[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Seragam Tentara Cina yang Dicuci di Kelapa Gading?

Jumat, 24 Juli 2020 13:46 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Seragam Tentara Cina yang Dicuci di Kelapa Gading?

Video yang memperlihatkan deretan puluhan seragam militer di sebuah gantungan baju beredar di media sosial. Seragam tersebut diklaim sebagai seragam tentara Cina yang sedang dicuci di sebuah penatu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baju-baju komunis nih. Komunis tentara Cina nyuci di Kelapa Gading nih. Di laundry Kelapa Gading menerima pakaian seragam tentara Cina. Enggak tahu maksudnya apa ini tentara Cina nyuci baju di Kelapa Gading nih. Pasukannya udah banyak dia nih. Siap perang kayaknya nih. Banyak bajunya nyuci di laundry Kelapa Gading nih. Satu batalion kayaknya nih,” demikian narasi yang terdengar dalam video itu.

Di Facebook, video berdurasi 1 menit 7 detik tersebut diunggah salah satunya oleh akun Ceu Edoh, yakni pada 21 Juli 2020. Akun ini pun menuliskan narasi, “Baju tentara china ape korea nih mohon penjelasan yang tau soal ini. Di cuci Laundry di Kelapa Gading....

Apa benar seragam militer dalam video tersebut merupakan seragam tentara Cina yang sedang dicuci di Kelapa Gading?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula menelusuri beberapa emblem yang masih melekat pada seragam militer tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa emblem pada seragam militer itu identik dengan emblem pada seragam tentara Korea Selatan.

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Emblem seragam yang terlihat di video (kiri) sama dengan salah satu emblem militer Korea Selatan (kanan).

Emblem seragam yang terlihat di video (kiri) sama dengan beberapa emblem militer Korea Selatan (kanan).

Sejumlah emblem militer Korsel itu juga ditemukan dijual di situs jual-beli Ebay. Salah satu emblem yang berbentuk segitiga yang dijual diberi keterangan “ROK Republic of Korea Army 55th Homeland Reserve Division patch B”.

Huruf yang dipakai dalam name tag seragam militer tersebut juga merupakan aksara Hangeul atau aksara Korea. Salah satu name tag yang terlihat dalam video itu, yang nama latinnya hanya tertulis "Kim", merupakan aksara Korea dari nama "Kim Se-kwang".

Name tag yang terlihat dalam video dengan aksara Korea.

Di Twitter, Teguh Santosa, dosen jurusan Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, juga memastikan bahwa seragam militer dalam video tersebut merupakan seragam tentara Korsel. "Sepengamatan saya, itu seragam bekas tentara Korsel," ujar pengampu mata kuliah Politik Asia Timur ini.

Dalam cuitannya di Twitter, Teguh juga mengunggah gambar tangkapan layar video itu yang menunjukkan name tag dengan aksara Hangeul. "Ini salah satu indikasinya," ujar Teguh.

Namun, pola kamuflase seragam tersebut identik dengan seragam militer Korsel terdahulu. Terhitung sejak 25 Agustus 2014, tentara Korsel telah mengganti motif kamuflase seragamnya, yakni woodland, dengan pola kamuflase baru yang disebut pola granit.

Dalam sejumlah pemberitaan sebelum Agustus 2014, ditemukan foto-foto militer Korsel yang masih menggunakan seragam dengan motif lama tersebut. Salah satu situs yang pernah memuatnya adalah The Korea Herald. Dalam artikelnya pada 9 April 2014, The Korea Herald memuat foto para tentara Korsel yang sedang berbaris yang mengenakan seragam dengan motif lama.

Tempo pun menemukan bahwa motif kamuflase seragam tentara Cina sangat berbeda dengan pola kamuflase seragam dalam video di atas. Berikut foto seragam tentara Cina yang pernah dimuat oleh situs Army Recognition:

Gambar tangkapan layar foto tentara Cina dengan seragamnya yang dimuat di situs Army Recognition.

Dilansir dari berita di situs Korea, Zum.com, pada 20 April 2019, di tengah perdebatan soal larangan penjualan seragam militer oleh pemerintah, seragam tentara Korsel model lama sangat mudah ditemukan di Pasar Dongmyo di Jongno-gu, Seoul.

"Seragam militer itu tahan lama dan memiliki banyak kantong sehingga banyak orang mencarinya sebagai pakaian kerja. Namun, karena Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa tindakan keras akan diambil terhadap mereka yang menjual seragam militer, kami juga dalam kondisi kontraksi," kata salah satu pedagang di pasar itu, Park Young-soo.

Seragam militer bekas pun banyak ditemukan di Indonesia. Dilansir dari Vice.com, Pasar Senen merupakan salah satu sentra pakaian bekas di Indonesia. Setiap toko pakaian bekas di pasar ini punya spesialisasi baju bekas tertentu, termasuk seragam militer.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa seragam militer dalam video di atas merupakan seragam tentara Cina yang sedang dicuci di Kelapa Gading, keliru. Seragam dalam video itu merupakan seragam lama/bekas tentara Korea Selatan. Hal ini terlihat dari emblem yang melekat pada seragam tersebut yang merupakan emblem militer Korsel serta aksara Korea yang tertulis pada name tag di seragam itu.

ZAINAL ISHAQ | ANGELINA ANJAR SAWITRI

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id



  •  

    Selengkapnya