[Fakta atau Hoaks] Benarkah Gunung Bersalju di Belakang Gerbang Tol Salatiga Adalah Gunung Dieng?

Selasa, 2 Juli 2019 16:09 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Gunung Bersalju di Belakang Gerbang Tol Salatiga Adalah Gunung Dieng?

Foto gerbang tol Salatiga di Jawa Tengah dengan latar gunung bersalju beredar di media sosial sejak pekan lalu. Foto tersebut diunggah oleh akun Halim Cokro di Facebook pada 28 Juni 2019.

Ia menuliskan narasi bahwa gunung bersalju itu adalah Gunung Dieng Salatiga yang saat ini berada pada suhu -9 derajat celcius.

“Lihat baik-baik, ini bukan Gunung Fuji di Jepang. Bukan juga Pegunungan Alpen di Eropa. Tapi ini Gunung Dieng Salatiga, Indonesia. Suhu -9°C,” tulis akun Halim Cokro. 

Sebuah akun Facebook mengunggah foto gerbang tol Salatiga berlatar gunung bersalju.

Hingga 2 Juli 2019, unggahan itu telah dibagikan lebih dari 4,4 ribu kali di Facebook.

Embun es memang biasa muncul di dataran tinggi Dieng saat musim kemarau dengan suhu udara di bawah 0 derajat celsius. Fenomena embun es disebut dengan frost, yaitu uap air membeku.
Tapi benarkah gunung bersalju yang terlihat di gerbang tol Salatiga sebagaimana foto yang beredar adalah Gunung Dieng?

 

PEMERIKSAAN FAKTA

 

Bukan Gunung Dieng

Tempo menggunakan tools pencarian gambar seperti Google Image dan Yandex untuk menelusuri keaslian foto gunung bersalju di belakang gerbang tol Salatiga. Hasilnya banyak website yang memuat foto asli gunung bersalju itu dengan penyebutan lokasi yang berbeda. Ada yang menyebutkan bahwa gunung tersebut adalah Mount Everest di Nepal ada pula yang menyebutkan Mount Sastha di California.

Namun Google Reverse Image menunjukkan bahwa itu adalah Mount Sastha, yang memiliki ketinggian 4.321,8 meter dari permukaan laut. Pada musim dingin, Gunung Shasta memang akan diliputi salju dan menjadi salah satu dataran tinggi yang menjadi tempat untuk bermain ski.

Hal itu juga dikonfirmasi dengan website lokal di Dallas, USA, nativenewsonline.net yang memuat foto itu untuk artikel berjudul “Out of The Woodwork: The Rainbow Tribe and Mount Shasta” edisi 30 Juni 2015. Ini salah satu website yang mempublikasikan foto tersebut pertama kali.

Perbandingan foto gunung di belakang gerbang tol Salatiga dengan Gunung Shasta di AS dari situs nativenewsonline.net.

Foto Mount Sastha di berbagai website tersebut, yang kemudian disunting dan ditempelkan di foto gerbang tol Salatiga.

 

Latar Gunung Merbabu

Foto gerbang tol Salatiga yang tampak dari depan banyak bertebaran di berbagai website. Misalnya bisa kita temukan pada foto-foto yang diunggah warganet di Goole Maps. Akun Vive Vio Permana, misalnya, mengunggah foto gerbang tol Salatiga yang menampakkan latar dua gunung berwarna biru. 

Website solopos.com menyebutkan dua gunung yang menjadi latar gerbang tol Salatiga sebenarnya adalah Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Gunung Merbabu setinggi 3.145 meter di atas permukaan laut itu tampak biru jika dilihat saat cuaca cerah. 

Perbandingan gambar gunung di latar gerbang tol Salatiga, di sebelah kiri adalah dalam unggahan di Facebook, sementara di sebelah kanan adalah gambar tangkapan layar dari berita di solopos.com.

Cukup masuk akal apabila Gunung Merbabu tampak dari gerbang tol Salatiga. Sebab gunung tersebut berada di perbatasan tiga wilayah yakni di Kabupaten Magelang, Boyolali dan Salatiga —seluruhnya di Provinsi Jawa Tengah.

Menggunakan Google Maps, jarak antara gerbang tol Salatiga ke Gunung Merbabu menggunakan roda empat sekitar 23,6 kilometer atau bisa ditempuh dengan waktu 52 menit.

Sedangkan Dataran Tinggi Dieng sendiri tidak berada di Kotamadya Salatiga melainkan masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Dari Google Maps, jarak gerbang tol Salatiga ke Dataran Tinggi Dieng adalah 97,7 kilometer atau bisa ditempuh dalam waktu 3 jam 7 menit menggunakan kendaraan roda empat. Dengan jarak yang cukup jauh ini, mustahil Dataran Tinggi Dieng bisa dilihat dari gerbang tol Salatiga.

Gambar tangkapan layar lokasi Gunung Dieng dengan Gerbang Tol Salatiga via Google Maps. 

 

 

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta di atas bisa disimpulkan bahwa foto pegunungan bersalju yang terlihat dari gerbang tol Salatiga adalah hasil suntingan. Sehingga unggahan dan narasi akun Halim Cokro adalah keliru.

 

IKA NINGTYAS