Sabtu, 15 Desember 2018

[Fakta atau Hoax] Seorang pengamat telematika, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), bernama Hermansyah, dikeroyok karena keterangannya di sebuah acara televisi mementahkan klaim polisi soal dugaan tindak pidana atas pemimpin Front Pembela Islam (FPI)

Selasa, 16 Januari 2018 21:39 WIB
 
[Fakta atau Hoax] Seorang pengamat telematika, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), bernama Hermansyah, dikeroyok karena keterangannya di sebuah acara televisi mementahkan klaim polisi soal dugaan tindak pidana atas pemimpin Front Pembela Islam (FPI)

Insiden pengeroyokan Hermansyah, pakar telematika lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) memang benar terjadi di kilometer 6 jalan tol Jakarta-Bogor pada Minggu, 9 Juli 2017. Ketika dilarikan ke rumah sakit, kondisi Hermansyah sangat mengenaskan karena menderita luka bacok di sekujur tubuhnya.

Setelah peristiwa itu, banyak orang mengaitkan nasib nahas Hermansyah dengan penampilannya di televisi beberapa saat sebelumnya. Ketika itu, Hermansyah diundang sebagai pakar teknologi informasi dalam acara Indonesian Lawyer Club (ILC) di TV One, untuk mengomentari dugaan tindak pidana pornografi yang disangkakan polisi pada pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Penyidikan polisi tidak menemukan kaitan antara komentar Hermansyah dan peristiwa pengeroyokan dirinya. Kepada wartawan, Kepala Kepolisian Resor Jakarta Timur, Komisaris Besar Andry Wibowo, mengatakan belum bisa menyimpulkan motif di balik pembacokan tersebut.

REFERENSI: Inilah Kabar Hoax Seputar Pembacokan Hermansyah

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cekfakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

 

  •