[Fakta atau Hoaks] Benarkah Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni Menyatakan Dukungan Terhadap Ormas FPI?

Kamis, 16 Mei 2019 10:03 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni Menyatakan Dukungan Terhadap Ormas FPI?

Narasi yang menyatakan bahwa Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Madsuni mendukung ormas Front Pembela Islam (FPI) viral di media sosial. Narasi itu dibagikan akun Rahman Rahman melalui jejaring sosial Facebook, Rabu 8 Mei 2019 pukul 07.11 WIB. 

Unggahan yang menyatakan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Madsuni mendukung FPI.

Akun Rahman Rahman mengunggah sebuah foto yang menampilkan Danjen Kopassus, Mayjen TNI Madsuni, tengah menjalani sesi wawancara dengan sejumlah jurnalis. Foto tersebut diberi keterangan seolah-olah merupakan pernyataan Mayjen TNI Madsuni. Berikut keterangannya:

“Danjen Kopassus: FPI itu ormas terbesar dan suka membantu memberantas kemaksiatan. Yang harus dibubarkan ormas preman yang suka membekingi tempat-tempat kemaksiatan dan suka bikin resah masyarakat.”  

Unggahan akun Rahman Rahman ini telah mendapat 146 komentar dan 3,1 rb kali dibagikan.

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Foto dengan narasi bahwa Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), Mayjen TNI Madsuni mendukung FPI juga telah diunggah oleh akun Mahari pada Rabu, 8 Mei 2019 pukul 08.27 WIB.

Dengan menggunakan mesin pencari Yandex, dapat diketahui bahwa foto yang digunakan akun Rahman Rahman dan akun Mahari sama-sama bersumber dari artikel Tribunnews.com yang terbit pada 8 Oktober 2016.

Gambar itu diabadikan sesaat setelah upacara serah terima jabatan Komandan Pasukan Khusus (Kopassus) dari Mayjen TNI M Herindra kepada Brigjen TNI Madsuni. Upacara berlangsung di lapangan Markopassus, Jalan RA Fadillah Raya, Cijantung Jakarta.  

Berikut adalah perbandingan gambar dalam unggahan hoaks dengan gambar dari situs Tribunnews.

Dengan menggunakan mesin pencari Yandex dapat diketahui bahwa foto yang digunakan akun Rahman Rahman dan akun Mahari sama-sama bersumber dari artikel Tribunnews.com yang terbit pada 8 Oktober 2016. Gambar sebelah kiri adalah unggahan hoaks, sementara sebelah kanan adalah tangkapan layar dari situs Tribunnews.

Pihak Kopassus juga telah meluruskan kabar ini. Kapen Kopassus, Letkol Inf Joko TH melalui laman Merdeka.com, mencoba meluruskan info yang berkembang sejak 29-30 Januari lalu. Adalah akun Facebook Bafruzzaman yang menampilkan pernyataan dan foto Madsuni.

"Pernyataan dari Danjen Kopassus tersebut adalah tidak benar. Berita hoax semata," tegasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (31/1).

Menurutnya, foto tersebut adalah foto lama saat Danjen Kopassus jumpa pers dengan media pada Upacara Penyerahan Satuan Kopassus, 8 Oktober 2016. Menurutnya, Danjen tidak pernah sekalipun dihubungi atau diwawancarai oleh pemilik akun tersebut.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan semua bukti yang ada, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan dukungan kepada FPI. Narasi yang dibagikan akun Rahman Rahman merupakan pernyataan keliru.

 

ZAINAL ISHAQ