesin perambah Google. Hasilnya, hanya ditemukan satu situs yang pernah memuat pernyataan itu dalam artikelnya, yakni situs Reportase Global. Tautan artikel tersebut sama dengan yang dibagikan oleh akun Portal.PKSpuyengan.online.

Pernyataan yang diklaim berasal dari Tommy itu dikutip dari artikel opini berjudul "Politik Momentum Tommy Suharto" yang ditulis oleh Direktur Sipil Institut, Ruslan Ismail Mage, dan dipublikasikan di situs Reportase Global pada 4 Februari 2017.

Kalimat asli yang ditulis Ruslan Ismail Mage adalah: "Dalam acara di I News TV beberapa waktu lalu Tommy Soeharto menentukan sikap, ‘Siapapun yang mengganggu FPI dan para ulama itu sama saja membangkitkan umat Islam dan akan berhadapan dengan aku (Keluarga Cendana).’"

Penggunaan kalimat "dalam acara di I News TV beberapa waktu lalu" di situs Reportase Global itu berbeda dengan narasi dalam unggahan akun Portal.PKSpuyengan.online, yang menyebut pernyataan yang diklaim berasal dari Tommy tersebut dilontarkan di "I News TV hari ini".

Meskipun begitu, setelah dilakukan penelusuran dengan beberapa kata kunci, tidak ditemukan sumber pernyataan Tommy itu, baik di situs iNews TV maupun kanal YouTube iNews TV. Sehingga, benar atau tidaknya pernyataan tersebut tidak bisa dibuktikan.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, foto Tommy Soeharto dengan klaim "siapa pun yang mengganggu FPI dan ulama akan berhadapan dengan keluarga Cendana" menyesatkan. Foto yang memperlihatkan Tommy bersama Imam Besar FPI Rizieq Shihab ketika melakukan salam komando itu diambil pada Juli 2018. Sementara kutipan "siapa pun yang mengganggu FPI akan berhadapan dengan keluarga Cendana" diambil dari artikel opini yang dipublikasikan oleh situs Reportase Global pada 4 Februari 2017. Artikel ini menyebut pernyataan yang diklaim berasal dari Tommy itu diucapkan di stasiun televisi iNews. Namun, pernyataan tersebut tidak ditemukan di situs maupun kanal YouTube iNews. Selain itu, narasi itu tidak terkait dengan peristiwa yang menimpa Rizieq saat ini.

IKA NINGTYAS

Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id


 


  •  

    Selengkapnya