[Fakta atau Hoaks] Benarkah Yusuf Mansur Sebut Pelapor Sukmawati Pasti Masuk Neraka Jahanam?

Rabu, 20 November 2019 16:58 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Yusuf Mansur Sebut Pelapor Sukmawati Pasti Masuk Neraka Jahanam?

Klaim yang menyebut bahwa Ustaz Yusuf Mansur menyatakan pelapor Sukmawati Soekarnoputri pasti masuk neraka jahanam beredar di media sosial. Klaim itu muncul beberapa saat setelah Sukmawati dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri atas dugaan penistaan agama. Pernyataan Sukmawati dalam Focus Group Discussion Divisi Humas Polri pada 11 November lalu dinilai membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno.

Salah satu akun yang membagikan klaim itu adalah akun Viral Sejagat di Facebook, yakni pada Selasa, 19 November 2019. Klaim itu tertulis dalam sebuah gambar tangkapan layar dari blog MerdekaInd. Blog tersebut memuat artikel yang berjudul "UYM: Yang Melaporkan Sukmawati Pasti Neraka Jahanam Tempatnya, karena Tak Bisa Memaafkan".

Artikel itu dilengkapi dengan foto Yusuf Mansur yang sedang duduk di sofa dan memakai kemeja merah marun. Di bawah foto itu, terdapat kalimat: "Orang-orang yang tidak bisa memaafkan pasti neraka jahanam tempatnya karena tak bisa memaafkan, ungkap Yusuf Mansur."

Gambar tangkapan layar unggahan akun Viral Sejagat di Facebook.

Adapun paragraf pertama artikel itu, yang terlihat dalam gambar tangkapan layar unggahan akun Viral Sejagat, berbunyi: "Sukmawati Soekarno Putri dilaporkan Korlabi ke polisi atas dugaan penistaan agama terkait bagian ucapannya pada sebuah acara yang membandingkam..."

Akun Viral Sejagat juga memberikan narasi atas unggahannya itu, "Geser kali ya isinya di kepala orang ini..." Sampai artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah disukai hingga 223 kali, dikomentari hingga 133 kali, dan dibagikan hingga 88 kali.

Benarkah Yusuf Mansur menyatakan pelapor Sukmawati pasti masuk neraka jahanam?

PEMERIKSAAN FAKTA

Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, isi artikel dalam blog MerdekaInd di atas sama dengan isi berita yang dimuat oleh situs Detik.com pada 16 November 2019. Namun, judul asli berita itu adalah: "Sukmawati Bandingkan Sukarno-Nabi Muhammad, Ini Respons Ustaz Yusuf Mansur".

Dalam berita itu pun, tidak ada kalimat yang menyebut bahwa Yusuf Mansur menyatakan pelapor Sukmawati pasti masuk neraka jahanam. Blog MerdekaInd mengubah judul berita Detik.com itu dan menambah kalimat di bawah foto dalam artikelnya yang berbunyi: "Orang-orang yang tidak bisa memaafkan pasti neraka jahanam tempatnya karena tak bisa memaafkan, ungkap Yusuf Mansur".

Gambar tangkapan layar berita di situs Detik.com.

Terkait foto Yusuf Mansur dalam artikel di blog MerdekaInd tersebut, foto itu pernah dipublikasikan oleh laman Tribunnews Bangka pada 17 April 2019 dalam berita yang berjudul "Kisah Ustaz Yusuf Mansur Disebut Kafir Karena Dukung Jokowi dan Unfollow UAS, Ini Faktanya".

Tempo pun memeriksa blog MerdekaInd. Blog tersebut bukanlah situs media yang kredibel karena karena hanya mengambil konten dari situs media lain. Selain itu, blog MerdekaInd tidak mencantumkan penanggung jawab dan alamat perusahaannya.

Padahal, ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 12 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang berbunyi: "Perusahaan pers wajib mengumumkan nama, alamat, dan penanggung jawab secara terbuka melalui media yang bersangkutan; khusus untuk penerbitan pers ditambah nama dan alamat percetakan."

Selain itu, nama media tersebut dibuat mirip dengan Merdeka.com, salah satu media yang telah tercatat di Dewan Pers. Dalam blog MerdekaInd, tidak ditemukan pula Pedoman Pemberitaan Media Siber. Padahal, kewajiban pemuatan Pedoman Pemberitaan Media Siber juga tercantum dalam Pasal 8 Undang-Undang Pers.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta di atas, klaim bahwa Yusuf Mansur menyatakan pelapor Sukmawati pasti masuk neraka jahanam merupakan klaim yang keliru. Isi artikel di blog MerdekaInd diambil dari berita di Detik.com. Namun, oleh blog MerdekaInd, judul aslinya diubah.

IKA NINGTYAS